ilusi

berbicara tentang ilusi pasti udah pada tahu semua …kalo ilusi itu ada lah melihat,merasakan sesuatu yang tak ada..

ya bener gara-gara hari ini aku juga ga sengaja melihat hal itu,eh bukan meliahat tapi juga merasakanya..eh bukan merasakannya tapi apa ya?? bisa di katakan kalo aku juga mengalaminya.

pernah ga inget ato denger cerita tentang orang yang saking pengennya naik haji,sebut aja namanya Bilal,bilal sudah nabung lama sekali dan tinggal berangkat tapi pas  mau berangkat ibunya bilal sakit keras ato ada hal yang menghalanginya sehingga orang yang berniat naik haji tersebut membatalkan niatnya untuk naik haji dan memakai uangnya untuk keperluan yang lebih mendesak.

tak lama setelah itu,datang seorang yang tak di kenal,kerumahnya ia mengaku  bahwa orang tersebut mendapatkan alamat bilal dari bilal sendiri saat di mekah. saat beribadah haji kemaren,bahkan ia membawa foto tanda bukti bilal bersama orang yang tak di kenal tersebut. masyaallah..

ceritnya agak ajaib tapi memang jika kun-fa-ya-kun semua nya tak bisa di lawan..

hari ini,aku yakin seyakin yakinnya..ketika aku sampai di masjid bersama dengan dita adikku untuk melaksanakan sholat jumat(di rusia wanita juga sholat jumat-sunnah-). kedatanganku sendiri ke  masjid tak lain hanya untuk beribadah,aku merindukan sekali adzan dan iqomah aku merindukan sekali shalat jamaah.

di sela-sela sholat sunnah sebelum dzuhur aku melihat seorang jamaah perempuan terlambat datang. tentu aja ini membuatku menaruh perhatian sebentar,kulihat dengan teliti aku yakin sekali bahwa yang aku lihat tadi laila,sahabat ku.karena masih khusuk sholat maka akupun kembali menenggelamkan diri bermusahabah kepada sang khalik.

posisi laila ada di shaf di depanku agak di sebelah kanan tempatku berdiri.bagaimanapun aku pasti melihatnya.masyaallah ia memang seperti bidadari,shalatnya pun khusuk,dengan di balut jilbab hijau kesukaannya.

selesai sudah sholat jum’ah hari ini aku,dengan segera aku ingin menghampiri laila,tapi seorang muslimah lain datang menghampiri langkah ku untuk berkenalan dan bertanya ini itu. ketika sholat telah usai tadi aku tak lagi melihat sosok laila keluar meninggalkan shaf. bahkan ketika aku memohon waktu sebentar untuk mendahului(untuk mengejar laila) ternyata laila pun sudah takk ada,aku tak habis pikir mengapa ia seakan berlari,bahkan aku sempat melihat bahwa laila sempat melihat kearahku setelah salam terakhir bagaimanapun aku sholat dalam keadaan mencolok(menggunakan mukenah/rukuh-orang rusia jika sholat tak mengenal rukuh,hanya menutup seluruh tubuhnya dengan baju saja) tentu saja aku yakin ainul yakin jika lalia melihat kearahku.

tak melihatnya di ruang simapn tas dan jaket(ada 1 ruangan khusu temoat menggantungkan jaket-winter-) ada yang janggal,jika ia berlari pun setidaknya masih ada waktu untuk mengenakan jaket winternya dulu sebab cuaca di luar 0 derajat,tak mungkin laila berlari tanpa jaket.dan langkah ke 2 ia keluar harus mengenakan sepatunya dulu untuk mengenakan itu semua(peralatan tempur saat winter) sekurang-kurangnya 10 menit,sedangkan aku ketika di hampiri oleh muslimah yang bernama fatimah tadi tak kurang dari 3 menit.

karena tak kudapati sosok laila di halaman masjid,berharap bertemu dengannya walau hanya sekadar salam.maka akupun langsung menelpon nya.lama tak di angkat.sampai akhirnya aku menuju halte bus,di tengah perjalanan kembali menujuu asrama laila menelpon kembali,dengan segera dan yakin aku langsung menegurnya mengapa ia pergi begitu saja dari masjid?apakah ia benar-benar tergesa-gesa sampai harus cepat-cepat pergi dari masjid? ia malah kembali bertanya? apakah aku hari ini kemasjid? kerena hari ini karena terlambat ia tak sampai di masjid untuk sholat jumat.

seakan aku tersadar dar lamunanku,aku tak percaya pada apa yang aku dengar.tapi laila tak mungkin berbohong.aku  cuma bisa bengong dan bingung.kenapa tadi aku jelas melihat laila?apakah benar tadi itu laila?atau orang yang mirip laila?jika memang mirip apa emang kembar?wajahnya benar-benar mirip.sama persis

kembali lagi ke ilusi,mungkin hari ini aku memang melihat ilusi tentang sesosok laila yang sedang sholat.atau aku memang benar-benar rabun sampai salah melihat orang,jika benar aku salah melihat orang mengapa orang yang aku lihat sebagai laila begitu cepat menghilang ketika sholat telah usai?

wallahua’lam

4 thoughts on “ilusi

  1. Banyak ilusi hadir dalam kehidupan kita Dinda..
    Bahkan karena tidak abadi, hidup kitapun kadang bisa disebut sebagai ilusi, fatamorgana..
    Saya sependapat. Didunia ini tak ada yang tak mungkin..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s