aku dan kawan baru ku… Tapushi(bangladesh girl)

Akhirnya hari ini datang juga,hari yang sangat tidak aku kehendaki tetapi tetap harus kujalani,tak ada yang istimewa untuk sebuah hari dimana kita harus kembali meninggalkan sanak saudara dan tanah air tercinta,hari dimana harus berpisah dengan segala kemudahan..

Ya inilah hari dimana aku harus kembali ke Negara di mana aku melanjutkan belajar demi masa depan,memang di manapun tidak akan terasa nikmat jika tidak di nikmati sama hal nya aku saat ini.. sama sekali tak bersyukur… huuuuuu

Indonesia yang serba mudah,dan nyaman(tanpa ada nya gempa dan musibah lain tentu nya),di mana saat lapar menyerang dengan mudah kita bisa mendapati berbagai makanan enak di warung-warung dengan harga sangat sangat MURAH..(untuk jenis warteg tentunya tapi warteg yang berada di lingkungan kampus juga tentu..hehehe) apalagi di rumah ku yang halaman nya sangatlah luas…(hampir 1hektar sebenar nya ini halaman apa kebon orang ya??) yang di tanami berbagai macam sayur-mayur dan buah buahan musiman,.jika tak ada uang untuk berbelanja sayur mayur tinggalah metik jika kekurangan vitamin maka bisa saja memetik buah mangga (jika musim) dan juga anggur serta buah tropis seperti jambu air dan kedondong.. sedap…(gini nih penyakit tak mau pulang ke rusia-nya…hmmm)

sebenar nya aku tak pernah rela meninggalakan tanah air ku,tetapi apa daya demi masa depan yang kinclong aku tetap harus menjalani kepahitan?(maksudnya pahit karena harus terpipsah jauh dari orang tua dan para sahabat) tetapi toh… aku pergi untuk kembali iya tho??kembali dengan membawa perubahan…yah siapa tau bisa jadi bupati Bangil?? Iya tho?? hahaha Hari ini adalah hari di mana aku harus kembali dengan membawa sejuta semangat baru demi menuntaskan kuliah ku,kuliah yang di berikan secara Cuma Cuma oleh pemerintahan orang lain..(kemana ya..jatah dari pemerintahku??)

walaupun tersisa 2 tahun lagi tetapi tetap saja semangat baru harus terus di pupuk agar bisa menyelesaikananya dengan baik..(amin) Dengan semangat agar lekas menyelesaikan tugas kuliah dan juga dengan lemas meninggalkan tanah air,perasaan bercampur aduk tak keruan hinggap di kepalaku menggilaskan suasana marau di segala sudut pandangku..entah ini perasaan gembira atau kah sedih..sedang orang tua ku tak dapat mengantarkan ku sampai bandara soekarno-hatta Jakarta mereka tak dapat melihat punggungku menghilang di balik kaca pembatas ruang saat check in(ce ileh.. jadi inget pilm meteor garden )

karena bapak ku harus kembali bertugas mengantarkan para tamu nya untuk bertamasya..dan untuk itu mamah ku pun harus juga kembali ke kota Bangil bersama bapak,aaah miris sekali aku ini…(seperti jelangkung yang datang tak di jemput pulang tak di antar.. seperti nya aku sudah setengah berinkarnasi menjadi setan dari batok kelapa itu..hihihih) Tapi setidak nya ada 2 orang teman ku yang pulang bersama ke tanah rusia tahun ini.. Hmmm…setelah check in aku harus mengurus bebas fiscal ku ke kantor pajak di bandara,para petugas pajak langsung menanyakan kartu NPWP,sedangkan ke dua temanku tidak..ada yang aneh dengan para petugas kali ini.,setelah aku sadari adalah,mungkin karena aku yang menggunakan jilbab sedangkan teman ku yang lain tidak,mereka menyangka aku sebagai TKI yang akan ke luar negri apalagi setelah mereka tau aku akan berhenti di abudhabi(mereka tak melihat tiket terusanku dari abudhabi ke Moscow) sangat miriss.. hanya karena aku mengenakan jilbab mereka langsung men-jugde aku sebagai TKW yang harus di Tanya kartu bebas pajak nya(aku sedang tersinggung mode : ON)

Apa memang harus seorang TKW identik dengan jilbab??? Coba lihat kawan-kawan yang kuliah di mesir,yaman,dan Saudi??? Apa mereka juga di anggap TKW sama orang orang bandara???menyebalkan….(tetapi aku tak berpikir profesi sebagai TKW itu buruk dan salah!!) Hanya saja aku tak suka dengan orang –orang yang men-judge orang lain hanya dari penampilan luar saja..kita kan tak pernah tau dengan siapa dan bagaimana orang yang berhadapan dengan kita ???? bener ga sih???

sebetulnya tak ada yang bisa aku ceritakan di perjalanan dari Jakarta menuju abudhabi(aku menggunakan pesawat dari tanah arab)dan di ibu kota emirates itu aku harus menajdi gelandangan selama 10 jam di bandara internationalnya… bisa di bayangkan kan??10 jam kawan,lama… hampir setengah hari aku di bandara yang AC nya sangaaaaaaaat dingin tak keruan…(saat itu aku udah mengenakan jaket yang lumayan tebal juga sih..jaket kampus sita an dari kawanku yang kuliah di Malang..ssst….. )

perjalanan kembali di lanjutkan setelah kering di bandara abudhabi,pesawat ke Moscow di buka pukul 9.45am dan kami bertiga baru beranjak pukul 9.15 sedangkan gate nomer 11 sangat jauuuh sekali,(12 menit kita berjalan kaki dari gate nomer 22) saat tiba di gate nomer 11 ternyata kami langsung masuk kedalam peswat dan saat tersadar, pesawat langsung saja take off(HAH?? Jadi 9.45 itu adalah jadwal take off pesawat dan bukannya gate yang baru di buka…nyaris saja kami bertiga ketinggalan pesawat.. fiuuuh alhamdulilaaaaah)

Pesawat dengan boing 77 itu kini telah tinggal landas aku dan tika duduk bersebelahan,sedangkan di tempat duduk ke tiga adalah seorang gadis berwajah India,setelah kami berkenalan kami tahu bahwa dia adalah seorang gadis Bangladesh bernama TAPUSHI(ah jadi inget bahasa jawa “tak apusi”…weeeek…lhoo?),yang juga seorang muslim  alhamdulilaaaah… Setelah lama kami bercakap cakap,dan setelah aku memberikan pertanyaan terbodoh yang pernah aku lontarkan (where are u going Tapushi???? )dan jawaban dia adalah “RUSSIA of course…”(ye ileeh.. emang angkot yang bisa turun di mana aja?? Kalo pesawat mah udah jelas tujuannya… geblek bangetttt )

Tetapi setelah pemanasan lidah (maklum udah mulai kaku karena hampir 3 bulan jarang di pake buat bahasa inggris dan rusia, jadi lidah terasa kaku sekali.. huhuhuh) aku bisa menguasai medan(suasana maksudnya..dan bukan menguasai medan karena aku menang dari perang.. -apa siiih..???-)

Aku baru tau kalo Tapushi juga kuliah di kota ku Rostov na Donu.. asiiik ada teman…..dia ini adalah mahasiswa kedokteran tingkat 4,dan benar saja setelah aku Tanya tentang mahasiswa Indonesia kita yang juga kuliah di kedokteran di tinggat 4 bernama angel,dia kenal… dia adalah kawan dekat angel… waw.. greaaat!!! Langsung aja aku menawari nya untuk pergi ke kota rostov bersama sama.. dan dia setuju!!

2.55 pm,waktu rusia pesawat sudah terbang di dataran rusia dan 10 menit lagi kami akan turun di bandara international Domodedovo Moskva,perasaan gembira karena perjalanan pesawat sangat mulus dan tak ada hambatan berarti kecuali sedikit goyangan karena angin kencang sepanjang perjalanan yang sempat membuatku sebentar flash back ke masa masa indah selama di dunia..(sapa tau menjadi sebuah sejarah baru..pesawat yang aku tumpangi ternyata harus mendarat tidak pada tempatnya…hmm siapa sangka coba?? Pesawat adalah transportasi yang terbang rata-rata di atas 10.000 kaki di atas permukaan laut,jika samapi terjadi hal hal yang tak di inginkan kepada siapa kita bisa minta tolong??? Hanya ALLAH kan??ya arti nya?? Pasrah pada kehendak nya dan bertaubat sebelum naik pesawat… hohohoh)

Saat kami bertiga eh ber lima setelah ditambah Tapushi dan Rulit (mahasiswa Indonesia yang juga kuliah di rusia dan seanggakatan dengan aku,dia menghabiskan liburannya di India selama 1,5 bulan) dan pantas saja sedari tadi ada yang aneh dengan mr.rulit ini… dia mengenakan pakaian yang biasa di kenanan syahrukhan itu tuh bintang idola India yang idungnya super gede.,rulit dengan kemeja garis verticalnya yang berwarna kuning blewah dan celana kolor kotak kotak berwarna merah sedengkul,benar benar paduan busana yang tidak Mecing…huuuu

Bandara domodedova,suasana rusia memang kentak,tak ada lagi iklan iklan berbahasa Indonesia lagi,tak ada lagi kata-kata selamat datang yang ada adalah huruf huruf cirilic yang membuat ku selalu ingin muntah,Kami yang sedang mengantri untuk pemeriksaan passport dan visa tiba-tiba melihat sesosok manusia asing dengan tinggi tak lebih dari 165cm,dengan kepala gundul mondar mandir di dalam bandara,tak lama aku berteriak… “Pak MUL!!”….dan beliau sumringah…yah pak Mulyadi seorang konselor KBRI yang punya ijin khusus untuk berkeliaran di dalam bandara sampai pada bagian visa,benar benar manusia sakti…!!!hmmm Pak mul yang sedang mencari 2 orang tamu dari Indonesia,ternyata mendapati kita para mahasiswa nya yang baru saja datang,dengan hati yang ringan pak Mul menawari kami ber5 untuk numpang sampai KBRI (lumayan irit ongkos sampai kota!!) tapi sayang tika harus langsung pulang ke kota oblast novomoscovki yang berjarak 3 jam dari kota Moscow dengan menggunakan bis,seadngkan aku,tapushi,rulit dan burhan pun ikut numpang sampai KBRI..spasiba pak mul…

Tapi tunggu,..

Ada yang keselip..

Setelah lolos dari bagian visa dan passport kelluar bandara pun kami harus di sensor lagi barang barang yang kami bawa,YUPS … barang-barang yang aku bawa semua nya aman.. lolos tak ada pertanyaan…

Tetapi ketika Tapushi memasukkan tas cangklong berwarna coklat yang ia bawa,petugas menemukan benda asing yang belum pernah ia lihat di Rusia,. Dengan sigap dan dingin(orang rusia terkenal dengan sikap dingin tanpa senyum nya jadi jangan kaget..) sang petugas memerintah Tapushi membuka isi tas nya.,dan sebelum ia benar-benar membuka untuk memeriksa isi tas kawan baru ku ini sangpetugas terlebih dahulu menodorkan tongkat khusus yang berguna mengantisipasi senjata api,ke seluruh bagian tas Tapushi,dengan wajah yang sangat pucat Tapushi berusaha menenangkan diri sedangkan aku dan beberapa orang lainnya di pinggirkan untuk pengamanan…

kulihat mulut Tapushi komat kamit membaca doa,sang petugas dengan perlahan membuka tas coklat tersebut… suasana di pintu keluar menegang…beberapa orang lekas-lekas keluar dan tak mendekat ke area yang tertutup untuk pemeriksaan,. Dan setelah terbuka..sang petugas menemukan benda asing berwarna hijau..berbentuk lonjong dan sedikit keras sebesar bayi manusia berukuruan 1 kg,dengan tersenyum Tapushi membuka benda asing itu dan sang petugas sedikit menjauh,setalh membuka irisan benda itu terlihat lah dari dalam warna orange cerah dengan beberapa biji hitam..

Tapushi memastikan bahwa benda yang ia bawa tidak lah berbahaya dan sang penjaga pun mendekat perlahan,mengangkat sang benda asing sambil membau-bau i.. ia bertanya apakah isi dari benda ini? Apakah mesiu?? Atau benda yang dapat meledak?? Dengan bete Tapushi segera menjelaskan bahwa benda asing yang ia bawa adalah PAPAYA!!!!

Tentu saja sang petugas tak langsung percaya,selama hidup nya ia tak pernah melihat ada papaya sebesar bayi manusia,yang ia tahu papaya di rusia berukuran gemgaman tangan manusia… Beberapa orang yang melihat kejadian itu tersenyum lega,petugas bandara akhir nya melepaskan Tapushi dan aku masih terbengong-bengong dengan kejadian kali ini,,aku tak pernah tersadar jika di rusia buah tropis tak ada yang berukuran raksasa (aku pernah melihat buah kelapa,di Indonesia umum nya kelapa sebesar kepala manusia,sedangkan di supermarket di rusia kepala yang ada hanya sebesar kepalan tangan orang dewasa.. )selain itu aku tersadar,apa yang ada di pikiran Tapushi?? Sebegitu cintakah ia terhadap buah ini??

Atau ia memang sedang punya sembelit hingga harus membawa papaya masuk rusia bersama nya?? Atau buah papaya yang ia bawa adalah wasiat dari nenek nya sewaktu di bandara sehingga ia tak kuasa menolak pemberian sang nenek?? Aaaah… sungguh ada-ada saja kejadian kali ini….untung saja Tapushi tak membawa durian masuk ke rusia.. bisa bisa ia ditahan karena di anggap meracuni orang rusia dengan bau durian ???

Entahlah….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s