balada BATON

bismillahirohmanirohim..

**sebelumnya mau menjelaskan bahwa BATON bukanlah BATON yang terbuat dari semen tetapi BATON ini adalah Roti khas rusia yang luarnya rada keras dan dalamnya lembut..roti ini adalah makanan sehari2 masyarakat rusia(kaya nasi buat kita)

begini ceritanya…

“halo…DIT,kamu ga ke asrama aa hari ini??” tanya ku melalui henpon kepada adikku Dita

“halo aa..iya kayanya hari ini aku ga ke asrama aa dulu deh.. soalnya ucok sendirian di kamar” jawwabnya

“lho…gitu ya.. yawes lah gapapa..kenapa ucok ga di ajak juga ke sini??” tanya ku lagi pengen tau

“dia sungkan katanya…tapi aku nya juga ga ada uang ke sana.. maaf ya…minggu depan aja maennya” jawab adiku mantap.

adalah sebuah “kewajiban” ke asrama ku setiap hari libur,selain bisa main internet dita biasanya ke sini untuk “makan nasi” katanya.. karena sehari-hari adiku ini jarang makan di asramanya,kecuali hanya 1 kali dalam sehari selebihnya jika memang lapar biasanya mereka (adikku dan kawan2 indo yang tinggal di asrama yang sama) makan baton sebagi selingan,selain murah baton sangat mengenyangkan..

Tapi sayang sabtu ini adikku tak bisa datang,bukan hanya karena kobel pigi ke Moscow untuk menggantikanku ikutan konggres tapi juga karena Ucok sendirian di kamar.(untuk menemani ngobrol dan bercanda..biasanya mereka bertiga selalu bersama Dita,Ucok,dan Kobel) tapi ya sudahlah..hari ini aku sendiri lagi di kamar.. sedangkan kawan2 sekamar sibuk dengan rutinitas mereka dengan zemlakie nya(countrymate) jadi anteng di depan komputer sambil pites2..hehehe

Tapi beda.. aku kepikiran adik ku lagi..kenapa?karena ya aku kesepian di kamar..(padahal dah nyetel music kenceng ampe budeg gedeg gedeg sendiri di kamar..hihihi)akhirnya aku putuskan untuk telp dita lagi

dinda : “dit,lagi apa??”

dita:”halo a,iya ini lagi di kamar ucok sama temen2 lain ngobrol2..kenapa?” jawabnya

dinda:”ooh yadah…udah makan?” tanya ku pengen tau

dita:”sudah tadi alhamdulilah..masih ada sisa baton kemaren sudah di makan sama aku dan ucok” jawabnya mantap

dinda:”lho… ko ga makan nasi? kenapa?” tanyaku heran

dita :”iya..aku ama ucok ga punya uang untuk beli beras..abis belum dapet scholarship bulan ini” jawabnya sabar

dinda :”astagfirullah… aa lupa kasih kamu uang ya kemaren?? maaf… tapi kenapa kamu ga ke asrama aa ajah untuk makan?” tanyaku penuh sesal..

dita :”engga a..aku tau kalo aku ke asrama aa aku pasti makan nasi,tapi ucok disini makan baton ajah… aku disini aja nemenin ucok..” jawabnya berdada lapang

aku tak menyangka,ternyata adikku dita memiliki jiwa seluas hamparan langit di angkasa.ia tak rela kawannya kelaparan sendirian di asramanya,ia lebih memilih untuk setia kawan baik susah maupun senang bersama-sama.bahkan ternyata dita lebih dewasa ketimbang aku.dia bisa belajar mengalahkan nafsu nya sendiri demi kepentingan bersama..subhanallah.. aku bangga memiliki adik seperti ia..

adik yang mengajarkan aku bagaimana menjalani hidup dengan “tidak banyak menuntut” tak ada nasi..baton pun bisa menjadi ganjanlan perut,tak memikirkan dirinya sendiri untuk ke tempatku hanya sekadar makan”enak” dan melupakan ucok sendirian kepalaran di asrama…

masyaallah… adikku yang hebat…

love u my  youngsist…

9 thoughts on “balada BATON

  1. Hah..Dita..?? Adiknya Mbak Dinda..??? Di Rusia juga..???

    Wah…Keren…

    Gleg(baca selanjutnya)..Hhmm…Penuh dengan perjuangan ya Mbak, tinggal jauh dari Rumah dan harus rela untuk bersabar menjalani hari2, bukan karena kekurangan namun karena rasa tenggang rasa yang amat luar biasa..

    Orang2 seperti inilah Mbak yang akan senantiasa tau diri ketika menjadi orang Besar nanti,semoga, amiinn…

    Salam hangat Bocahbancar Mbak…🙂

  2. duuuhhhhh…anak2 yang manis…yang tidak mengeluh ketika kekurangan….yang sabaaar yaaaaa…semoga rahmat dan berkah ALLAHswt..terlimpah untuk kalian pelajar indonesia d rantau

  3. iya riyan, semua serba kebetulan haha.. kalo aku dipanggil aA sama dita karena sebetulnya manggil kaka, tapi karena masih kecil jadi ga bisa.. sedangkan kakak pertamaku di panggil kakang seharusnya tapi karena aku dulu ga bisa manggil kakang jadinya panggil Aang.

    maklum setengah sunda dan jawa :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s