hukum cinta

rasa itu hadir tanpa permisi…
menyelinap masuk di antara relung hati..
mengisi setiap ruangnya dengan kelembutan..dengan cahaya..

rasa itu ..sedikit demi sedikit tertanam itupun masih belum kita mengerti…dan tersadar akan kehadirannya..

dan dengan tanpa sadar mengubah kita secara perlahan…perasaan itu telah menguat ketika kita sadar bahwa cinta telah kuat tertanam dalam hati,dalam setiap hembusan nafas dan dalam setiap hitungan detak jantung..

rasa itu membawa kita kepada perubahan yang terkadang di batas kemampuan kita…

selalu kita mengingatnya…
tak jarang kita tertawa,bahagia,sedih,dan mengangis untuk rasa itu..

dunia yang seakan pucat,perlahan terwarnai…ah indahnya rasa itu…

jutaan pujangga seluruh dnia mengagungkan nya…seluruh agama mengajarjkanya..

seluruh sendi kehidupan telah teracuni oleh rasa itu..

rasa itu betapa indahnya sesampai tak habis kata menafsirkannya…

itulah rasa cinta…

begitu indah,..

begitu elok…

begitu berwarna..

tanpa cinta punahlah kehidupan..
tanpa cinta tak ada lai tawa..
tanpa cinta tak ada lagi senyum merekah..

akan tetapi dengan cinta…

yang penakut akan menjadi pemberani..
yang biasa biasa saja kan menjadi luar biasa..
yang biasanya bau jadi wangi..
yang biasanya pake baju asal jadi rapih..
yang biasanya berantakan jadi rapi..
yang yang bodoh menjadi pintar..

itulah kekuatan cinta yang dapat membalikkan seluruh kekauatan dasyat..

akan tetapi…berhati hatilah akanya…ia bisa menjadi berbaya jika kadarnya sudah melampaui batas…

karena dengan yang berlebihan akan menghabiskan seluruh energi kita..
membuatnya lelah…dan bosan…maka…
sekali pun agama memberikan ajaran tentang cinta,,, pastilah lengkap dengan cara penggunannanya..yaitu dengan…:

1.Qonaah
2.istiqomah

sama seperti hukumnya memasak sup tapi pancinya kita isi sampai penuh,hasilnya ketika mulai mendidih…air sup akan tumpah dan habis,sayuran di dalamnya bisa jadi belum terlalu matang tetapi api kompor telah padam karena siraman air sup yang tumpah dan hasilnya dapur menjadi kotor dan sup gagal kita hidangkan tepat waktu..
saat mengulangi lagi..ternyata…tak satupun yang ingin memakan sup tersebut karena terlalu lama menunggu … sama seperti cinta,ketika kita penuhi seluruh hati ini dengan cinta,dengan energi yang besar,ketika masanya di puncak maka,,cinta akan meluap,habis tak tersisa… semua yang kita persiapkan untuk cinta menjadi padam,kita menajdi bosan dengan sebabnya kenapa cinta itu datang dan akhirnya cinta hilang begitu saja dengan menginggalkan ruang hati yang hancur dan terluka..ketika kita mencoba melupakan dan me memulai dari awal semua telah terlambat…tak ada lagi yang sudi menerima cinta yang kita hidangkan ..itulah sobat,sedikit tentang hukum sebab musabab cinta

tapi berbeda jika kita mengisi panci itu secukupnya sesuai takaran besarnya panci,kita siapkan dari awal,kentang,wortel,daging dan bumbunya,..kita didihkan dengan api sedang..dengan kontan waktu yang sudah di perkirakan dan pastilah sup tersebut tak akan tumpah ketika mendidih(kalo masih saja mendidih ya berarti yang masak kurang ahli,masa naker air aja nda bisa kira2 :p)..air tak tumpah,biarkan sejenak ingga ,baannya semua telah empuk,dan masak,dan cicipi lagi apakah kurang garam,atau kah gula?jika iya kita masih punya waktu sampai rasanya benar2 pas..dan siap untuk di hidangkan
(PS: selamat meniknmati sup nya …eh..lho..lho…ko malah makan..kan lagi bahas hukum cinta yee) dapur tetap bersih,sup lezat terhidan,dan kompor masih bersih dan tetap menyimpan panas..

begitu juga dengan cinta,ketika kita mengizinkan rasa cinta datang kita hadapi dengan qonaah,intinya,kita terima cinta itu apa adanya,kadarnya dan kuatnya ..setelah itu..kita tata dan persiapkan hati kita dengan istiqomah,penakaran energi yang tak terlalu besar untuk cinta tetapi akan menghasilkan cinta yang lezat..
maka,walaupun tak bisa dalam waktu singkat dan memiliki psoses…cinta yang telah siap akan menjadi cinta terindah nan suci..
itulah cinta hakiki…dari hamba kepada sang khalik…

semoga RAHMAH allah untuk kita semua,allahuma amiin πŸ™‚

Iklan

10 thoughts on “hukum cinta

  1. Wah.. dulu waktu saya kuliah (di Fakultas Hukum) sepertinya belum ada subject ini deh.. πŸ™‚

    *Duduk manis diruang kuliah nunggu dosen Hukum Cinta masuk.. *:)

  2. wah untuk sayatan sang penyair.. sepertinya diriku belum tau tentang hakikat cinta,**sambil buka2 kamus cita
    buat pak NUG hehehe…periode 2010 nanti dosennya saya pak tentang hukum cinta πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s