berjalan di lorong waktu

Mungkin kebanyakan orang berpikir setelah 3 tahun menghilang akan berubah menjadi orang lain?
Tak selama nya menghilang akan mengubah seseorang dengan tabiat asalnya,contoh nya aku? Ya aku.. setelah 3 tahun menghilangkan diri (ah,, atau apa lah namanya itu,aku tetap lah dinda yang keluarga ku kenal atau aku tetaplah aku yang sahabat sahabat ku kenal..

aku rasa seperti itu lah aku setidaknya)bahkan banyak di antara yang lain ketika kepergian seseorang ke Negara lain yang sangat berbeda kultur dengan kita bisa mengubah kita? Tak selama nya.. itu juga tergantung dari banyak factor,.manusia tidak akan mudah berubah ah.. salah.. tepatnya mengubah tabiat asli dari kecil..begitulah seorang yang misterius datang menasehati ku sewaktu aku masih berusia 15 tahun.

Sempat aku berpikir aku akan kehilangan siapa diriku sewaktu kembali ketanah air,yah.. bisa di katakana sebagai krisis jati diri,tapi nyata nya? Aku seperti berjalan di lorong waktu,aku seperti kembali ke masa 3 tahun lalu sebelum aku berangkat menghilang.. perasaan ku kepada teman temanku,kepada orang tua ku,bahkan kepada tetangga ku.. kepada mereka aku masih tetap seperti dahulu sama seperti sebelum kepergianku.. setidak nya itulah aku.. tak merasa canggung..

Hanya saja.. sepintas beberapa memory dalam otak ku sedikit tak beraturan,kenapa? Karena setelah 3 tahun aku berusaha kembali mengingat hal hal penting tentang apapun sampai hal terkecil,.tapi sayangnya.. tak semua hal setelah 3 tahun aku bisa ingat.. mungkin gudang memory ku sudah terlalu berdebu hingga tak lagi bisa di masuki dan mencari hal-hal yang bisa mengingatkan ku akan sesuatu atau terlalu lama di simpan hingga beberapa hal kecil menghilang di makan oleh tikus?tak ada yang tahu…

seperti contoh, aku banyak lupa tentang nama nama daerah di kotaku,bahkan nama-nama teman yang mungkin tidak terlalu dekat dengan ku.. tapi kurasa itu hal yang wajar,karena memory akan selalu menyimpan data yang hanya terasa sangat berkesan di dalam ingatan.. setidak nya itulah yang aku tau..

Kembali ke time tunnel 3 tahun lalu,sayang nya tak membuatku terlalu bahagia,pasalnya hal-hal yang aku pikir akan menyenangkan saat 3 tahun lalu tak akan berulang,jaman sudah berubah, usia semakin bertambah,dan banyak hal yang terjadi dalam hidup yang aku lewati,.iya… jika 3 tahun lalu aku masih bisa bersenda gurau dengan kawan-kawan lama dan sahabat sahabat ceria ku, kini aku kehilangan mereka,kebanyakan dari mereka sudah berkeluarga,mereka terlalu repot menurusi anak dan suami mereka,tak ada waktu untuk menemaniku sekedar bejalan jalan dan nongkrong di café,seperti itulah..

hal yang seharus nya menyenangkan di masa 3 tahun lampau tak lagi terasa hangat.. tak akan lagi terulangi karena mereka berjalan di waktu yang benar,di masa yang benar ,mereka mengalami proses yang memenuhi syarat waktu.. hanya aku sendiri yang berjalan di waktu yang sama.ah.. bukan.. tetapi aku yang memaksa kembali ke masa lalu dengan timetunnel.. dengan segala ke naifan ku di 3 tahun lalu…

Rostov on don,

Iklan

6 thoughts on “berjalan di lorong waktu

  1. Assalamu’alaikum…. 🙂

    Mbak Dinda, akhirnya masa yang dinanti2 itu datang juga, sayang tulisannya banyak Mbak yang dipublish pada tanggal yang bersamaan, tanggal 16 Oktober 2009. Mungkin saya akan mengomentari yang di sini saja ya, ini merupakan isi hati Mbak Dinda, dan saya tertarik untuk membaca dan mengomentarinya 🙂

    Yaa..amat sangat wajar sich kalau Mbak Dinda merasakan hal ini, 3 tahun yang lalu dan hari ini, efek dari apa yang kita lakukan adalah kejadian hari ini yang kita rasakan. Semua mengambil jalannya masing-masing MBak, sehingga jika kita melihatnya secara ekstrim, sepertinya kita berjalan di dunia yang sangat berbeda(padahal masih di Bumi juga), apa yang menjadi keseharian kita, apa yang menjadi kebiasaan, apa yang kita dapatkan hari ini adalah sangat berbeda antara satu dengan yang lainnya.

    Hal yang paling Logis untuk dilakukan yakni BERPIKIR POSITIF TERHADAP MASA DEPAN. Masa lalu boleh indah(meski sekarang juga indah) namun yakinlah bahwa masa depan yang sedang kita bangun sekarang ini akan dapat menghasilkan masa depan yang tidak hanya indah namun cerah. Kepuasan bathin dan materi akan kita dapatkan, kebutuhan sosial dan jasmani serta rohani terpenuhi, dan persiapan bekal untuk mati telah terkantongi.
    Bukankah seperti itu masa depan yang kita inginkan Mbak…???

    Ayyooooo semangat, bangunlah mimpi Mbak Dinda menjulang tinggi hingga ke angkasa, raih dengan pesawat Jet supaya cepat sampai. Enjoy the life and MARI BERGEMBIRA 🙂

    Salam semangat selalu dari Bandung untuk Mbak Dinda yang jauh berada di Roztov sana 🙂
    http://garasiusaha.wordpress.com/

  2. hahahahaha.. spasiba joban :p
    bener juga.. patinya kita harus terus bersyukur dengan apa yang terjadi hari ini.. karena masa lalu itu hanya kenangan.. sedangkan hari ini adalah hadiah.. 🙂

    @ pak cahya : iya.. percaya ga percaya tapi ada looh

  3. Kita di posisi yang berseberangan mbak. Waktu itu, temenku pulang dari merantau. Tidak sejauh Mbak Dinda sih, dia merantau ke Bengkulu untuk kuliah. Pulang ke kampung setelah empat tahun. Wuih kelakuannya kayak kembali kayak anak SMA. Ngajak aku main ke sana-main kemari. ke rumah Si A, ke rumah Si B, Ke rumah Si C, dan seterusnya.maen Play Station kayak waktu SMA (Padahal di Bengkulu dia ga pernah maen, aku juga lama gak maen). Dengan kedatangan teman yang sudah lama gak ketemu, kelakuan kami berbalik seperti masa SMA dulu.

    Setelah dia kembali ke bengkulu (soale dia sudah bekerja di sono) baru aku tersadar dari waktu balikku dan melompat ke masa kini lagi, bekerja lagi seperti biasa.

  4. betuuulll.. dan itu kadang bikin kita lupa dengan masa sekarang.. asik jga siiih cuma terkadang kalo kelebihan membuat kita jadi mengalami krisis jati diri dimana kita lupa dimana posisi kita sebelumnya 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s