di cintai tuk di sakiti

“bisa kah kau melepaskan aku? jika memang begini cara mu?” tanya ku meratap…

ini sudah ke empat kali nya dia membuat ku mendadak panas dingin dan pusing akibat darah rendah karena shock…

“aku mencintaimu….aku membutuhkan mu… tolong jangan pergi dari sisi ku… aku mohon dengan sangat..” ratap nya memohon kepadaku.

“tapi aku tak bisa terus menerus menahan cemburu… tahukah kamu?? aku menderita karena cinta mu..” keluh ku menahan air mata,rasanya beku  hati ini di buat lelaki yang kini berdiri di hadapanku saat ini sambil memelas,memohon dan mengemis agar aku sedikit berhati lunak? aku tak bisa…

luka ku,derita ku dan trauma ku masih sangat membekas dalam hati,rasa nya baru kemaren aku harus menangis kecewa dan menahan sakit nya di madu oleh kekasih ku sendiri, nurwan nama nya lelaki elok rupawan ia yang 5 tahun lalu begitu aku cintai ini tega bermain belakang dengan adik kelas ku sendiri yang telah aku kenal kan padanya,tak bisa di pungkiri memang tetapi lelaki ini terus mengejar cinta nya kepada gladis adik kelas ku sendiri…dalam salah satu pesan cinta nya kepada gladis yang sempat aku curigai dan berhasil aku baca membuat jantung ku hampir berhenti dalam pesan nya

kekasih hati ku gladis, bersabarlah karena engkau berhak mendapatkan kebahagiaan mu.. aku akan terus di sisi mu sampai ajal menjelang… dan aku berjanji untuk mu…

bagaimana hati ku tak terbakar di buat nya,seketika emosi ku meluapp dan meledak di hadapan gladis dan kawan2 ku di dalam kelas ips 3 sma ku. seketika tangis ku meledak dan aku hampir saja menampar gladis tapi urung karena di cegah oleh kawan2 ku…

aku terdiam menahan kelu dan tangis..anita dan novi memelukku dan mencoba meredakan emosi ku yang sudah terlanjur di ujung tanduk.sedangkan dewi segera mengaman kan gladys ke rumah nya…

aku tersadar dari semua kesalahan ku yang terlalu mempercayai dan mencintai nurwan dan selalu menganggap bahwa ia lah lelaki terbaik yang pernah aku temui.. tapi justru lelaki macam inilah yang menorehkan luka yang begitu mendalam dalam hati ku

semenjak aku putus dan berusaha melupakan nurwan akupun tak bisa lagi menjadi perempuan normal yang bisa dengan tulus mencintai lelaki manapun.. bayangan di dua kan dan di bohongi membuat ku tramua dan tak bisa lagi bersikap normal terhadap lelaki manapun..

selang 5 tahun tragedi nurwan.kini aku tengah di gandeng oleh seorang lelaki yang telah ku kenal keluarga nya.. menawan paras wajah nya,lembut tingkah nya terhadap perempuan tetapi sayang di sayang kedekatan ku bersama nya tak membuat aku bahagia,semenjak aku memiliki identitas baru perasaan sakit selalu menyelimuti ku setiap saat, bagaimana tidak rupawan nya kekasih ku ini mampu mendekatkan bunga bunga kepada kumbang tanpa di pinta,.

sudah berapa banyak perempuan menyatakan cinta dan sayang kepada kekasih ku ini..

wanita mana yang bisa tahan melihat kekasih nya di hinggapi bunga-bunga dari tempat nya dengan suka cita..

yang lebih membuat ku sakit adalah sikap nya yang tak tega an dengan perempuan …ia tak bisa berkata kasar kepada perempuan yang menyatakan cinta nya hal ini makin membuat ku sakit menahan cemburu.

apalah daya ku sekian kali aku berusaha lari dari cintanya,tapi seakan kaki ku tak berdaya di buat nya,aku tak bisa bergerak karena mohon nya agar aku tak meninggal kannya.ia berusahamenyakin kan diriku bahwa ia benar2 menyayangiku,mencintaiku… ah cinta? bisakah aku mempercayainya? setelah untuk kesekian kali nya aku gagal?? harus kah aku mempercayai nya lagi?cinta cinta….

aku masih terdiam menahan dongkolku.. untuk kali ini musuh nyata ku adalah cewe jauh nya bernama nurul,sesungguh nya ini bukan salah nurul yang terlalu mencintai kekasih ku,bisakah aku menyalahkan nurul untuk kasus ini?

satu hal yang tak bisa aku terima adalah mengetahui password email dan beberapa jaringan sosial di internet,sedangkan aku? harus memohon dan menangis untuk meminta nya agar aku bisa merubah nya? ternyata?

nurul tak lebih bodoh dari seekor rubah yang licik,dengan berbagai macam cara nurul membuatku bertengkar dengan kekasih ku.dan berulang kali aku termakan cemburu buta ku sendiri terhadap nurul yang jauh di sana…bayangan nurwan yang tega membodohi ku dengan gladis membuat ku makin teriris.. setiap kali aku mengingat nurul.. dadaku terasa sesak,mataku berkunang-kunang dan suhu tubuh ku naik drastis… dan aku masih sangat trauma dengan kejadian 5 tahun lalu…

“dinda… tolong jangan benci nurul.. ia tak salah.. jika kau ingin membebci.. bencilah aku… lakukan apapun yang kau mau untuk melampiaskan amarahmu kepadaku… agar kau puas.. tapi jangan pernah  tinggal kan aku…aku mohon..” dan kali ini kekasih ku menitikan air matanya tanda penyesalan terdalam,sedangakan aku masih bungkam diam seribu bahasa tanpa kata… dan masih saja merenungi dan memegang dadaku yang sedari tadi sakit…

“tak ada… tak ada yang bisa di salahkan… jika memang ada.. aku lah orang nya,.aku masih belum bisa melupakan masa kelam ku,aku masih terluka.. baik kau dan nurul.. tak ada yang  bisa di salahkan.. akulah yang masuk di antara kalian,mrusak segala nya dan nurul lah yang tersiksa karena aku telah mencuri mu dari nya.. aku ingin mengembalikan diri mu kepada dirinya… aku mohon jangan buat aku merasa menjadi pencuri.. aku tak bisa terus begini…” rintihku di tengah sakit dada ku yang makin menggejolak remuk redam.. melepaskan orang paling terkasih demi kebahagiaannya.dan itu mungkin…

“apa kau tidak mencintai ku lagi dinda? mengapa kau ingin mengembalikan ku kepada diri nya? sungguh aku tak mengerti jalan pikiranmu” tanya nya di derai airmata.. makin syahdu ratap matanya membuat ku makin sakit..mengiris hati ini

“karena sungguh cinta ku yang teramat besar lah yang membuatku tak dapat bersama mu lagi… ku mohon lepaskan aku.. lepaskan aku…” pintaku menahan perih..

“jika memang ini yang menjadi pilihan mu… aku akan rela..demi kebahagiaan mu..tapi aku akan buktikan bahwa tak ada lagi nurul,firdaus,bahkan perempuan lain dai hati ku terkeculai kamu… aku tak akan bisa melepaskan hatimu dari hati ku walaupun jika tak bisa lagi bersama…” jawabnya menahan tetsan air mata duka dalam yang menandakan perpisahan kami di malam itu..

bulan dan bintang menjadi saksi atas ikrar yang telah di janjikan dirinya di hadapanku,walaoupun jauh sekali dalam lubuk hati ku., aku masih tak rela berpisah denganya.. bintang..kekasihku…


**to be continued**


Iklan

One thought on “di cintai tuk di sakiti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s