<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dd hidayanti</title>
	<atom:link href="http://hidayanti.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hidayanti.wordpress.com</link>
	<description>Catatan harian mahasiswi rantau -Russia editions-</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 00:05:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='hidayanti.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dd hidayanti</title>
		<link>http://hidayanti.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hidayanti.wordpress.com/osd.xml" title="Dd hidayanti" />
	<atom:link rel='hub' href='http://hidayanti.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>THE_MEET (D.E.M.I.T) klinting klinting</title>
		<link>http://hidayanti.wordpress.com/2012/01/10/the_meet-d-e-m-i-t-klinting-klinting/</link>
		<comments>http://hidayanti.wordpress.com/2012/01/10/the_meet-d-e-m-i-t-klinting-klinting/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 01:49:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ddhidayanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ngerumpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayanti.wordpress.com/?p=1031</guid>
		<description><![CDATA[Hmmm&#8230; sebenernya notes ini dibuat karenamau curcol aja sih, abis.. merinding mulu.. Udah hampir 4 harian ini perasaantiba-tiba menjadi super sensi. Sensi disini bukan marah-marah (selain itu juga loh), saya sering merinding, merinding disco kata Raditya Dika. Dari yang cuma diusilin dikantor yang file-file suka mendadak GHAIB. Sampe didatengin kucing jejadian, di kantor file yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=1031&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2012/01/wpid-20281-google.jpg?w=604" alt="google" />
<p>Hmmm&#8230; sebenernya notes ini dibuat karenamau curcol aja sih, abis.. merinding mulu..</p>
<p>Udah hampir 4 harian ini perasaantiba-tiba menjadi super sensi. Sensi disini bukan marah-marah (selain itu juga loh), saya sering merinding, merinding disco kata Raditya Dika. Dari yang cuma diusilin dikantor yang file-file suka mendadak GHAIB. Sampe didatengin kucing jejadian, di kantor file yang mendadak ghaib juga ada kisahnya.  Gimana dibilang ga Ghaib coba? file yang bolak balik aku rapihin mendadak ga ada kalo lagi dibutuhin. Tapi begitu ga diutuhin itu file bisa ber-copy-copy di setiap sudut. Padahal saat mencarinya saya tenang, setenang ketika saya jumpalitan diatas jendela kamar jika sedang pengen eksis. Juga kalo panik sudah jelas pasti ga bakal ketemu, sampe temen sekantor ikut cari file itu. Heboh banget!  Akhirnya tetep aja jalan pintasnya print lagi di softcopynya. Dan itu terjadi sudah 3 kali ini. (BOROZ BOZ)</p>
<p>Belakangan ini, entah mengapa tiap abis magrib entah kenapa ko perasaan was-was selalu ada, padahal perasaan was-was kan memang timbulnya dari setan. &#8220;yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.&#8221;&#8211;An-Nas 5. Termasuk rasa was-was itu juga. Tapi yawes gapapa, obat untuk orang ketakutan yang paling manjur adalah melawan rasa takut itu sendiri. Termasuk rasa takut ketika melihat sekelebat bayangan putih seliweran lewat mondar mandir. (Awalnya sih aku pikir halusinasi, tapi kok badanku merinding disco terus).</p>
<p>Pernah ada teman baik saya, seorang senior lulusan Rusia yang bilang, manusia itu memiliki semcam signal dengan 2 jenis yang alami. Semacam Respon tubuh gitu. Saat kita akan mendapat kejahatan atau bahaya yang berasal dari manusia, maka rasa takut dan gemetar akan dirasakan seluruh tubuh, kadang kalo kelewat sensi maka perasaan tidak nyaman akan semakin kuat seolah mengajak manusia itu sendiri untuk menghindar. Sedang signal ke dua berasal dari mahkluk alam lain, dimana si penerima respon akan merasa tidak nyaman dan merinding sekitar bulu roma(siapa sih yang buat istilah bulu roma! kenapa ga bulu argentina atau bulu russia aja yah?)</p>
<p>Terlepas dari itu semua, dari ilmu psikologi juga ada loh kaitannya, bisa dibilang telepati. Begini, ilmiahnya &#8220;Telepati dipercaya melibatkan fisiologis tubuh. Tidak semata-mata pikiran yang bekerja. Penelitian menunjukkan bahwa ketika seseorang menyampaikan sebuah informasi telepatik kepada orang lain, terjadi perubahan fisiologis dalam diri pengirim. Pada saat seorang pengirim pesan diminta berkonsentrasi memikirkan penerima pesan, respon kulit galvanik atau GSR, yang merupakan detektor alamiah terhadap stres psikologis dalam diri seseorang, meningkat. Pada saat relaks, GSR-nya kembali menurun dan..Bla&#8211;bla bla blaaaa&#8230; Jyeder! Bedanya, kalo dalam teory kan penerima disuruh konsentrasi, biasanya, saat orang dalam konsentrasi tinggi misalnya dalam keadaan nyetir, jalan sendirian dan aktivitas lain. Maka respon dari pengirim akan tersampaikan, beda lagi kalo orang yang di tuju pikiranya glambyar, jadinya bakalan kena misalnya hipnotis, atau sejenisnya termasuk gendam yang juga masuk katagory hipnosis sesat.</p>
<p>Intinya ketika seseorang memiliki niat buruk kepada orang lain, otomatis pesan akan tersampaikan dari pikiran manusia yang menjadi korbannya. Dimana manusia adalah mahluk yang memiliki ion-ion yang bermuatan listrik walaupun sangat kecil sekali, kurang lebih sekitar 0.5 mA. Tetep aja ada muatan listriknya, karena aliran darah dari manusia kan mengalir dari gesekan itulah manusia manusia menjadi mahluk hidup (HADOH! takut salah nie!) pokoknya.. itu deh! gyubrak#jatuh dari kursi dengan memukau#</p>
<p>Nah.. untuk ilmiahnya ngawur bin ngaco tapi ga ngaco-ngaco amat cukup sekian karena tiba-tiba hidung saya mau mimisan. Hahaha.</p>
<p>Terus..Terus&#8230;</p>
<p>Iseng saya yang sedang merinding disco ini [ah, ganti dulu, takut dibilang ngambil hak patennya Raditya Dika, mulai sekarang di ganti Merinding dangdut. Karena saya suka dangdut. Halaaah] Tiba-tiba ingin sekali membaca buku mengenai rukyah syariah yang saya beli di toko buku gramed*a bulan lalu [Baru sempet di baca euy]. Di halaman belakang ada kisah nyata yang menurut saya, sangat menarik. Maka diantara perasaan berkecamuk, merinding dangdut dan penasaran, akhirnya saya memutuskan untuk membacanya. Saya sih berpikir. Ah.. cemen sekali kalo sampe sama beginian aja takut. Bener juga. waktu baca buku itu udah jam 23.00 malam, bener-bener merinding dangdut koplo jadinya. Jadi bersensasi malamku, jumat kemaren. [saat itu saya bener-bener ga tau kalo hari jumat kemaren adalah jumat legi, yang kata orang bernuansa BISTIK, eh salah.. MISTIK maksud saya], akhirnya sukses saya tidur dengan perasaan dan mimpi yang mencekam semalaman. Tapi dunia nyata saya, tetap terkendali. Tandanya masih masuk level &#8220;AMAN&#8221;.</p>
<p>Hari sabtu malam, saya pulang ke kota saya, FYI rumah nenek saya berada di tanah miliknya yang berukuran 1 Hektar memanjang ke belakang. Ditanah bekas sawah itu dibangunlah sebuah rumah panggung yang RSSSS&#8230; disekitarnya ada beberapa pohon besar dan tua diantaranya, NANGKA, SAWO, MANGGA, KEDONDONG, JUWET, dan KELAPA, sebetulnya ini rumah apa taman bibit sih? @_@</p>
<p>Jadi rumah saya kesannya angker. Banyak orang suka dijailin disitu, apalagi kata orang tanah tempat rumah nenek jaman dulunya adalah makam China. Bisa jadi, Makam yang sudah berpuluh-puluh atau bahkan ratusan tahun itu ketika dipindah ga semuanya terpindahkan. Jadinya beberapa &#8220;tamu&#8221; suka usil. Dari tukang bebek yang nyewa lahan dibelakang rumah yang cerita kalo malam-malam dia didatangi sekumpulan orang bnerpakaian seperti jaman majapait [ini tukang bebek sepertinya fans berat sinetron brama kumbara], membawa obor dan arit datang beramai-ramai sambil ngancam akan di ambil jika tidak membersihkan bekas kotoran bebek disekitarnya [sepertinya emang salah si tukang bebek yang jorok dan malas]. Juga cerita lain, saat temen bapak sedang tidur di rumah-rumahan[maksudnya gubuk derita yang dibangun sendiri sementara di belakang rumah] ditemani oleh seekor ular hitam sebesar badan manusia. Tapi saat diberi penerangan ular tersebut panjangnya hanya sampai ujung kaki teman bapak tadi. Langsung lari terbirit-birit sampe pingsan didepan rumah. </p>
<p>Nah.. kali ini ceritaku, [sialan, saya yang punya rumah malah kena]<br />Sabtu malam, saya datang kerumah ibu mertua untuk membicarakan *TIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIT*, maaf sensor. jam 9 malam, saat berjalan dibawah pohon kedondong, tiba-tiba saya dikagetkan dengan suara kucing dari atas pohon. Wah ternyata Noska. Kucing belang tiga kesayanganku kehujanan diatas pohon. Langsung saja saya ambil tanpa pikir panjang, entah ada yang janggal dengan noska malam itu. Ia terlihat sangat ketakutan dengan mata yang sangat besar dan melotot janggal. Saya sempat curiga ii bukan noska, karena Noska tidak pernah nangis seperti itu. Tapi saya buang prasangka saya sambil mengelus dan menggendong.</p>
<p>Meski sempat tertunda tetap akhirnya saya berangkat kerumah mertua.<br />Malamnya ketika pulang kerumah jam sudah menunjukkan pukul 22.30 [hmm kenapa setiap jam seginian yak?] Saya panggil nama Noska dan ia menghamppiri. Benar-benar seperti noska meski saya bener-bener curiga ini bukan noska. Sampai saya ajak masuk kekamar sambil saya bacakan ayat kursi didepan wajahnya, juga An-Nas, sempat Noska terdiam dan memandang saya dengan aneh. Akhirnya saya pegang tangan dan kakinya karena takut tiba-tiba dia menyerang. ternyata wajahnya didekatkan ke saya dan &#8220;ndusel&#8221; manja. Fiuh.. ternyata kucing biasa&#8230; bukan jejaden.</p>
<p>Besok paginya, Aang(kakakku) bilang, semalam noska tidur di warnet sama adek-adeknya. Yang lebih meyakinkan, aang nini dan aki memang dengar suara kucing teriak kencang dan kami smua menyangka memang Noska. Ternyata. BUKAN!!! Karena Aang lihat Noska di warung depan. Dan yang didepan rumah Nini (nenek) adalah kucing lain. Badanku gemetaran seketika. Saat esok harinya saya cari, kucing itu sudah tidak muncul lagi. Saya ingat memang ternyata sangat beda meski mirip. </p>
<p>Minggu malam, aku sempat ngobrol sama seorang santri senior yang geletakan di warung rumahku[beberapa ustad dan santri memang tinggal ditanah milik Nini, bagunan kosong yang tadinya gudang dijadikan warung mie instan oleh ustad dan santri tersebut],</p>
<p>Santri Jem bilang, : &#8220;kayaknya kamu disenengi sama demit deh&#8221;<br />Dinda : &#8220;Enak aja! Enggalah&#8221;<br />Santri Jem : &#8220;iyha wong katanya waktu di Rusia suka praktek perdukunan&#8221;<br />Dinda : &#8220;Enak aja! fitnah! siapa bilang gitu?&#8221; sambil makan gerry chololatoz<br />Santri Jem : &#8220;wong ibumu sendiri bilang&#8221; katanya sambil mlintirin jenggot kambingnya<br />Dinda :&#8221;mulai lagi mamahku mengarang indah&#8221; <br />Santri jem : &#8220;Wong jumat kemaren yo jumat legi&#8221; katanya sambil garuk garuk kaki<br />Dinda :&#8221;laaaaaaaaah! apa hubungannya? bukanya kata orang jawa jumat kliwon yang serem!&#8221;<br />Santri Jem : &#8220;itu di jawatengah, kalo jawa timur jumat legi&#8221;<br />Dinda : &#8220;hmmmmmm&#8221; sambil mikir, ko bisa beda yah?<br />Santri Jem : &#8220;temenku pernah jaga kuburan orang yang meninggal jumat legi dan slasa kliwon, katanya santri yang pertama ga keliatan apa-apa tapi yang kedua diliatin penampakan pocong dan arek wedok rambutnya sampe tanah&#8221;<br />Dinda : [ndumel di hati] &#8220;sialan, tambah merinding aja nih saya!&#8221;<br />Santri Jem : &#8220;ya demite seneng karo kowe&#8230; makane di tutke&#8221;[Demitnya suka kamu makanya di ikutin]</p>
<p>Aaaaaaaaaaaaaaah&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Entahlah, sampai kapan kejanggalan ini akan berakhir..</p>
<p>#baca doa pagi petang</p>
<p>Hmmm&#8230; sebenernya notes ini dibuat karenamau curcol aja sih, abis.. merinding mulu..</p>
<p>Udah hampir 4 harian ini perasaantiba-tiba menjadi super sensi. Sensi disini bukan marah-marah (selain itu juga loh), saya sering merinding, merinding disco kata Raditya Dika. Dari yang cuma diusilin dikantor yang file-file suka mendadak GHAIB. Sampe didatengin kucing jejadian, di kantor file yang mendadak ghaib juga ada kisahnya.  Gimana dibilang ga Ghaib coba? file yang bolak balik aku rapihin mendadak ga ada kalo lagi dibutuhin. Tapi begitu ga diutuhin itu file bisa ber-copy-copy di setiap sudut. Padahal saat mencarinya saya tenang, setenang ketika saya jumpalitan diatas jendela kamar jika sedang pengen eksis. Juga kalo panik sudah jelas pasti ga bakal ketemu, sampe temen sekantor ikut cari file itu. Heboh banget!  Akhirnya tetep aja jalan pintasnya print lagi di softcopynya. Dan itu terjadi sudah 3 kali ini. (BOROZ BOZ)</p>
<p>Belakangan ini, entah mengapa tiap abis magrib entah kenapa ko perasaan was-was selalu ada, padahal perasaan was-was kan memang timbulnya dari setan. &#8220;yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.&#8221;&#8211;An-Nas 5. Termasuk rasa was-was itu juga. Tapi yawes gapapa, obat untuk orang ketakutan yang paling manjur adalah melawan rasa takut itu sendiri. Termasuk rasa takut ketika melihat sekelebat bayangan putih seliweran lewat mondar mandir. (Awalnya sih aku pikir halusinasi, tapi kok badanku merinding disco terus).</p>
<p>Pernah ada teman baik saya, seorang senior lulusan Rusia yang bilang, manusia itu memiliki semcam signal dengan 2 jenis yang alami. Semacam Respon tubuh gitu. Saat kita akan mendapat kejahatan atau bahaya yang berasal dari manusia, maka rasa takut dan gemetar akan dirasakan seluruh tubuh, kadang kalo kelewat sensi maka perasaan tidak nyaman akan semakin kuat seolah mengajak manusia itu sendiri untuk menghindar. Sedang signal ke dua berasal dari mahkluk alam lain, dimana si penerima respon akan merasa tidak nyaman dan merinding sekitar bulu roma(siapa sih yang buat istilah bulu roma! kenapa ga bulu argentina atau bulu russia aja yah?)</p>
<p>Terlepas dari itu semua, dari ilmu psikologi juga ada loh kaitannya, bisa dibilang telepati. Begini, ilmiahnya &#8220;Telepati dipercaya melibatkan fisiologis tubuh. Tidak semata-mata pikiran yang bekerja. Penelitian menunjukkan bahwa ketika seseorang menyampaikan sebuah informasi telepatik kepada orang lain, terjadi perubahan fisiologis dalam diri pengirim. Pada saat seorang pengirim pesan diminta berkonsentrasi memikirkan penerima pesan, respon kulit galvanik atau GSR, yang merupakan detektor alamiah terhadap stres psikologis dalam diri seseorang, meningkat. Pada saat relaks, GSR-nya kembali menurun dan..Bla&#8211;bla bla blaaaa&#8230; Jyeder! Bedanya, kalo dalam teory kan penerima disuruh konsentrasi, biasanya, saat orang dalam konsentrasi tinggi misalnya dalam keadaan nyetir, jalan sendirian dan aktivitas lain. Maka respon dari pengirim akan tersampaikan, beda lagi kalo orang yang di tuju pikiranya glambyar, jadinya bakalan kena misalnya hipnotis, atau sejenisnya termasuk gendam yang juga masuk katagory hipnosis sesat.</p>
<p>Intinya ketika seseorang memiliki niat buruk kepada orang lain, otomatis pesan akan tersampaikan dari pikiran manusia yang menjadi korbannya. Dimana manusia adalah mahluk yang memiliki ion-ion yang bermuatan listrik walaupun sangat kecil sekali, kurang lebih sekitar 0.5 mA. Tetep aja ada muatan listriknya, karena aliran darah dari manusia kan mengalir dari gesekan itulah manusia manusia menjadi mahluk hidup (HADOH! takut salah nie!) pokoknya.. itu deh! gyubrak#jatuh dari kursi dengan memukau#</p>
<p>Nah.. untuk ilmiahnya ngawur bin ngaco tapi ga ngaco-ngaco amat cukup sekian karena tiba-tiba hidung saya mau mimisan. Hahaha.</p>
<p>Terus..Terus&#8230;</p>
<p>Iseng saya yang sedang merinding disco ini [ah, ganti dulu, takut dibilang ngambil hak patennya Raditya Dika, mulai sekarang di ganti Merinding dangdut. Karena saya suka dangdut. Halaaah] Tiba-tiba ingin sekali membaca buku mengenai rukyah syariah yang saya beli di toko buku gramed*a bulan lalu [Baru sempet di baca euy]. Di halaman belakang ada kisah nyata yang menurut saya, sangat menarik. Maka diantara perasaan berkecamuk, merinding dangdut dan penasaran, akhirnya saya memutuskan untuk membacanya. Saya sih berpikir. Ah.. cemen sekali kalo sampe sama beginian aja takut. Bener juga. waktu baca buku itu udah jam 23.00 malam, bener-bener merinding dangdut koplo jadinya. Jadi bersensasi malamku, jumat kemaren. [saat itu saya bener-bener ga tau kalo hari jumat kemaren adalah jumat legi, yang kata orang bernuansa BISTIK, eh salah.. MISTIK maksud saya], akhirnya sukses saya tidur dengan perasaan dan mimpi yang mencekam semalaman. Tapi dunia nyata saya, tetap terkendali. Tandanya masih masuk level &#8220;AMAN&#8221;.</p>
<p>Hari sabtu malam, saya pulang ke kota saya, FYI rumah nenek saya berada di tanah miliknya yang berukuran 1 Hektar memanjang ke belakang. Ditanah bekas sawah itu dibangunlah sebuah rumah panggung yang RSSSS&#8230; disekitarnya ada beberapa pohon besar dan tua diantaranya, NANGKA, SAWO, MANGGA, KEDONDONG, JUWET, dan KELAPA, sebetulnya ini rumah apa taman bibit sih? @_@</p>
<p>Jadi rumah saya kesannya angker. Banyak orang suka dijailin disitu, apalagi kata orang tanah tempat rumah nenek jaman dulunya adalah makam China. Bisa jadi, Makam yang sudah berpuluh-puluh atau bahkan ratusan tahun itu ketika dipindah ga semuanya terpindahkan. Jadinya beberapa &#8220;tamu&#8221; suka usil. Dari tukang bebek yang nyewa lahan dibelakang rumah yang cerita kalo malam-malam dia didatangi sekumpulan orang bnerpakaian seperti jaman majapait [ini tukang bebek sepertinya fans berat sinetron brama kumbara], membawa obor dan arit datang beramai-ramai sambil ngancam akan di ambil jika tidak membersihkan bekas kotoran bebek disekitarnya [sepertinya emang salah si tukang bebek yang jorok dan malas]. Juga cerita lain, saat temen bapak sedang tidur di rumah-rumahan[maksudnya gubuk derita yang dibangun sendiri sementara di belakang rumah] ditemani oleh seekor ular hitam sebesar badan manusia. Tapi saat diberi penerangan ular tersebut panjangnya hanya sampai ujung kaki teman bapak tadi. Langsung lari terbirit-birit sampe pingsan didepan rumah. </p>
<p>Nah.. kali ini ceritaku, [sialan, saya yang punya rumah malah kena]<br />Sabtu malam, saya datang kerumah ibu mertua untuk membicarakan *TIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIT*, maaf sensor. jam 9 malam, saat berjalan dibawah pohon kedondong, tiba-tiba saya dikagetkan dengan suara kucing dari atas pohon. Wah ternyata Noska. Kucing belang tiga kesayanganku kehujanan diatas pohon. Langsung saja saya ambil tanpa pikir panjang, entah ada yang janggal dengan noska malam itu. Ia terlihat sangat ketakutan dengan mata yang sangat besar dan melotot janggal. Saya sempat curiga ii bukan noska, karena Noska tidak pernah nangis seperti itu. Tapi saya buang prasangka saya sambil mengelus dan menggendong.</p>
<p>Meski sempat tertunda tetap akhirnya saya berangkat kerumah mertua.<br />Malamnya ketika pulang kerumah jam sudah menunjukkan pukul 22.30 [hmm kenapa setiap jam seginian yak?] Saya panggil nama Noska dan ia menghamppiri. Benar-benar seperti noska meski saya bener-bener curiga ini bukan noska. Sampai saya ajak masuk kekamar sambil saya bacakan ayat kursi didepan wajahnya, juga An-Nas, sempat Noska terdiam dan memandang saya dengan aneh. Akhirnya saya pegang tangan dan kakinya karena takut tiba-tiba dia menyerang. ternyata wajahnya didekatkan ke saya dan &#8220;ndusel&#8221; manja. Fiuh.. ternyata kucing biasa&#8230; bukan jejaden.</p>
<p>Besok paginya, Aang(kakakku) bilang, semalam noska tidur di warnet sama adek-adeknya. Yang lebih meyakinkan, aang nini dan aki memang dengar suara kucing teriak kencang dan kami smua menyangka memang Noska. Ternyata. BUKAN!!! Karena Aang lihat Noska di warung depan. Dan yang didepan rumah Nini (nenek) adalah kucing lain. Badanku gemetaran seketika. Saat esok harinya saya cari, kucing itu sudah tidak muncul lagi. Saya ingat memang ternyata sangat beda meski mirip. </p>
<p>Minggu malam, aku sempat ngobrol sama seorang santri senior yang geletakan di warung rumahku[beberapa ustad dan santri memang tinggal ditanah milik Nini, bagunan kosong yang tadinya gudang dijadikan warung mie instan oleh ustad dan santri tersebut],</p>
<p>Santri Jem bilang, : &#8220;kayaknya kamu disenengi sama demit deh&#8221;<br />Dinda : &#8220;Enak aja! Enggalah&#8221;<br />Santri Jem : &#8220;iyha wong katanya waktu di Rusia suka praktek perdukunan&#8221;<br />Dinda : &#8220;Enak aja! fitnah! siapa bilang gitu?&#8221; sambil makan gerry chololatoz<br />Santri Jem : &#8220;wong ibumu sendiri bilang&#8221; katanya sambil mlintirin jenggot kambingnya<br />Dinda :&#8221;mulai lagi mamahku mengarang indah&#8221; <br />Santri jem : &#8220;Wong jumat kemaren yo jumat legi&#8221; katanya sambil garuk garuk kaki<br />Dinda :&#8221;laaaaaaaaah! apa hubungannya? bukanya kata orang jawa jumat kliwon yang serem!&#8221;<br />Santri Jem : &#8220;itu di jawatengah, kalo jawa timur jumat legi&#8221;<br />Dinda : &#8220;hmmmmmm&#8221; sambil mikir, ko bisa beda yah?<br />Santri Jem : &#8220;temenku pernah jaga kuburan orang yang meninggal jumat legi dan slasa kliwon, katanya santri yang pertama ga keliatan apa-apa tapi yang kedua diliatin penampakan pocong dan arek wedok rambutnya sampe tanah&#8221;<br />Dinda : [ndumel di hati] &#8220;sialan, tambah merinding aja nih saya!&#8221;<br />Santri Jem : &#8220;ya demite seneng karo kowe&#8230; makane di tutke&#8221;[Demitnya suka kamu makanya di ikutin]</p>
<p>Aaaaaaaaaaaaaaah&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Entahlah, sampai kapan kejanggalan ini akan berakhir..</p>
<p>#baca doa pagi petang</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hidayanti.wordpress.com/1031/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hidayanti.wordpress.com/1031/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hidayanti.wordpress.com/1031/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hidayanti.wordpress.com/1031/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hidayanti.wordpress.com/1031/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hidayanti.wordpress.com/1031/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hidayanti.wordpress.com/1031/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hidayanti.wordpress.com/1031/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hidayanti.wordpress.com/1031/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hidayanti.wordpress.com/1031/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hidayanti.wordpress.com/1031/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hidayanti.wordpress.com/1031/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hidayanti.wordpress.com/1031/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hidayanti.wordpress.com/1031/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=1031&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayanti.wordpress.com/2012/01/10/the_meet-d-e-m-i-t-klinting-klinting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4699ab0e0f8dc8159ac99792d84396c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">ddhidayanti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2012/01/wpid-20281-google.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">google</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antara sepanjang Jalan Krian kenangan</title>
		<link>http://hidayanti.wordpress.com/2011/12/20/antara-sepanjang-jalan-krian-kenangan/</link>
		<comments>http://hidayanti.wordpress.com/2011/12/20/antara-sepanjang-jalan-krian-kenangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 04:07:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ddhidayanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ngerumpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayanti.wordpress.com/?p=1027</guid>
		<description><![CDATA[Kalo dibilang gue orang yang suka jalan, jawabnya IYES! That&#8217;s true! Dibilang gue orang yang sukanya nguliner, jawabannya &#8220;Oke asal ga ngasal&#8221;, yang jelas, gue bukan orang yang suka berdiam diri dirumah sambil umbah-umbah dan korah-korah. Jiwa gue ga tenang kalo gue harus diem duduk manis dirumah. Sabtu siang ga sengaja gue punya pikdak(pikiran dadakan) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=1027&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo dibilang gue orang yang suka jalan, jawabnya IYES! That&#8217;s true! Dibilang gue orang yang sukanya nguliner, jawabannya &#8220;Oke asal ga ngasal&#8221;, yang jelas, gue bukan orang yang suka berdiam diri dirumah sambil umbah-umbah dan korah-korah. Jiwa gue ga tenang kalo gue harus diem duduk manis dirumah.</p>
<p>Sabtu siang ga sengaja gue punya pikdak(pikiran dadakan) mau pulang duluan ke Bangil, biasanya sih gue harus nunggu malam dulu, nunggu si Kangmasmanis pulang kerja baru nebeng pulang. Malasnya hari sabtu lalu gue ga kepikiran terbengong-bengong disurabaya tanpa melakukan apapun. Mana ujan, bechek, ga ada ojek! Eh.. ada! Ketika gue mengutarakan maksud gue untuk nitip si putih (motor gue) dipelataran parkiran kantor gue. Itupun sebetulnya dengan berat hati karena gue takut si putih diapa-apain. Uh..</p>
<p>Tapi setelah lega mengancam para satpam dan orang bangunan dikantor, akhirnya mereka sanggup meyakinkan gue jika siputih akan benar-benar dijaga dan dirawat dengan baik, di tenangkan ketika ia cemas, atau dihangatkan diatas kompor kalo ia merasa dingin. Ceilahhhh&#8230;</p>
<p>Rencana awal emang mau naik KA ke bangil, selain murah juga lebih cepat karena ga macet lumpur. Coba kalo harus naik bus terus tiba-tiba macet? Males banget! Udah bau ketek dimana-mana, belum orang ngerokok, belum lagi nanti gue mabok lagi. Huaaaa.. tapi semoga perjalanan KA tidak dihambat oleh aksi demo seperti hari hari sebelumnya. Huhuhu.<br />Rencana gue berubah total saat antenna &#8220;jalan-jalan&#8221; gue kena signal dari Ibud, OB dikantor yang biasanya ditindas abis oleh para bossy kantor.  Nah.. gue Tanya si Ibud ini pulang kapan, dia bilang jam 12, sedang gue yang BO jam 14.00, gue pengennya sih dianterin sama motor ke stasiun wonokromo, gue ogah banget naik bemo atau angkot, rawan ama jambret (sebetulnya emang malas aja) takut orang sebemo mluntir semua palanya gara-gara liat kecantikan gue. Hyahahahaha gubrak!</p>
<p>Denger si Ibud pulang jam 12 kuping gue panas, rasanya gue jadi pengen ikutan pulang. Meskipun gue udah rencana pulang cepet dan dapet izin dari HRD gue. Cuma gara-gara ujan. Gue urungkan niat pulang awal, sambil nunggu ujan reda gue nulis-nulis laporan deh. Biar senen ga begitu berat kerjaan gue. Gitu ceritanya, apa cerita kamu?</p>
<p>Waktu ujan reda, langit emang masih tetep gelap gulita meskipun jam 14.30, awan hitam menggelantung lama sama kaya kulit gue yang ga putih-putih meski gue berendam dilautan lotion whitening berbagai merek berjam-jam. Halllah malah curcol!<br /> Ibud ngajakin bareng, waktu itu udah jam 3an, ga mungkin juga gue bilang ke Ibud kalo gue ga jadi bareng dia, soalnya gara-gara gue juga dia jadi nunggu sampe jam 2.  Waktu pulang, para bossy kembali beraksi. Tau si Ibud belum pulang, mereka nyuruh Ibud untuk ngantar surat ke rumah pasien. Padahal shift sudah terganti dengan OB yang satu lagi. Tapi dasar Bossy, ga bisa deh liat orang enak dikit. AKhirnya sukses gue dan Ibud keujanan muter Surabaya 1 jam cari alamat pasien. Sial!</p>
<p>Jam setengah 4 gue dan Ibud mulai cabut dari Surabaya, uajan deres ga ketulungan, sebenernya lebih enak naik bis atau KA jam berikutnya, tapi berhubung gue udah kadung janji ya, ga mungkin gue tega nyuruh Ibud sendirian. Hmmm. Walhasil  dengan diguyur air ujan dari langit (Ya iya masa dari laut!) gue memulai perjalanan gue nebeng Ibud ke Bangil muter lewat &#8220;sepanjang&#8221;, &#8220;krian&#8221;, &#8220;mojosari&#8221;,&#8221;japanan&#8221;, sebelum setelahnya baru bangil. Emang ini rute muter, Cuma dasar gue aja kumat. Gue emang pengen tau jalur lain saat pulang. Dari pad ague berangkat sendiri mending ada temennya. Gapapalah keujanan dan kejauhan niat awal emang &#8220;jalan-jalan&#8221;.</p>
<p>Sukses 2 jam jalur yang gue tempuh diselingi istirahat 10 menit untuk sholat ashar. Akhirnya sampe jug ague di Mojo sari, ga ada yang special sih selama perjalanan, yang asik.. ketika gue jalan ketempat yang belum pernah gue lewatin gue selalu merasa dejavu, asik aja.. seperti gue lagi dilempar kesuatu tempat dimana gue pernah tapi padahal belum pernah. Dan lagi, sepanjang perjalanan gue emang bener menikmati, karena gue bisa liat Indonesia. Maklum, gue orang desa yang udah jarang liat kota. Hahahaha.</p>
<p>Terminal Mojosari yang besar ternyata sangat miskin angkot. Gue sampe ga bisa bedain mana kuburan massal masa terminal. Terminal ko sepi banget, padahal hari udah mulai gelap. Juga ujan tak kunjung berenti. Gue ga mau berlama-lama diterminal yang ga beda sama lapangan bola kalo abis dipake buat pasar malam terus buyar tapi belum selese dibenerin. Gue ga mood untuk bertahan sendirian nunggu bis kuning (bis jurusan mojokerto-pasuruan lewat bangil) bareng preman terminal yang berkumis tebal itu. Ngeri sih. Cuma lebih ngeri lagi kalo ntar ada apa-apa.<br />Gue mutusin untuk menindas Ibud lagi, dibawah ancaman gue si Ibud akhirnya tunduk untuk ngantar gue sampe kota gempol. Dari situ Bangil ga jauh. Mau gue suruh anter sampe bangil? Gue ga tega. Berarti gue ga beda ama si bossy lain dong.</p>
<p>Ditengah jalan sebelum gempol, gue liat penampakan seonggok bis kuning sedang menggelepar di halte mungil nyempil dipinggir jalan. Akhirnya dengan muka penuh kemenangan si Ibud sukses nurunin gue BENER-BENER dipinggir jalan seperti yang dia ikrarkan sebelum setuju gue nebeng tadi. Hahahaha.</p>
<p>Sambil keburu-buru, gue masuk kedalam bis kuning tanpa melepas helm dan jas hujan yang udah ga keliatan warna aslinya karena kesiram genangan air sepanjang jalan tadi. Alhasil gue jadi tontonan orang se-bis. Untung ga ada yang mendadak nganggep gue badud kecebur comberan terus minta foto ama gue. Haik!</p>
<p>Kondektur bis kuning dateng minta ongkos, waktu gue lipet-lipet jas hujan gue ini. Gue ulurin duit 10 ribuan untuk ongkos sambil menyebutkan nama kota gue. &#8220;Bangil pak&#8221; gue baru tau ongkos bis mahal juga sekarang 3000 ribu padahal jarak dekat. Pantas bejibun orang milih naik motor. Selain praktis, lebih cepat juga dengan duit 5000 udah bisa muter-muterin kota sampe bisulan.</p>
<p>Dengan nada standar kernet yang dipaksa bicara bahasa Indonesia gahol, kernet tersebut jawab &#8220;Ke Bangilnya besok pagi aja ya mba&#8230; hari ini kita ke japanan aja dulu&#8221; dengan masih ngelipet jas hujan gue yang udah ga berbentuk tersebut gue melongo takjub denger kata-kata kernet bis yang mukanya mirip sama Opik kumis kalo lagi ga pake kumis.</p>
<p>Dengan muka b&ecirc;te dan heran akhirnya gue turun juga dijapanan meski gue tau. Betapa malasnya turun di rute nya lapindo. M-A-C-E-T total seperti perkiraan gue. Ahhh.. gue ga liat bis satupun yang lewat bangil. Gue putusin untuk ke pos polisi untuk tanya, (kali ini gue pede mampus ketemu polisi, pasalnya gue ga bawa motor dan gue ke pos pake helm. Hahahaha) pak polisi buncit tersebut ramah sekali, yang aku dengar ia berlogat Indonesia timur. Ah.. entah mengapa gue suka banget sama orang-orang dan alam Indonesia timur. Gue yang biasanya agak sewot meski ditanya baik-baik sama mahluk berseragam coklat ini, mendadak luluh hanya karena logat. Untuk gue ga khilaf terus minta foto bareng.<br />Gue disaranin untuk naik ojek sampe nusadua gempol. Karena kalo jalan kaki lumayan gempor juga betis gue yang sudah berkonde sejak lahir ini. Tapi karena seluruh badan gue udah kuyup gue akhirnya membisiki mesra tukang ojek untuk antar gue sekalian ke Bangil. Gue emang tersadar, ini tidak benar. Berboncengan jarak jauh dengan bukan muhrim bisa membuat fitnah. Nanti apa jadinya kalo tetangga tau kalo gue di kira selingkuh ama bapak-bapak berwajah segitiga? Aw Aw Aw.. Ampun DiJe!</p>
<p>Bener juga, jarak japanan-Bangil ditempuh 20 menit meskipun harga ojek ga jauh beda ama menitan tempuh dikali seribu.  Padahal kalo naik siputih dengan 20 ribu gue bisa keliling Surabaya sampe ambeyen. Tapi apalah daya. Gue memang sedang khilaf.</p>
<p>Gue ga nyangka jika perjalanan gue dengan Jeko(sebutan gahol Ojek) membuahkan curcol sesaat. Apa muka gue kaya mesin penerima curhat atau gimana bentuknya gue sendiri ga jelas, yang jelas. Gue harus pasang kuping untuk dengerin Jeko curhat abis-abisan tentang pekerjaannya, tentang gajiannya, tentang, masa lalunya, tentang istrinya, tentang anaknya, juga tentang kota kelahirannya.Hingga mengapa akhirnya Jeko jadi tukang ojek. Yang jelas. Gue jadi yakin, setelah turun dari Ojek, selain ambeyen gue juga bisa buat buku singkat biografi Jeko</p>
<p>&#8220;sebuah perjalanan panjang antara Japanan-Bangil&#8221;</p>
<p>Huahahahahahahaha.<br />Sukses akhirnya gue sampe bangil dengan babak belur setelah 4 jam. Dengan cerita baru, juga tentang pengalaman baru dengan kisah Jeko dan Ibud.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hidayanti.wordpress.com/1027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hidayanti.wordpress.com/1027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hidayanti.wordpress.com/1027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hidayanti.wordpress.com/1027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hidayanti.wordpress.com/1027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hidayanti.wordpress.com/1027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hidayanti.wordpress.com/1027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hidayanti.wordpress.com/1027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hidayanti.wordpress.com/1027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hidayanti.wordpress.com/1027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hidayanti.wordpress.com/1027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hidayanti.wordpress.com/1027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hidayanti.wordpress.com/1027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hidayanti.wordpress.com/1027/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=1027&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayanti.wordpress.com/2011/12/20/antara-sepanjang-jalan-krian-kenangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4699ab0e0f8dc8159ac99792d84396c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">ddhidayanti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maaf mama, aku hamil!</title>
		<link>http://hidayanti.wordpress.com/2011/05/24/maaf-mama-aku-hamil/</link>
		<comments>http://hidayanti.wordpress.com/2011/05/24/maaf-mama-aku-hamil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 May 2011 19:37:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ddhidayanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dd & Rostovcane!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayanti.wordpress.com/?p=1019</guid>
		<description><![CDATA[Hem,.. Kaget ya? Kagetkan?? Pasti kaget!! Hahaahaha.. judul diatas emang mengagetkan! tapi tidak bagi teman-temanku disini (orang Russia, red). Musim semi telah datang, angin hangat berhembus lembut menyapu seluruh kota, meski terkadang masih membawa dingin namun hati penduduk Rostov on Don sudah menghangat dan menghijau. Perasaan musim semi memang fantastik! selalu membawa semangat dan mood [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=1019&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hem,..</p>
<p>Kaget ya?</p>
<p>Kagetkan??</p>
<p>Pasti kaget!!</p>
<p>Hahaahaha.. judul diatas emang mengagetkan! tapi tidak bagi teman-temanku disini (orang Russia, red).</p>
<p>Musim semi telah datang, angin hangat berhembus lembut menyapu seluruh kota, meski terkadang masih membawa dingin namun hati penduduk Rostov on Don sudah menghangat dan menghijau. Perasaan musim semi memang fantastik! selalu membawa semangat dan mood yang baru. Tidak seperti musim-musim lain yang membuat para penghuninya menjadi lebih sensi dan moody.</p>
<p>Kelas &#8220;mishlenie i rech&#8221; hari selasa ini sama seperti hari-hari sebelumnya, disini kami membedah buku milik Jean Piaget dan L.C Wvigotski tentang pemikiran dan bicara pada manusia. Meski kadang membosankan tapi sejatinya kelas ini yang aku nilai paling bermutu karena mau tidak mau kita membahas tuntas-tas seluruh materi dibuku ditambah dengan membuat 10 pertanyaan disetiap bab dan menuliskan kesimpulan untuk setiap bab, tak lupa kita harus vwistupat/ presentasi didepan kelas. Asyik kan? apa lagi pake bahasa Russia! <em>mbulet wes ilat e!</em></p>
<p>Kelas ini adalah kelas spech. Kurs atau kelas yang tergantung dengan sub jurusan kita di fakultas, kebetulan kafedra ku cuma berisi 8 orang dan kebetulan juga yang jarang absen cuma 5 orang termasuk aku, sisanya?? tanyakan pada rumput yang menari! haha,</p>
<p>Eniwei! Aku tidak sedang presentasi tentang Wvigotski atau Jean Piaget disini loh yah! tapi aku sedang membicarakan seorang temen 1 kelasku yang jarang-jarang keliatan batang idungnya dikelas. Panggil aja Olisa, ia memang seperti mahasiswa Russia lain yang jarang nongol dan super cuek dengan kuliahnya. Aku bahkan lupa kapan terakhir ketemu muka dengan dia. Yang aku ingat aku bertemu dengannya waktu ujian semester lalu, kemudian tak ingat lagi kapan kami ketemu. Setiap kali ditanya mengapa jawabannya selalu saja</p>
<p><em>&#8220;Duh. maaf aku tidak bisa datang kuliah, kakekku meninggal</em>&#8221; lain hari lain lagi alasannya <em>&#8220;maaf, pacarku kembali ke medan tempur jadi aku pergi melepasnya ke vokzal*</em>&#8221; atau pernah juga alasan ini &#8220;<em>duh, gimana yaah.. dosennya nyebelin sih! dosennya bukan orang! aku males ah! aku sibuk dirumah lagi pindahan jadi ga bisa dateng!&#8221; </em>de es be.. de es be&#8230;</p>
<p>Nah, setelah lamaaaaa ga ketemu, seperti biasa pasang tampang tanpa dosa dan modal segudang alasan si Olisia ini dateng kuliah. Tapi satu hal! Olisia jenis temperamen nya ekstrovert jadi ia seperti kaca yang transparan. Semua keliatan! dengan modal <em>spik </em>ngalor-ngidul-ngetan-ngulon ia cerita kesemua teman dikelas kalo dirinya telah &#8220;sukses&#8221; berhenti minum (alkohol,red) dan merokok sejak 4 bulan lalu. Temanku Marina menanggapi dengan serius, (okelah aku bocorin! kebanyakan cewe Russia tidak lepas dari Rokok, bir dan freesex) makanya Marina tidak percaya dengan mudah apa yang dikatakan Olisia, tetapi begitu Olisia berbicara panjang lebar akhirnya ia mengaku kalo ternyata diperutnya sudah ada cabang bayi berumur 4 bulan!  So curious akhirnya aku cuma bengong sambil mendengarkan &#8221; ocehan &#8221; Olisia dengan Marina, ia mengaku saat pertama kali mendapati dirinya hamil mau tidak mau, siap tidak siap ia harus mengaku kepada orang tuanya. Dan you know! dengan bangga Olisia cerita, bahwa saat Olisia mengaku sudah tentu mamanya shock, dan langsung didepan Olisia nenggak vodka hingga mabok! sedang ayahnya hanya diam beberapa saat hingga Olisia menjelaskan bahwa kehamilannya tidak dikehendaki olehnya dan &#8220;pacar&#8221;nya.</p>
<p>First Note : Bisa dibayangkan jika ini terjadi di Indonesia?? yang nota benenya sangat menjunjung tinggi nilai moral dan susila? hemmm! pribadi aku tidak bisa membanyangkan bagaimana perasaan ibuku atau ibu orang lain yang masih mengaku &#8220;beragama&#8221; saat mendapati pengakuan anaknya tentang kehamilan diluar nikah! tentu hancur lebur hatinya. Karena di Indonesia sebagian besar masih menganggap hal ini sebagai tabu dan aib.</p>
<p>Masih ada lagi&#8230;</p>
<p>Masih mau lanjut?</p>
<p>Kalo masih, hayuk lah dibaca lagi.. tapi kalo engga! bisa stop sampe point diatas aja. Bagi yang masih mau lanjut, silahkan diteruskeun..</p>
<p>Setelah Olisia puas dengan pengakuannya, tak lama aku mendengar dari sisi Marina curhat tentang kisah cintanya. Setahuku, Marina punya pacar dari st.Peterburg, bahkan mereka sudah tinggal didalam 1 flat bersama tanpa adanya ikatan yang syah (kumpul kebo getoo!) Untuk kumpul kebo lain waktu akan aku ceritakan dilain notes dan kesempatan.</p>
<p>Nah, Marina cerita jika akhir-akhir ini ia punya masalah dengan pacarnya itu (entah apa masalahnya, i am not too curious) Marina bilang kalo ada seorang cowo (temen sekelas kami) suka padanya, panggil aja Lyosha. Lyosa suka dengan Marina meski sudah tau jika Marina punya pacar. Akhirnya Marina cerita jika sekali, dua kali mereka memutuskan untuk bertemu dan tidur bersama sebelum memutuskan untuk lanjut kehubungan selanjutnya atau tidak.</p>
<p>Second Note : Bisa dibayangkan? jika belum jadi pacar saja sudah berani bertindak sejauh itu, memberikan &#8220;tubuh&#8221; secara mudah hanya untuk mendapatkan kesepakatan sebuah hubungan yang belum syah. (apalagi dalam pandangan Islam? Oke dalam konteks ini aku tidak membahas tentang isudut pandang Islam, Insyaallah akan aku bahas dikesempatan yang juga mendatang ).</p>
<p>Sejauh ini, aku memang tidak terlalu dalam memahami cara pandang dan pergaulan dengan teman-teman Russiaku, bukan karena aku tertutup dengan mereka dan tidak mau berpikir luas tentang perbedaan culture dan sudut pandang, hanya saja Alhamdulillah dengan Islam dan busana muslimah ini Allah menjagaku dari hal-hal yang berdosa dalam sudut pandang Islam.</p>
<p>Bagi mereka pernikahan bukan hal yang penting, Olisia juga menambahkan</p>
<p><em>&#8220;setelah kuliah aku akan menikah, tapi bukan dengan alasan aku hamil. Pernikahan hanyalah simbol, untuk sebuah kesetiaan tapi jaman sekarang tidak ada jaminan setelah terikat pernikahan pasangan kita bisa setia. Buktinya tetap saja ada perselingkuhan dan kejenuhan! lagipula, kehamilan ini aku terima karena aku merasa sudah cukup dewasa! aku sudah 20 tahun Dinda!! sudah cukup umur untuk punya anak! satu hal yang perlu kamu catat, terkadang.. orang Russia tidak menginginkan pernikahan karena mereka takut dikhianati, mereka memutuskan untuk hidup sendiri! dan jika mereka takut merasa kesepian maka mereka akan berfikiran untuk memiliki anak! jika mereka tidak punya pasangan, maka dengan siapa saja mereka bisa membuat! kalo sama-sama mau dan setuju! kemudian setelah hamil ya&#8230; sudah! karena tujuan mereka cuma menghasilkan anak!&#8221;</em></p>
<p>Dari pernyataan Olisia ini aku bisa menyimpulkan, mengapa banyak teman-temanku yang punya single parent! ya mungkin karena factor ini! tapi aku tidak mau berburuk sangka juga sih! tapi memang kebanyakan temanku hanya memiliki ibu, jika ditanya kemana ayah mereka? mereka hanya menjawab &#8220;da, ne sprasi Dinda!!**&#8221;</p>
<p>Itulah.. sedikit pengalaman tentang &#8220;gaoul&#8221; ala Russia, sebetulnya tidak semua begitu.. banyak juga yang masih membawa adat-adat ketimuran (maklum Russia kan Eropa Timur yah? hehe) yang menjunjung tinggi nilai moral dan susila. Tapi jika kita mau membuka mata lebar-lebar, hal seperti ini juga lumrah ditemui di Indonesia. Namun sayang masih dalam taraf &#8220;terselubung&#8221;. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>hemmm.. aku rasa bahasan kali ini cukup sekian dulu, takut ada yang prokontra! hehehe.. Tulisan ini aku ketik dengan harapan agar kita bisa membuka mata lebar-lebar dan lebih peka dengan fenomena yang terjadi disekitar kita. Terutama yang tinggal di L.N, juga menentang pemikiran &#8220;ndeso&#8221; orang awam yang kebanyakan negative thinking kalo udah denger kata &#8220;L.N&#8221; dan di identikan dengan hal-hal yang berbau tabu. Pada muasalnya, kehidupan di L.N tidak bisa di pukul rata, tergantung juga dengan negara dan pola pikir kita sendiri. Dont judge book from the cover! Karena bukan berarti juga orang yang hidup diluar negri menjadi sepemahaman dengan orang-orang setempat.</p>
<p>Salam,</p>
<p>Dinda</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hidayanti.wordpress.com/1019/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hidayanti.wordpress.com/1019/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hidayanti.wordpress.com/1019/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hidayanti.wordpress.com/1019/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hidayanti.wordpress.com/1019/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hidayanti.wordpress.com/1019/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hidayanti.wordpress.com/1019/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hidayanti.wordpress.com/1019/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hidayanti.wordpress.com/1019/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hidayanti.wordpress.com/1019/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hidayanti.wordpress.com/1019/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hidayanti.wordpress.com/1019/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hidayanti.wordpress.com/1019/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hidayanti.wordpress.com/1019/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=1019&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayanti.wordpress.com/2011/05/24/maaf-mama-aku-hamil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4699ab0e0f8dc8159ac99792d84396c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">ddhidayanti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Doa diantara cinta</title>
		<link>http://hidayanti.wordpress.com/2011/03/22/1011/</link>
		<comments>http://hidayanti.wordpress.com/2011/03/22/1011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 10:48:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ddhidayanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[DindaBicaraCinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayanti.wordpress.com/?p=1011</guid>
		<description><![CDATA[Aku ingin bermesraan denganMu atas sakit yang aku derita.. Aku ingin mengenal Engkau dari apa yang aku rasakan.. Aku ingin lebih dekat denganMu atas rasa syukurKu disetiap keadaan yang kau gariskan.. Aku ingin terus bersandar pada cintaMu bukan hanya disaat sakitku namun disemua keadaanku.. Ya TuhanKu.. Lewat sakit ini Engkau anugrahkan kepadaku kecintaan kepadaMu.. Lewat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=1011&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Aku ingin bermesraan denganMu atas sakit yang aku derita..</p>
<p style="text-align:center;">Aku ingin mengenal Engkau dari apa yang aku rasakan..</p>
<p style="text-align:center;">Aku ingin lebih dekat denganMu atas rasa syukurKu disetiap keadaan yang kau gariskan..</p>
<p style="text-align:center;">Aku ingin terus bersandar pada cintaMu bukan hanya disaat sakitku namun disemua keadaanku..</p>
<p style="text-align:center;">Ya TuhanKu..</p>
<p style="text-align:center;">Lewat sakit ini Engkau anugrahkan kepadaku kecintaan kepadaMu..</p>
<p style="text-align:center;">Lewat sakit ini Engkau kenalkan aku pada rasa syukur yang sebenarnya..</p>
<p style="text-align:center;">Lewat sakit ini Engkau timang aku dengan Kasih dan CintaMu..</p>
<p style="text-align:center;">Lewat sakit ini Kau ajarkan aku tentang ke-ikhlasan..</p>
<p style="text-align:center;">Lewat sakit ini Engkau ajarkan aku tentang arti  tawakkal yang sebenarnya, tawakkal yang mengajarkan hanya kepada Engkaulah semua mahluk bergantung..</p>
<p style="text-align:center;">Rabbana.. Rabbana.. Rabbana.. Jika sakitku ini adalah tanda cinta dariMu maka dengan riang aku nikmati..namun jika sakitku ini adalah tanda MurkaMu.. maka Ampunilah aku.. Ampunilah aku&#8230;Sungguh Engkau Allah yang maha pengasih lagi maha bijaksana..</p>
<p style="text-align:center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;">Rostov, 22-03-2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hidayanti.wordpress.com/1011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hidayanti.wordpress.com/1011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hidayanti.wordpress.com/1011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hidayanti.wordpress.com/1011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hidayanti.wordpress.com/1011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hidayanti.wordpress.com/1011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hidayanti.wordpress.com/1011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hidayanti.wordpress.com/1011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hidayanti.wordpress.com/1011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hidayanti.wordpress.com/1011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hidayanti.wordpress.com/1011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hidayanti.wordpress.com/1011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hidayanti.wordpress.com/1011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hidayanti.wordpress.com/1011/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=1011&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayanti.wordpress.com/2011/03/22/1011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4699ab0e0f8dc8159ac99792d84396c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">ddhidayanti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ke-Elokan Alam Russia selatan [Stavropal-Pyatigorsk-Mineralnie Wvodi]</title>
		<link>http://hidayanti.wordpress.com/2011/03/11/ke-elokan-russia-selatan-stafropal-pyatigorsk-mineralnie-wvodi-part-1/</link>
		<comments>http://hidayanti.wordpress.com/2011/03/11/ke-elokan-russia-selatan-stafropal-pyatigorsk-mineralnie-wvodi-part-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Mar 2011 07:59:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ddhidayanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dd & Rostovcane!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayanti.wordpress.com/?p=985</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Halo Assalamualaikum Kak kapan nih main ke Stavropol? kan taun ini lo bakal lulus hayulah main-main ke sini main ski kita&#8221; sapa cowo yang akrab di pangil Alfonzo ini. Ia adalah mahasiswa kita yang terpental sendiri dikota kecil Stavropol, sekitar 5 jam kearah barat daya dari kota Rostov On Don. Disana ia belajar kedokteran di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=985&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070127.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-988" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070127.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>&#8220;Halo Assalamualaikum Kak kapan nih main ke Stavropol? kan taun ini lo bakal lulus hayulah main-main ke sini main ski kita&#8221; sapa cowo yang akrab di pangil Alfonzo ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Ia adalah mahasiswa kita yang terpental sendiri dikota kecil Stavropol, sekitar 5 jam kearah barat daya dari kota Rostov On Don. Disana ia belajar kedokteran di Stavropol State Medical Academy dan menjadi satu satunya mahasiswa Indonesia. Ini adalah tahun ke-2 ia kuliah, dulu sewaktu masih sekolah bahasa Alfonzo pernah menjadi bagian dari mahasiswa Rostov. Tapi memang Russia, setiap kali setelah sekolah bahasa mahasiswa kita dipindahkan lagi ke kota-kota antah barantah yang nantinya akan di sebar keseluruh penjuru Russia. Terutama dikalangan mahasiswa kedokteran kita, memang sih awalnya mereka diminta untuk menulis &#8220;zayavlenia&#8221; atau surat permohonan agar ditempatkan di kota-kota yang mereka inginkan seperti St. Petersburg, Moscow, Volgograd atau bahkan Rostov On Don sendiri. Tapi tetap saja yang namanya manusia, hanya bisa berusaha di tangan Tuhan dan pemerintahan Russia-lah keputusan diambil jadi mereka[mahasiswa, red] harus siap mental di tempatkan di kota mana saja.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Siap Fon, tapi masalahnya aku kan harus nyelesein skripsi ku dulu baru deh nanti bisa main-main&#8221; jawabku memberi alasan. Memang benar ini adalah 3 bulan terakhirku di Russia dan aku harus menyelesaikan semuanya tepat waktu. Ingat, disini mahasiswa beasiswa dituntut untuk menyelesaikan program study tepat waktu tidak ada istilah &#8220;molor&#8221; ditambah lagi dengan sistem akademis yang masih berupa &#8220;paket&#8221; dan bukan &#8220;SKS&#8221; seperti di Indonesia. Maka, bisa dikatakan tahun terakhir ini berat, selain harus mengerjakan skripsi kita juga masih punya beberapa matakuliah dan ujian akhir nasional di semester akhirnya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tapi kan ini zima terakhir kak, kapan lagi lo bisa main ski?? iya ga?&#8221; timpal Alfonzo dari seberang sana. Benar juga sih, ini zima [winter] terakhir, tahun depan mungkin aku tidak akan merasakan suhu minus diatas 20 derajat lagi, tidak akan bisa menyentuh betapa lembut dan cantiknya salju ketika turun.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ya udah deh&#8230; aku coba tanya teman-teman yah.. nanti kita hubungi lagi&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kharasho, guwe tunggu berita baiknya yah kak &#8220;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Klik&#8221; suara telfon terputus,</p>
<p style="text-align:justify;">Aku langsung menghubungi teman-teman Indonesia yang seasrama denganku untuk berangkat menjelajah lagi kota-kota Russia, setiap kota disini selalu memberikan misteri dan ciri khasnya tersendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya setelah keputusan terakhir diambil kami ber-empat[aku, adikku Dita, Niko dan Bung Yudhi] sepakat berangkat menuju kota Stavropol di long weekend ini, kebetulan juga tanggal 8 maret adalah women days sedunia jadi sejak tanggal 5 yang kebetulan jatuh pada hari sabtu menjadi hari libur.</p>
<p style="text-align:justify;">Tiket mashrut [semacam angkot] telah ditangan, <a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3060002.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-987" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3060002.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>harga juga tidak terlalu mahal sekitar 500 rouble atau 160 ribu rupiah, untuk 5 jam perjalanan antar kota. Mobilnya cukup nyaman dengan kapasitas 18 penumpang dan dilengkapi fasilitas  Tv ditengah-tengah. Kami berangkat jam 8 pagi dan akan sampai sekitar jam 2 siang, sesampainya disana kami langsung menuju kwartira/flat tempat tinggal Alfonzo, untuk beristirahat. Baru pada sore harinya kami berjalan berkeliling kota.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3060054.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-995" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3060054.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin karena letaknya yang tak begitu jauh dari gunung Elbrus menjadikan kota Stavropol ini berbukit-bukit, sebuah taman kota yang indah menyuguhi pemandangan yang menakjubkan, disana kita bisa melihat keindahan kota Stavropol karena taman kota terletak diatas bukit. Cantik dilengkapi dengan lembayung senja yang eksotis.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3060065.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-986" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3060065.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah puas berjalan keliling kota, kami memutuskan untuk kembali ke flat, karena kebetulan juga aku dan Dita sedang sakit flu. Aku tak menyangka ternyata dikota yang letaknya lebih selatan dari pada Rostov ini ternyata memiliki cuaca yang lebih extreem, tak terduga karena sewaktu kami datang suhu udara sempat +5 celcius dan menjadi -10 dimalam hari. Perubahan yang drastis ini ternyata diwarnai dengan turunnya salju keesokan harinya yang turun sejak pagi hari, flu yang aku bawa dari Rostov sukses dengan mantab menjadi sangat berat. Tapi sakit ini tak kubawa berat karena aku tahu ini kesempatan langka.</p>
<p style="text-align:justify;">Rencana semula menuju kota Dombai untuk bermain ski berubah ketika Alfonzo mengabarkan bahwa arena ski longsor akibat badai. Tapi tak habis akal, kami memutuskan untuk pergi ke kota Pyatigorsk yang terkenal karena wisata gunungnya itu.  Iyah, Pyatigorsk juga terletak di Stavropolski Krai yang berjarak 20km dari kota Mineralnie Wvadi, kami menggunakan mashrut lagi untuk menempuhnya, harga tiket kali ini hanya berkisar 250 rouble dan jarak yang ditempuh sekitar 3 jam.</p>
<p style="text-align:justify;">Sejak 19 Januari 2010 Pyatigorsk telah menjadi pusat administratif Distrik Federal Kaukasus Russia Utara.<a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/6.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-989" title="6" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/6.jpg?w=300&#038;h=187" alt="" width="300" height="187" /></a><br />
Nama Pyatigorsk sendiri berasal dari bahasa Rusia yang memiliki arti menyatunya &#8220;lima gunung&#8221; (pyat gorsk -пять гор-) dan kota ini disebut demikian pula karena lima puncak dari Beshtau (yang juga berarti &#8220;lima gunung&#8221; dalam bahasa Turki) dari pegunungan Kaukasus yang menghadap ke kota. Pada tahun 1780 kota Pyatigorsk ini telah menjadi kota wisata yang memiliki fasilitas spa kesehatan dengan mata air mineral sejak 1803.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukan Russia namanya jika suatu kota tak menonjolkan sejarah para pahlawannya, sama seperti Penyair Rusia Mikhail Lermontov tertembak mati dalam duel di Pyatigorsk pada tanggal 27 Juli 1841.   Disana juga Ada sebuah museum di kota dikhususkan untuk mengenangnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070120.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-990" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070120.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Sayangnya kami tidak sempat menuju sana, perjalanan kami lanjutkan menuju bukit Mashuk dimana dari bukit tersebut kita bisa memandang langsung Pyatigorsk tersebut tapi sayang karena hujan salju pendakian ke bukit Mashuk tidak menghasilkan pemandangan kearah lima gunung tersebut. Tapi kami cukup puas karena dari bukit tersebut pendakian disuhu -5 derajat kami tak sia-sia, kami bisa melihat pemandangan kekota Pyatigorsk yang menawan</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">[Bangunan ini dibuat oleh para sahabat dari Mikhail Lermontov untuk mengenangnya]</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p30701271.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-991" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p30701271.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> [pemandangan saat pendakian dibukit Mashuk]</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070133.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-992" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070133.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> [patung Orla atau burung elang yang menjadi simbol kota]</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070138.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-993" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070138.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> [pemandangan dari atas bukit Mashuk]</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya, setelah kedinginan dan cukup beku kami memutuskan untuk turun. Sempat tercetus ide gila untuk mengunjungi pasar Vietnam [pasar rakyat dimana yang berjualan adalah orang-orang imigran dari Vietnam]yang ada dikota ini tapi urung karena akhirnya kami menjadi kesasar. Butanya kami akan daerah ini menjadikan kami tak tahu harus berbuat apa ditambah dengan perut yang keroncongan dan suhu dingin yang menggigit membuat otak kami ber-lima beku.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku memutuskan untuk mengajak teman-teman lain untuk makan di Mac. Donald, iya restoran cepat saji yang sudah tidak asing lagi bagi kami semua, jika ditanya kenapa kami tak masuk ke restoran atau tempat makan ala Russia jawabannya karena kami masih kurang bisa menerima makanan Russia ditambah kami tak mengenal daerah ini, sulit bagi kami untuk mengetahui bahan baku makanan tersebut[untuk kami yang muslim kami khawatir dicampurnya minyak babi kedalam masakan tersebut]. Sehingga meskipun Mac. Donald bukan jalan terbaik tapi setidaknya familiar dengan lidah kami [mengingat mc. Donald belum masuk disetiap kota Russia], dan benar saja ditengah-tengah kepanikan kami yang sedang menyasar di daerah antah barantah kota Pyatigorsk [yang kami rasa kami sedang berada disebuah desa dipelosok kota] kami beberapa kali menanyakan keberadaan &#8220;Mc. Donald&#8221; pada masyarakat setempat dan hasilnya nihil, seorang pria setengah baya yang kami tanyai malah menanyakan kembali kepada kami &#8220;Sto takoe Mak Donald?&#8221; [apa itu Mc.Donald?] bahkan pria muda yang kami anggap sebagai &#8220;manusia modern&#8221; hanya bisa menggelengkan kepala, sampai supir taksi yang kami tanyakan cuma bisa menggangkat bahu, wajah kami ber-lima sempat pucat dan hanya bisa tertawa kering. Kami tak dapat membayangkan sebenarnya dimana keberadaan kami. Hingga akhirnya Alfonzo menghubungi kawan nya yang tinggal tak jauh dari kota dan meminta untuk menjelaskan kepada supir taksi.</p>
<p style="text-align:justify;">Masalah terlewati, kami berhasil menemukan Mc.Donald setelah sekitar 20 menit naik taksi. Benar saja, didalam Mc.Donald yang terletak di tengah kota ini kami bisa melihat peradapan orang-orang Russia modern [sebenarnya agak kurang sreg menuliskan hal yang seolah menjadikan Mc.Donald ukuran modernisasi tapi apalah daya kenyataan yang berbicara]</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah kenyang mengisi perut kami memutuskan untuk membeli tiket pulang ke Rostov, mengingat perbekalan kami yang telah menipis dan udara yang kurang bersahabat sehingga kami merasa tak mungkin lagi melanjutkan penjelajahan kali ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami membeli tiket kereta api, ini adalah pilihan terbaik setelah puas menjelajah, karena kereta api Russia ini didesain dengan tempat tidur tapi sayangnya tiket yang kami dapat tidak dari kota Pyatigorsk kami harus transit dulu ke kota Mineralnie Wvodi yang dalam arti bahasa Indonesa adalah Air Mineral, kota yang dijadikan khusus untuk kota transit yang menghubungkan beberapa kota disekitar Stavropolski Krai.</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070158.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-994" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070158.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Jarak dari kota Pyatigorsk ke Mineralny Wvodi berkisar 40 menit dengan menggunakan Kereta elektrik yang ada setiap 30 menit sekali<a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070160.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-996" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070160.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">[jadwal kereta elektrik dari stasiun Pyatigorsk]</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070167.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-998" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070167.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Hari sudah gelap ketika kami sampai di st. Mineralnie Wvodi kami tak bisa melihat sekeliling akhirnya saya sempatkan untuk foto stasiunnya saja</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070171.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-999" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070171.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Tapi demi pembaca saya coba searching di yandex.ru untuk foto kota nya berikut :</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/min-wod.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1000" title="min wod" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/min-wod.jpg?w=300&#038;h=192" alt="" width="300" height="192" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Dan ini foto keadaan kereta-nya. Maaf gambar diambil dari internet karena saya lupa untuk mengambil gambar sendiri</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/reserved-seat-ticket1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1001" title="plaskart kereta russia" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/reserved-seat-ticket1.jpg?w=221&#038;h=300" alt="" width="221" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Perjalanan akhirnya berakhir setelah 9 jam, tubuh kami memang terasa remuk karena lelah tapi apa yang telah kami lalui tetap akan selalu teringat sebagai kenangan perjalanan di musim dingin yang juga menjadi musim dingin terakhirku di Russia.</p>
<p style="text-align:justify;">Sampai jumpa lagi di petualangan kita selanjutnya&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">До свидания ^___^</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">ditulis oleh : Treesa Hidayanti</p>
<p style="text-align:justify;">mahasiswi Southern Federal University semester 8</p>
<p style="text-align:justify;">Email : treesa.hidayantee@gmail.com</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hidayanti.wordpress.com/985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hidayanti.wordpress.com/985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hidayanti.wordpress.com/985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hidayanti.wordpress.com/985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hidayanti.wordpress.com/985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hidayanti.wordpress.com/985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hidayanti.wordpress.com/985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hidayanti.wordpress.com/985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hidayanti.wordpress.com/985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hidayanti.wordpress.com/985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hidayanti.wordpress.com/985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hidayanti.wordpress.com/985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hidayanti.wordpress.com/985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hidayanti.wordpress.com/985/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=985&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayanti.wordpress.com/2011/03/11/ke-elokan-russia-selatan-stafropal-pyatigorsk-mineralnie-wvodi-part-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4699ab0e0f8dc8159ac99792d84396c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">ddhidayanti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070127.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">OLYMPUS DIGITAL CAMERA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3060002.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">OLYMPUS DIGITAL CAMERA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3060054.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">OLYMPUS DIGITAL CAMERA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3060065.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">OLYMPUS DIGITAL CAMERA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/6.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070120.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">OLYMPUS DIGITAL CAMERA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p30701271.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">OLYMPUS DIGITAL CAMERA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070133.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">OLYMPUS DIGITAL CAMERA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070138.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">OLYMPUS DIGITAL CAMERA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070158.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">OLYMPUS DIGITAL CAMERA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070160.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">OLYMPUS DIGITAL CAMERA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070167.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">OLYMPUS DIGITAL CAMERA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/p3070171.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">OLYMPUS DIGITAL CAMERA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/min-wod.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">min wod</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/03/reserved-seat-ticket1.jpg?w=221" medium="image">
			<media:title type="html">plaskart kereta russia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maaf aku telah&#8230;</title>
		<link>http://hidayanti.wordpress.com/2011/03/02/maaf-aku-telah/</link>
		<comments>http://hidayanti.wordpress.com/2011/03/02/maaf-aku-telah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Mar 2011 10:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ddhidayanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dd & Rostovcane!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayanti.wordpress.com/?p=980</guid>
		<description><![CDATA[Ini cerita paling membuat ilfil sejagat! yang pastinya ga bakal bisa aku lupa kelakuan bego bin tolol bin ajaibku yang kebetulan keluar kalo lagi kumat.. Ceritanya hari itu.. dimulai saat cuaca mulai ga bersahabat, saat dimana kota Rostov udah makin mirip kaya blender raksasa tanpa isi[entah apa yang ada di benak anda yang jelas angin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=980&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini cerita paling membuat ilfil sejagat! yang pastinya ga bakal bisa aku lupa kelakuan bego bin tolol bin ajaibku yang kebetulan keluar kalo lagi kumat..</p>
<p>Ceritanya hari itu.. dimulai saat cuaca mulai ga bersahabat, saat dimana kota Rostov udah makin mirip kaya blender raksasa tanpa isi[entah apa yang ada di benak anda yang jelas angin kencang muter-muter], kadang beberapa sampah plastik yang kebetulan tercecer di jalan ikut muter-muter jika sapuan angin mini mirip puting beliung itu mulai beraksi. Iyah.. angin yang mulia ini, sepanjang hari terus iseng.. muter-muter keseluruh kota seperti tak kenal lelah [akh puitis kaleee]</p>
<p>Sampai akhirnya, sebagian koloninya mulai masuk dengan super sukses kedalam tubuh mungil yang indah dan seksi sekaliku, mungkin kalo orang jawa bilang masuk angin, sedang kata orang inggris bilang &#8220;wind enter&#8221; halah! ngaco!</p>
<p>Sebetulnya, ga ada masalah kalo emang ditoko-toko terdekat ada yang jualan obat masuk angin, atau apalah.. berhubung seharian di kampus tanpa makan pula, maka angin mamiri terkutuk tersebut terus terusan mempermalukan ku dengan cara memutar-mutar diri didalam usus dan lambungku sehingga mengeluarkan bunyi yang &#8220;ehem&#8221; sama sekali tidak sekseh dan menjijikan. Mungkin orang akan mikir kalo aku sedang kelaparan [meskipun iya] atau orang akan berfikir aku &#8220;maaf&#8221; kentut. Tapi gara-gara itu tiap kali merasa angin itu akan mulai meronta di saluran ususku aku mulai cari cara cermat dan cerdas untuk meng-kamuflase suara-suara ghoib tersebut, yah misal dengan cara menjatuhkan buku yang ada di tangan ku yang temponya disamakan dengan kira-kira bunyi yang akan keluar. Alhasil bunyi angin terkutuk dari perutku tertutup dengan bunyi &#8220;bruk&#8221; yang indah dari jatuhnya buku dari tanganku. [tentu dalam konteks ini aku menjatuhkannya dengan gaya yang terbilang keren,. HALAH! haha]</p>
<p>Setelah seharian memutar otak kanan dan kiri untuk menutupi &#8220;bunyi-bunyian&#8221; dari perut dan sedikit &#8220;ngepret&#8221; yang di tahan-tahan, akhirnya kelas selese! aku tidak &#8220;maaf&#8221; kentut sama sekali didalam kelas. Cuma kadang rusuh dikit dengan kelakuan janggal yang mendadak menjatuhkan barang-barang yang anteng dari atas meja hanya untuk &#8220;menjaga image&#8221; sebagai bangsa Indonesia yang tahu ADAT! [susahnyeeeee]</p>
<p>Merasa sukses aku pulang dengan langkah gagah gempita, sambil nyanyi-nyayi kecil mengiringi musik yang aku dengar dari mp3 lawasku, akh.. mp3 ini. sudah sejak 4 taun lalu tetap setia menemani dan mengisi kekosongan hati dan hariku selama di Russia. Thanks to my Mp3 jasamu tak kan ku lupa!</p>
<p>Bus no. 83 melaju perlahan, tenang.. tak ada suara mesin seperti bus tua biasanya. Bus kali ini terbilang baru.. maka bunyi mesin halus ditambah heningnya orang-orang russia yang irit bicara itu, dan you know! setelah 5 tahun hidup di sini aku baru nyadar kalo orang Russia itu bener-bener kaku! hahaha, kekakuan mereka mencolok apalagi kalo didalam angkutan umum kaya gini, mana ada yang keliatan saling senda gurau atau ngobrol. Jarang banget!!!! yang nyebelin kalo kita ngobrol, semuaorang pasti ngeliat kearah kita dengan sorotan tajam seakan berkata &#8220;shut up! dont distrub! you are so annoying!&#8221; , ditambah lagi orang-orang sini selalu pasang muka &#8220;se.ri.us&#8221; jarang banget ada yang sumringah apalgi menyeringai [wew! menyeringai! haha]</p>
<p>Seperti biasa aku sih cuek bebek, ini salah satu pembentukan karakter yang terbentuk dari sini, yaitu -cuek mampus-. bahkan mungkin aku tidak akan tahu wajah orang yang duduk disebelahku dari naik sampe turun. Bagiku semua itu tidak penting, okelah.. aku ga mau curhat masalah ini lebih dalam. Kayaknya lebih banyak nangis darahnya ketimbang nangis susunya![nangis susu? sejak kapan ada istilah itu? hahaha]</p>
<p>Ditengah keheningan bus no.83 menuju sentral rinok ini, semuanya menjadi kelabu.. saat aku mulai tersadar jika mp3 yan sungguh berjasa itu ternyata menjebakku dalam malu yang teramat sangat! karena apa? karena musik mp3 ini membuatku benar-benar tak sadar jika keadaan suasana didalam bis yang hening itu tiba-tiba terdengar bunyi &#8220;PRET&#8221; yang kencang dari [maaf] -itu-ku.</p>
<p>Aku baru sadar ketika nenek-nenek yang duduk disebelahku menoleh kearahku sambil pasang muka &#8220;jijay&#8221;nya. Aku benar-benar ga sadar kalo suara angin itu keluar dengan gagah berani seakan-akan bebas lepas hingga menjerit menjepit! Aaaarrrggghh&#8230;.siaul!!! astaga!</p>
<p>Mp3 sialan&#8230; gara-gara kamu aku terlena hingga tak sadar jika suara bising musik itu hanya ada di kedua telingaku! bukan bergema didalam bis no.83!!</p>
<p>hhhhh&#8230;..sekian dan terimakasih telah membaca!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hidayanti.wordpress.com/980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hidayanti.wordpress.com/980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hidayanti.wordpress.com/980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hidayanti.wordpress.com/980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hidayanti.wordpress.com/980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hidayanti.wordpress.com/980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hidayanti.wordpress.com/980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hidayanti.wordpress.com/980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hidayanti.wordpress.com/980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hidayanti.wordpress.com/980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hidayanti.wordpress.com/980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hidayanti.wordpress.com/980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hidayanti.wordpress.com/980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hidayanti.wordpress.com/980/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=980&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayanti.wordpress.com/2011/03/02/maaf-aku-telah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4699ab0e0f8dc8159ac99792d84396c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">ddhidayanti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Trip to Frozen Sea! Taganrog city [South of Russia]</title>
		<link>http://hidayanti.wordpress.com/2011/02/01/trip-to-frozen-sea-taganrog-city-south-of-russia/</link>
		<comments>http://hidayanti.wordpress.com/2011/02/01/trip-to-frozen-sea-taganrog-city-south-of-russia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Feb 2011 11:33:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ddhidayanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dd & Rostovcane!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayanti.wordpress.com/?p=970</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya kesampaian juga jalan-jalan ke laut beku untuk tahun terakhirku selama 5 tahun study di Russia ini, meskipun tahun 2008 kemarin aku juga sempat kesana, tapi rasanya tidak afdol jika tidak mengunjungi kotanya Cekhov untuk terakhir kali [maybe] in my last year! Aku dan rombongan berjumlah 10 orang [Ucup, Hani, Goji, Dinda, Bung Tete, Pipit, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=970&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya kesampaian juga jalan-jalan ke laut beku untuk tahun terakhirku selama 5 tahun study di Russia ini, meskipun tahun 2008 kemarin aku juga sempat kesana, tapi rasanya tidak afdol jika tidak mengunjungi kotanya Cekhov untuk terakhir kali [maybe] in my last year!</p>
<p>Aku dan rombongan berjumlah 10 orang [Ucup, Hani, Goji, Dinda, Bung Tete, Pipit, udel, Ucok, Boni, dan Salim] memutuskan untuk naik электрически поезд [elektriceski/ kereta listrik] menuju kota Taganrog yang berjarak kurang lebih 60 sampai 90 menit selain itu harga tiket tergolong murah, hanya 72 Rouble [setara dengan 25.200 rupiah] dan lebih murah lagi jika kita bisa menunjukan studenceski bilet [student card] maka tiket diberi potongan 50%. Kereta ekonomi ini sangat sederhana, dibelantara Gagahnya Negara Russia aku masih bisa naik kereta yang tempat duduknya masih terbuat dari kayu dan lengkap dengan pemanas/ heater yang menempel dibawah kursi penumpang [hanya menyala saat winter]. Inilah Russia yang aku kenal, selalu apik dalam pemeliharaan benda-benda bersejarah, termasuk museum, monumen bersejarah, transportasi umum, dsb. Jadi jangan kaget jika kita menginjakkan kaki di Russia kita masih disuguhi alat transportasi kuno.</p>
<p><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/02/kereta-listrik.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-972" title="kereta listrik" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/02/kereta-listrik.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/02/taganrog.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-971" title="taganrog" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/02/taganrog.jpg?w=300&#038;h=300" alt="" width="300" height="300" /></a></p>
<p>Russia sangat menghargai sejarah karena mereka sadar bahwa sejarah adalah fondasi penting sebuah pembentukan awal, dimana seluruh cikal bakal Russia sekarang ada di sejarah, oleh karena itu pula  mereka bisa terus tumbuh dan kuat dalam kondisi apapun.  [miris juga kalau mengingat veteran di Indonesia yang kurang di perhatikan oleh pemerintah padahal di Russia ini veteran diberi penghargaan khusus, mereka selalu ingat bahwa tanpa adanya para pahlawan-pahlawan itu Russia tidak akan bisa sekuat ini]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perjalanan 90 menit dengan kereta telah kami lewati, kami telah sampai di Vtaroi Vokzal [stasiun ke 2] kota Taganrog, dimana ada laut Azov. Dari Vtaroi vokzal sebetulnya kami bisa menggunakan marshut[angkot] yang langsung menuju laut, tetapi karena suhu udara tidak terlalu dingin [minus 11 derajat] kami memutuskan untuk berjalan kaki. Perjalanan dengan jalan kaki bisa ditempuh hanya dengan 20 menit. Kota Taganrog juga relatif kecil, sehingga kami bisa sekalius menikmati keindahan kota tua ini.</p>
<p>Sesampainya di laut yang sudah membeku ini, kami langsung berhamburan berjalan menuju laut untuk mengambil foto, karena laut Azov relatif dangkal [kurang lebih sampai 2 kilometer dari garis pantai kedalaman laut hanya sebatas leher orang dewasa] menjadikan laut ini mudah beku. Pemandangannya yang sangat indah dan benar-benar tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata, karena diatas laut sejauh mata memandang kami hanya melihat hamparan laut putih yang membeku dan dilapisi salju tipis [kira-kira 5cm].</p>
<p>Menyenangkan, rasa dinginnya angin yang lumayan kencang pun tak kami gubris karena kami semua terpukau dengan keajaiban ini. Teman-teman langsung berhamburan untuk bermain, ada yang berkejar-kejaran, foto session tanpa kwatir lapisan es retak, meskipun begitu adapula yang masih merasa takut kalau kalau lapisan es nya pecah dan kami semua tercebur kelaut yang membeku ini. Hal itu wajar karena di tanah air kami tidak bisa menikmati ini.</p>
<p><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/02/laut.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-974" title="laut" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/02/laut.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/02/laut-beku-2.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-975" title="laut beku 2" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/02/laut-beku-2.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>ket : Foto diambil dari pantai.</p>
<p>Sayangnya ketika musim panas, laut Azov ini tidak boleh dibuat berenang karena sudah terkena pencemaran limbah, meski begitu tidak sedikit pula yang melanggar dan merelakan tubuhnya gatal-gatal karena limbah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/02/permira-rostov.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-976" title="permira rostov" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/02/permira-rostov.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>[Rombongan Teman-Teman mahasiswa Indonesia di laut Azov yang membeku]</p>
<p>Nah, sekian perjalanan kami kali ini ke laut beku di kota Taganrog selatan Russia. Semoga bisa menghibur ^___^</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dimuat juga di : <a href="http://www.surya.co.id/2011/02/11/menembus-laut-beku">http://www.surya.co.id/2011/02/11/menembus-laut-beku</a> &amp; <a href="http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2011/02/01/jalan-jalan-ke-laut-beku-di-russia-selatan-yuks/">http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2011/02/01/jalan-jalan-ke-laut-beku-di-russia-selatan-yuks/</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hidayanti.wordpress.com/970/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hidayanti.wordpress.com/970/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hidayanti.wordpress.com/970/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hidayanti.wordpress.com/970/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hidayanti.wordpress.com/970/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hidayanti.wordpress.com/970/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hidayanti.wordpress.com/970/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hidayanti.wordpress.com/970/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hidayanti.wordpress.com/970/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hidayanti.wordpress.com/970/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hidayanti.wordpress.com/970/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hidayanti.wordpress.com/970/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hidayanti.wordpress.com/970/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hidayanti.wordpress.com/970/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=970&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayanti.wordpress.com/2011/02/01/trip-to-frozen-sea-taganrog-city-south-of-russia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4699ab0e0f8dc8159ac99792d84396c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">ddhidayanti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/02/kereta-listrik.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kereta listrik</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/02/taganrog.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">taganrog</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/02/laut.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">laut</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/02/laut-beku-2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">laut beku 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/02/permira-rostov.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">permira rostov</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>For my last winter Buat SnowMan Yuuuukk&#8230;!</title>
		<link>http://hidayanti.wordpress.com/2011/01/27/for-my-last-winter-buat-snowman-yuuuukk/</link>
		<comments>http://hidayanti.wordpress.com/2011/01/27/for-my-last-winter-buat-snowman-yuuuukk/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Jan 2011 13:33:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ddhidayanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dd & Rostovcane!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayanti.wordpress.com/?p=962</guid>
		<description><![CDATA[Wawawah..  Salju di Rostov masih numpuk aje nii.. tangan gatel juga pengen maen-maen apa lagi this is my last winter for my 5 winter&#8217;s hiks.. Sedih juga kalo ngebayangin akhirnya aku akan meninggalkan Russia dalam waktu 6 bulan ini. Kalo inget campur aduk juga perasaan ini, mau ga mau Russia its my another motherland since [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=962&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#800080;">Wawawah..  Salju di Rostov masih numpuk aje nii.. tangan gatel juga pengen maen-maen apa lagi this is my last winter for my 5 winter&#8217;s hiks.. Sedih juga kalo ngebayangin akhirnya aku akan meninggalkan Russia dalam waktu 6 bulan ini. Kalo inget campur aduk juga perasaan ini, mau ga mau Russia its my another motherland since 2006! iya sejak terdampar disini 5 tahun lalu&#8230; </span></p>
<p><span style="color:#800080;">Russia dengan segala kekakuannya (yang secara langsung cukup berdampak pada perilakuku yang menjadi sdikit kaku dan susah senyum!) juga Russia dengan segala suka dukanya. 5 tahun ternyata waktu yang singkat iyeee sekarang  bisa bilang getooo coba waktu baru 2007 rasanya udah hampir nangis darah karena berbagai duka nya hidup sebatang kara di Russia.  Russia Oh Russiaaa&#8230;.  *tereak tereak dipinggir sungai Don*</span></p>
<p><span style="color:#800080;">Tapi aku gamau ngebayangin gimana pedihnya ninggalin Russia 6 bulan lagi (blom kejadian ntaran aja dulu ceritanya). Nah, mumpung Allah mengirimkan saljunya dengan lebaat dan bertumpuk-tumpuk. Aku, Ucok, Udel dan Boni langsung aja turun kebawah!(padahal aku sendiri turun paling akhir haha) kelapangan bola behind dormitory.</span></p>
<p><span style="color:#800080;">Ga ada perang bola salju! Dingin banget soalnya! sepatu boots  aja sampe tenggelam setengahnya karena salju! </span></p>
<p><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/snomen2.jpg"><span style="color:#800080;"><img class="alignleft size-medium wp-image-963" title="snomen2" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/snomen2.jpg?w=229&#038;h=300" alt="" width="229" height="300" /></span></a><span style="color:#800080;"> Nah Tadaaa..!!</span></p>
<p><span style="color:#800080;">ini dia snowman buatan Udel, Boni dan Uchok! (ssst.. aku kan dateng belakangan jadi ga ikut buat! dingin kekeke)</span></p>
<p><span style="color:#800080;"> Itu sepatuku udah ga tenggelam lagi karena seputaran Umon (nama si snowmen, red) udah di keduk buat badannya. </span></p>
<p><span style="color:#800080;">yang ndelosor dibawah itu dia yang namanya Uchok , yang samping kiri Umon namanya Boni.. Sebetulnya Boni itu nama panggilan Samuel singkatan dari Eboni yang artinya kayu hitam *pantes si Boni ga marah waktu dipanggil dengan nama barunya wong ternyata Eboni itu kayu mahal hahaha* </span></p>
<p><span style="color:#800080;">#sebab Boni paling item diantara kita sebab itu pula selalu dikira dari benua Africa hehehe Boni Boni..</span></p>
<p><span style="color:#800080;"> Udah Dulu Ah..  yang penting aku harus nikmati dinginnya Russia meskipun minus-minus yang mungkin tidak akan terulang lagi ^__^</span></p>
<p><span style="color:#800080;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#800080;"><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/snowmen1.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-968" title="snowmen" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/snowmen1.jpg?w=267&#038;h=300" alt="" width="267" height="300" /></a></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color:#800080;"><strong>Такая студентческая Жизнь  Неповторная <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </strong></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color:#800080;">Rostov, 26-01-2011<a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/snowmen.jpg"><br />
</a></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hidayanti.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hidayanti.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hidayanti.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hidayanti.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hidayanti.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hidayanti.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hidayanti.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hidayanti.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hidayanti.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hidayanti.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hidayanti.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hidayanti.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hidayanti.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hidayanti.wordpress.com/962/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=962&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayanti.wordpress.com/2011/01/27/for-my-last-winter-buat-snowman-yuuuukk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4699ab0e0f8dc8159ac99792d84396c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">ddhidayanti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/snomen2.jpg?w=229" medium="image">
			<media:title type="html">snomen2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/snowmen1.jpg?w=267" medium="image">
			<media:title type="html">snowmen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Horeee Rostov Bersalju!!</title>
		<link>http://hidayanti.wordpress.com/2011/01/27/horeee-rostov-bersalju/</link>
		<comments>http://hidayanti.wordpress.com/2011/01/27/horeee-rostov-bersalju/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Jan 2011 12:54:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ddhidayanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dd & Rostovcane!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayanti.wordpress.com/?p=955</guid>
		<description><![CDATA[Wah, rasanya udah hampir 1 bulan ga nulis di blog (hehehe ampyun) soalnya lagi ada proyek nih. Rencana mau ngebukuin tulisan-tulisan kacau ini yah sapa tau bisa laku terus bisa buat modal kawin deh! wakakaka eh ko ngakak? Amin! (tolong diaminkan yah) Begini ceritanya, setelah hampir habis musim saljunya akhirnya Rostov yang garing, kering kerontang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=955&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#993366;">Wah, rasanya udah hampir 1 bulan ga nulis di blog (hehehe ampyun) soalnya lagi ada proyek nih. Rencana mau ngebukuin tulisan-tulisan kacau ini yah sapa tau bisa laku terus bisa buat modal kawin deh! wakakaka eh ko ngakak? Amin! (tolong diaminkan yah)</span></p>
<p><span style="color:#993366;">Begini ceritanya, setelah hampir habis musim saljunya akhirnya Rostov yang garing, kering kerontang ini akhirnya disentuh lagi oleh keindahan &#8220;salju&#8221; wuuicch&#8230; senaaang sekali rasanya. Akhirnya setelah salju yang ditunggu-tunggu sejak bulan november FYI sampe bulan desember kota Rostov masih ijo looh&#8230; meskipun sebagian udah kuning dan rontok juga akibat musim gugur. </span></p>
<p><span style="color:#993366;">Aku, dita, bunbun, bung Tete, Boni, dan Ucok akhirnya memutuskan untuk maen maen keluar, kebetulan juga sih Bung Tete, Uchok dan Bunbun hari ini ga jadi konser di muzikalni teater karena konser dibatalin akibat Bom yang meledak di Bandara International Domodedovo Moscow. Meskipun bom meledak jauh disono tapi seluruh Russia kena dampaknya instruksi dari pusat meeenn!!, apalagi hari ini bertepatan dengan hari Tatyana/ hari pelajar se-Russia. </span></p>
<p><span style="color:#993366;">Oke deh, lanjut&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#993366;">Akhirnya kami ber-6 yang kebetulan tinggal satu atap alias satu asrama memutuskan jalan ke sungai Don (ini nih cikal bakal kota Rostov on Don) kami langsung naik bis no. 67 yang lewat Balsaya sadovaya/ jalan utama kota. Biasanya dari barat/asrama ke pusat kota menempuh sekitar 40menit tapi kali ini hampir 1 setengah jam gara-gara probka/traffic. ga biasanya sih.. tapi curiga kayanya karena hujan salju ini, soalnya saljunya deres banget jalanan langsung licin. Semua kendaraan harus berjalan perlahan biar ga selip atau celaka.</span></p>
<p><span style="color:#993366;">Kami turun di ulitsa Boroshilovski, disana ada taman yang gede biasanya teman-teman mahasiswa menyebutnya &#8220;patung diponegoro&#8221; karena ditengah taman ada patung pahlawan yang nunggang kuda. Hahaha ngerusak! Ucok langsung lari-lari dan guling-guling disana, saljunya tebel ada mungkin tebelnya 15cm-an seneng sekaliii&#8230; bahkan aku sampe buka mulut karena pengen ngerasain Es serut alam hohohoh, udah 5 taun tetep ndeso jadi kesimpulan : Ndeso adalah bakat bawaan!wakakak</span></p>
<p><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/makan-salju.jpg"><span style="color:#993366;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-956" title="makan salju" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/makan-salju.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></span></a></p>
<p><span style="color:#993366;">Hampir 30 menit lari-lari maen kejar-kejaran dan perang salju akhirnya baru nyadar kalo jari kaki mulai mati rasa(maklum suhu udara minus 5 hari ini), beku.. sumpe beku!!! alamak.. sakit rasanya.. akhirnya kami mutusin untuk masuk ke Rostik/ Kfc nya Russia buat menghangatkan badan, lumayan sih 30 menit masuk kedalam sini sedikit demi sedikit jari-jari kaki meleleh juga akhirnya</span></p>
<p><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/rostiv.jpg"><span style="color:#993366;"><img class="alignleft size-medium wp-image-957" title="rostic" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/rostiv.jpg?w=182&#038;h=300" alt="" width="182" height="300" /></span></a><span style="color:#993366;"> tapi yang bikin gedek yaitu harga Teh masyaAllah.. mahaaaall.. masa harganya sama dengan harga sandwich termurah (39 rouble setara dengan 13ribu rupiah) wew! kite kan mahasiswa yah.. ga kuat makan begituan.. coba di tanah air, bisa sampe muntah minum teh Anget diwarteg. hahahay (ya iyeeeh resto junkfood dibandingin warteg! Oon dindaaaa)</span></p>
<p><span style="color:#993366;">Setelah jari kaki mencair, kami mutusin kerencana semula yap menuju &#8220;reka Don/ sungai Don&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#993366;">jalanan cukup lumayan hampir 15 menit dari patung diponegoro tadi, badan kami udah hampir putih semua ketutup salju, (deres bener ini ujan) orang-orang pada sibuk antri untuk naik transport kecuali kami, bahkan beberapa diantaranya malah milih menggunakan payung. (kalo kita mahasiswa asing, kalo summer baru keluarin payung karena takut panas hohoh)</span></p>
<p><span style="color:#993366;">dan Tada!! kami sampe semua di reka Don.. baguuuss.. puutiiiih semuaaa.. salju makin tebel sekarang kira-kira udah setinggi 20cm an.. kita langsung take a pict! berbagai gaya (maklum jiwa asianya keluar.. hahaha)</span></p>
<p><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/salju.jpg"><span style="color:#993366;"><img class="alignright size-medium wp-image-958" title="salju" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/salju.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></span></a><span style="color:#993366;">tapi sorry dorry morry yaah yang dipajang cuma yang gaya standart waras, soalnya kalo dipajang yang aneh-aneh bakal ilfil wakakaka</span></p>
<p><span style="color:#993366;">keterangan pict : kika</span></p>
<p><span style="color:#993366;">Bung Tete, Dita, Dinda, Uchok</span></p>
<p><span style="color:#993366;">Background : reka Don setengah beku</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color:#993366;">Sepanjang tepian sungai Don kali ini sepii banget, kecuali kami ber6 eh bertujuh lupa masukin si Salim temen sekamar bung Tete dari Al jazair. yang ikut juga dalam rombongan kita hohoh</span></p>
<p><span style="color:#993366;">Ya memang! yang namanya musim salju minus 5 orang Russia sendiri masih waras untuk ga jalan-jalan yah? emang kita yang saking exitednya malah jalan-jalan diruangan terbuka berjam-jam.. hahaha (kabel syaraf dinginnya dah pada putus kali ya)</span></p>
<p><span style="color:#993366;">Eh tau ga? aku dan bung tete malah sempet takziah dimakan mbah Don di Reka Don loch nih gambarnya :</span></p>
<p><a href="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/takziah-disalju.jpg"><span style="color:#993366;"><img class="alignleft size-medium wp-image-959" title="takziah disalju" src="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/takziah-disalju.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></span></a></p>
<p><span style="color:#993366;"> suasana cukup mengharukan, mau bagaimanapun kita punya darah orang Indonesia aseli yang memang jarang absen untuk masalah ziarah kubur..</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color:#993366;">Setelah puas Ziarah, kami semua akhirnya pulang ke Rumah dalam keadaan kelemasan karena kami baru nyadar kalo ternyata sepanjang hari tadi bukan hanya turun salju tapi sudah termasuk katagori &#8220;badai salju&#8221; wakakakaka.. pantes ga ada yang jalan-jalan! dasar mahasiswa edaaannnn.. hahaha</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color:#993366;">*ilustrasi gambar milik pribadi</span></p>
<p><span style="color:#993366;">**takziah hanya rekaan karena sebetulnya bukan makam melainkan pot bunga! hahaha KETIPU.. wkakaka</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color:#993366;">Salam,</span></p>
<p><span style="color:#993366;">Selasa. 25 Januari 2011</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hidayanti.wordpress.com/955/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hidayanti.wordpress.com/955/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hidayanti.wordpress.com/955/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hidayanti.wordpress.com/955/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hidayanti.wordpress.com/955/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hidayanti.wordpress.com/955/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hidayanti.wordpress.com/955/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hidayanti.wordpress.com/955/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hidayanti.wordpress.com/955/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hidayanti.wordpress.com/955/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hidayanti.wordpress.com/955/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hidayanti.wordpress.com/955/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hidayanti.wordpress.com/955/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hidayanti.wordpress.com/955/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=955&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayanti.wordpress.com/2011/01/27/horeee-rostov-bersalju/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4699ab0e0f8dc8159ac99792d84396c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">ddhidayanti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/makan-salju.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">makan salju</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/rostiv.jpg?w=182" medium="image">
			<media:title type="html">rostic</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/salju.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">salju</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayanti.files.wordpress.com/2011/01/takziah-disalju.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">takziah disalju</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pria muda itu&#8230;</title>
		<link>http://hidayanti.wordpress.com/2010/12/29/pria-muda-itu/</link>
		<comments>http://hidayanti.wordpress.com/2010/12/29/pria-muda-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Dec 2010 09:50:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ddhidayanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ngerumpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayanti.wordpress.com/2010/12/29/pria-muda-itu/</guid>
		<description><![CDATA[Bismillah.. Usianya seperti belum masuk kepala 3, ia selalu berdiri disekitaran perexod( lorong penyebrangan bawah tanah ), didadanya tertulis &#8220;помогите на хлеб&#8221; yang artinya &#8220;tolong bantu untuk roti&#8221; maksudnya mungkin untuk makan hari ini saja. Sepertinya, hal ini sudah lama dijalaninya karena aku tak pernah absen memerhatikan pria muda yang selalu menjadi perhatianku ini. Aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=944&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah..</p>
<p>Usianya seperti belum masuk kepala 3, ia selalu berdiri disekitaran perexod( lorong penyebrangan bawah tanah ), didadanya tertulis &#8220;помогите на хлеб&#8221; yang artinya &#8220;tolong bantu untuk roti&#8221; maksudnya mungkin untuk makan hari ini saja. Sepertinya, hal ini sudah lama dijalaninya karena aku tak pernah absen memerhatikan pria muda yang selalu menjadi perhatianku ini. Aku merasa aneh denganya, karena tubuhnya terlihat sempurna (tidak invalid) dan selalu memakai baju lengkap dan tak terlihat seperti (maaf) &#8220;gembel&#8221;.</p>
<p>Sesekali aku memasukan uang receh, meskipun tak sering. Karena bagiku, ia masih kuat dan bertenaga. Sedang masih banyak babushka(nenek) yang memang benar-benar renta yang lebih pantas diberi. Setiap melewatinya aku selalu membatin dalam hati &#8220;kenapa di negara sebesar ini ada pengemis? masih muda lagi&#8221; entah itu adalah life style atau memang ia hanya seorang pengangguran yang malas? ah.. bagaimanapun aku tak harus berburuk sangka untuknya. Semoga ia cepat tersadar dan mau bekerja untuk hidupnya.</p>
<p>Hari ini agak berbeda, aku melihatnya sedang beradu argumen dengan seorang babuska yang ternyata sudah lebih dulu beridiri ditempatnya. Mungkin ia merasa geram. Mungkin ia merasa daerah kekuasaan tempat ia menunggu rejekinya itu diambil orang lain.</p>
<p>Aku mendengarnya pria muda itu mengusir babuska tersebut agar tak mengemis didaerahnya. Pemandangan yang sungguh tak elok. Perasaanku tak karuan, antara heran dan ah.. pokoknya aneh! </p>
<p>Aku tak tahu lagi harus menulis apa tentang yang akku lihat hari ini. </p>
<p>Menurutku, menjadi pengemis sama sekali bukanlah jalan mencari rejeki yang elok tapi masih agak bagus dari pada harus menjadi perampok dan pencopet. Tapi lebih bagus lagi, berusaha lari dari penyakit malas, kemudian berdoa pada Tuhan agar bisa merubah hidup.</p>
<p>Wallahu&aacute;&#8217;&aacute;lam</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hidayanti.wordpress.com/944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hidayanti.wordpress.com/944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hidayanti.wordpress.com/944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hidayanti.wordpress.com/944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hidayanti.wordpress.com/944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hidayanti.wordpress.com/944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hidayanti.wordpress.com/944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hidayanti.wordpress.com/944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hidayanti.wordpress.com/944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hidayanti.wordpress.com/944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hidayanti.wordpress.com/944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hidayanti.wordpress.com/944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hidayanti.wordpress.com/944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hidayanti.wordpress.com/944/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hidayanti.wordpress.com&amp;blog=3684795&amp;post=944&amp;subd=hidayanti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayanti.wordpress.com/2010/12/29/pria-muda-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4699ab0e0f8dc8159ac99792d84396c7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">ddhidayanti</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
