melepas jejaring sosial dari kehidupan nyata

hidup di jaman modern tidak “hidup” rasanya tanpa internet…

karena dari internet lahi kita menerima segala informasi yang kita mau di saat itu juga dari seluruh sudut dunia,tapi apakah pernah kita tersadar bahwa duduk di depan komputer berjam jam bisa membuat kita akhirnya menjadi ketagihan??

terkadang kita sudah bisa merasa tentang bagaimana tidak enak nya merasa tergantung bahkan sampai ketagihan akan hal yang kita anggap tadi nya sangat bermanfaat bagi kita menjadi hal paling menyakitkan bagi kita?

seperti kebanyakan mahasiswa pada umum nya,saya juga memanfaat kan internet sebagai media yang sangat penting sebagai alat yang menunjang pendidikan saya yang membutuhkan informasi dari Indonseia(kebetulan saya sedang di Rusia) dan untuk kehidupan sosial saya melalui jejaring sosial yang tersedia juga di Internet.. tanpa internet hidup begitu membosankan karena kehidupan monoton perkuliahan yang membuat saya benar benar menyita waktu di kampus.

sampai akhirnya saya berkenalan dan registrasi ke dalam jejaring sosial yang lumayan sangat terkenal di dunia maya.saya secara pribadi sangat bergembira dengan menjadi salah satu anggota jejaring sosial ini,apa lagi saya yang memang sedang jauh dari keluarga memanfaat kan “jejaring sosial”  sebagai salah satu media komunikasi yang sangat canggih,orang tua ku bisa langsung mengetahui  semua aktivitas ku saat itu juga dalam hitungan detik,sampai pada memperkenalkan saya kepada calon saya,bahkan teman teman saya yang lama menghilang akhirnya bisa bertemu lagi atas jasa jejaring sosial ini.

manfaat yang sangat luar biasa positif buat kehidupan saya pribadi dan membuat aku merasakan begitu dekat nya jarak rusia-indonesia lewat cara ini.

“sesuatu yang berlebihan itu tidak baik”

memang benar,bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidak baik bagi kita terlebih buat kesehatan jasmani dan rohani,sama hal nya ketika saya pribadi pada akhirnya merasa kecanduan dari “jejaring sosial” ketika saya merasa sepi di dunia nyata dan lebih eksis di dunia maya,membuat saya susah untuk berinteraksi sosial dengan kawan kawan saya di dunia nyata,bahkan yang lebih menyiksa saya adalah “jejaring sosial” ini membuat saya lupa akan kewajiban saya untuk belajar.

3 bulan saya kecanduan “jejaring sosial” membuat saya stress bahkan depresi,saya lebih sering marah marah,emosi yang tidak stabil,dan menjadikan dunia maya ini sebagai pelarian dari dunia nyata,meskipun saya tau bahwa di dunia nyata masih banyak hal penting yang harus saya kerjakan di bandingkan hanya dengan diam dan mencoba mencari tahu hal hal yang tidak terlalu penting di dalam dunia maya lewat jejaring sosial.

selain dampak negatif pada jasmani saya yang akhirnya saya sering mengalami sakit pada punggung karena berlama-lama di duduk di depan komputer,bahkan sering mengalami sakit kepala yang luar biasa. dampak negatif  pada psikis saya pun akhirnya saya rasakan,saya akhirnya menjadi kecanduan untuk masuk kedunia maya dan merasa belum hidup jika saya belum masuk kedunia maya “meskipun hanya menyapa kawan-kawan maya saya” ,selain berkurangnya interaksi sosial saya pun merasakan depresi ketika saya sudah terlalu lama duduk di depan komputer dan bermain main di jejaring sosial rasanya..tidak enak sekali rasa penat,jenuh dan pusing menghinggapi tetapi yang lebih parah adalah perasaan “wajib” untuk duduk berlama lama karena dampak rutinitas yang tercipta dari aktivitas saya sehari hari ,membuat saya tidak berdaya meninggalkan dunia maya.

sampai  pada akhirnya pada titik jenuh saya putuskan untuk menghapus account jejaring sosial saya dan sedikit demi sedikit mundur dari dunia maya meskipun tidak sepenuh nya saya menghilang dari dunia maya karena komunikasi dengan orang rumah saya lakukan atas jasa internet.

setelah beberapa hari melepas dunia maya dari kehidupan nyata ku aku merasa lebih menjadi manusia nyata,meskipun terkadang masih saja terbesit untuk mengembalikan account saya,tetapi saya rasa saya cukup mengerti untuk hal seperti ini,hal yang seharus nya saya lakukan demi masa depan saya di dalam kehidupan “nyata” saya yang lebih sehat karena saya hidup di alam nyata yang membutuhkan interaksi sosial yang nyata dan bukan hanya sekedar dunia maya.

semoga dengan berkurangnya intensifitas saya di dunia maya saya bisa mengobati psikis saya,dan ketika saya sudah lebih siap untuk terjun lagi ke dalam dunia maya saya akan kembali🙂


Rostov,31-12-2009


7 thoughts on “melepas jejaring sosial dari kehidupan nyata

  1. Malah kebalikan ya sama aku. Dulu aku pernah kecanduan yang namanya “jejaring sosial” trus tiga atau empat bulan yang lalu tak hapus deh akun ku dari situs itu. eh… dua minggu yang lalu malah bikin baru lagi.

    Kenapa saya bikin baru lagi, karena masih pengen berinteraksi dengan teman teman lama yang sekarang udah berserakan kemana-mana.

    Semoga kali ini tidak menjadi candu (lagi).

  2. lho.. aku juga nutup temporary.. yang jelas.. biar hilang dulu kecanduannya.. baru kalo udah lebih siap.. akan kembali ber maya maya ria.. abis temen2 dan keluarga semua di sana… hiks hiks.. demi kesehatan..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s