cinta yang tulus

sebelumnya aku mau minta maaf untukmu…

aku tau rasa ini berat..

sebuah cinta  yang lahir dari sebuah niat yang baik..saat kau pertama kali mengenalku,kau ak pernah bertanya tentang siapa aku dan bagaimana aku sebenarnya…kau hanya tau bahwa aku adalah seorang teman dari adikmu meski tak dekat..

engkau tak menginginkan tau tentang ku secara fisik..karena kau bilang saat kau ingin mengenalku lebih dekat, kau adukan kepada orang tua mu mengenai aku.mendapat lampu hijau dari orang tua mu pun kau sampaikan kepadaku bahwa kau menginginkan hubungan lebih serius denganku meski pun kita terpisah oleh jarak.

pada awalnya aku tak percaya pada semua kata-kata mu sampai pada permohonanku agar kau bertemu dengan orang tua ku jika kau memang serius. meski tidak formal  kau datang memenuhi pintaku agar aku bisa sedikit yakin dengan kesungguhanmu.

untukmembunuh waktu kau bekerja tak kenal waktu,bahkan terkadang kau sibuk dengan pekerjaanmu hingga lupa mengirimiku kabar,kau katakan bahwa bukan sengaja tak kirimkabar tapi karena tak ingin aku terganggu.

kau bersungguh sungguh menyiapkan segalanya untuk kedatanganku 1 tahun lagi ,tapi aku menyepelekanmu..

saat komunikasi kita di landa masalah,kau selalu menjelaskan dengan rinci perihal kendala teknis yang sedang terjadi,dan aku hanya mengatakanmu “acuh” dan beralasan padaku..

kau jaga interaksimu dari para akhwat demi menjaga diri untukku sedangkan aku demi menarikperhatianmu dari pekerjaanmu barang sedetikaku menyibukkan diri bermesra-mesra dengan kawan kawanku.

bahkan dengan sengaja aku selalu memancingmu marah dengan seorang kawan laki -laki ku tapi kau hanya berkata “cinta ini untukmu,dan aku ingin kau bahagia”

berkali-kali aku marah karena seorang akhwat yang hanya sekedar menyapamu lewat jejaring sosialmu yang jarang kau sentuh karena pekerjaanmu kau selalu menjelaskan dengan detail dan dengan bukti yang nyata tapi aku berkilah “kau bohong”

berkali-kali aku menginginkan kau pergi karena aku menganggap kau telah salah pilih tapi kau tak bergeming.. kau berusaha menyakinkan aku bahwa hanya aku lah satu satunya perempuan yang kau cintai selain ibu dan adikmu. tapi aku tak berkutik dengan penjelasanmu itu.

dan sekarang ketika kau sedang di kejar deadline pekejaanmu aku membuat masalah denganmu menyulut pertengkaran di antara kita karena emosi ku yang tak terkontrol dan kehilangan semangat dalamberkomunikasi kau masih tetap bisa memaklumi.

berkali kali aku bilang bahwa aku “masih trauma” dengan kejadian dulu dan selalu menaruh curiga berlebihan kepadamu dan kau tak tersinggung meski selalu aku menggunakan alasan yang sama dan menykiti perasaanmu dengan menyakiti diri ku sendiri…

kau terlalu dewasa untuk memahami seorang yang sakit seperti aku ini,kau terlalu lunak untuk memahami aku yang keras ini,kau membuatku tak bisa pergi darimu meski kau tak pernah sekalipun mengikat kebebasanku.

terlalu bodoh jika aku pergi meninggalkanmu

siapa lagi yang mau memikirkan ku?

siapa lagi yang mau berdoa kepada Tuhan untukku??

siapa lagi yang mau mendengarkan aku curhat berjamjam sedang kau masih harus kerja lembur?

siapa lagi yang mau mengusap air mata ku jika aku menangis tersedu sedu karena masalah yang sedang kuhadapi??

siapa lagi yang akan bermain gitar dan menyanyuntukku??

siapalagi yang bisa aku marahi dan meluapkan emosi ku tanpa melawan jika aku sedang marah?

siapa lagi yang bisa memberiku nasihat jika aku sedang kehilangan arah??

siapa lagi yang mengingatkan aku untukterus mendekat kepada Tuhan??

jika bukan kamu?? siapa lagi???

meskipun mungkin banyak laki2 yang bersedia melakukan nya untukku.. tapi aku tak tau apakah ketulusan itu bisa mengalir seperti mu??

maafkan aku ya.. aku tak pergi meninggalkanmu aku hanya mau menata hatiku…

semoga kau mengerti,

7-3-2010

Iklan

3 thoughts on “cinta yang tulus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s