muslimah rostov

ket:AKU,aminah,gamilah,LAILA

Menjadi muslimah adalah hal paling berharga yang membuatku menjadi manusia paling beruntung karena memeluk islam,bukan menjadi masalah jika saya memperlihatkan identitas saya dengan menggunakan hijab di indonesia yang komunitas pendududknya adalah islam,berbeda lagi jika itu harus saya lakukan di negara yang menjadi pencetus komunis.


awal mula keberangkatan saya kerusia untuk menuntut ilmu hampir membuat nyali saya ciut karena mendatangi Negara yang komunitas penduduknya memeluk agama Kristen ortodok ini tapi kebulatan tekad saya menjalani titah agama membuat saya kuat kembali,setelah menjalani berbagai macam rintangan dari petugas imigrasi yang menganggap saya salah satu calon tkw waktu proses membuat paspor..sampai pada meyakinkan orang tua saya yang sempat ragu2 dengan keselamatan saya di rusia dengan hijab yang saya gunakan sejak usia 12 tahun.. dan juga untuk melepaskan saya dengan ikhlas ke rusia demi menuntut ilmu dan saya yakin insyallah saya akan selalu dalam lindungan allah swt.

Singkat cerita sampai lah saya dinegri beruang putih ini dengan selamat,pada saat pemeriksaan di bandara domodedovo pun alhamdulilah saya pribadi tidak menemukan masalah yang serius,sampai pada penempatan saya ke kota rostov di selatan rusia,di kota inilah saya menemukan indahnya ukhuwah islamiyah setelah 3 bulan belajar di sekolah persiapan bahasa dan tentu saja selama itu pula masih banyak yang iseng dan penasaran dengan saya yang menurut mereka tidak biasa,karena jarang sekali ada wanita yang menutup seluruh aurat nya sementara penduduk setempat mengumbar2 auratnya dijalanan,pasar,bahkan universitas yang mereka jadikan ajang untuk bersaing saling mempertontonkan aurat astagfirullahaladzim,tapi selama itu pula alhamdulilah Allah masih memberikan rahmat nya kepada hambanya yang lemah ini,saya tidak pernah menemukan sesuatu yang buruk yang bener2 berarti setelah 3 bulan berjalan saya bertemu dengan seorang muslimah yang berwajah bule(orang rusia) kami tidak sengaja bertemu di koridor fakultas saya yang juga bergabung dengan fakultas filologi,dengan senyum ramah saya mendekati dia yang semenjak saya di ujung koridor akhwat tersebut sudah memperhatikan saya,saya ucapkan salam kepadanya dan subbehanallah dia menjawabnya dengan lengkap.


Dalam hati aku bertasbih dan berharap dia mau berteman denganku,selang 3 hari setelah pertemuan tak sengaja itu aku diundang oleh zainab(mahasiswi dari irak dia seorang syiah)ke kamarnya tapi entah kenapa walaupun kami sama2 muslim, aku dan zainab tdak terlalu dekat bahkan walao satu asrama dan satu lantai aku jarang bertemu dengannya mudah2an allah mengampuniku dan melindungiku dari segala macam hal buruk amein.setelah aku memenuhi zainab ke kamarnya aku sampai kaget karena aku melihat sosok seorang yang pernah aku sapa beberapa hari lalu di koridor fakultas,dan belakangan diketahui bahwa muslimah tersebut bernama asli NADYA yang telah berganti nama menjadi LAILA setelah dia memeluk islam 3 tahun lalu,stelah pertemuan itu ahamdulilah hub ukhuwah islamiyah kami terus berlanjut walaupun kami disibukan oleh kegitan masing2 terkadang di waktu luang kami masih sering mengunjungi dan saling memberikan semangat dan yang pasti saling mendoakan dalam kebaikan..


Keislaman laila sangat patut di puji semoga allah senantiasa memberika curahan hidayahnya dan rahmatnya pada laila dan kita semua,amien..terkadang saya malu padanya karena ilmu yang saya ketahui sangant minim dibandingkan dia,semangatnya yang luar biasa untuk menggali ilmu islam diabuktikan dengan selalu hadir pada majlis2 di masjid(rostov memiliki 1 masjid yang letaknya di utara kota) saat ini laila sudah hafal juz ama’ dan insyallah dia akan khatam alqur an dalam waktu dekat ini..insyallah

Saya pribadi terkadang jika ada kesempatan saya pergi ke masjid pada hari jumat untuk mengikuti shalat jumat karena disini di sediakan tempat untuk wanita juga,di sanalah saya habiskan waktu saya untuk meluapkan kerinduan pada Sang Pencipta,pada adzan dan suasana islamiyah juga untuk membuang keluh kesah menjalani hidup saya pada sang pencipta setelah puas beribadah sayapun melanjutkan untuk berkenalan dengan muslimah lain..alhamdulilah ya robb..kau buktikan kekuasaanmu padaku..disini di tanah rusia.


jadi dari sinilah saya bisa ambil kesimpulan bahwa dimanapun saya berada saya harus yakin dengan apa yang saya lakukan selama itu menuju kebaikan..

Iklan

3 thoughts on “muslimah rostov

  1. Subhanallah … ceritanya sangat mengesankan. Kalau muslimah yg memakai hijab kan memang kelihatan dari luar identitas keislamannya. Saya jadi ingat waktu pertama kali mau sholat di masjid besar Paris. Di tempat wudhu banyak yg liatin saya gara2 wajah saya yg mirip Cina dan tanpa identitas muslim seperti yg lain (berjenggot). Akhirnya ada yg tanya apakah saya muslim, saya jawab dengan salam. Alhamdulillah …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s