aku iri kamas!kenapa kita tidak seperti mereka

dari mbah gugel

“din,gimana kabarmu dengan kamas mu?? masih LDR kan??” tanya pacar temen ku suatu hari di YM.

“masih… alhamdulillah.. kabar kami baik-baik.. cuma akhir-akhir ini komunikasi kami sedang jarang,kamas lagi sibuk ngajar..jadi cuma sempet kirim email saja untuk telp dan chating ga sempet mas..” jelas ku detail.

“hems… aku juga guru,aku juga ngajar.. tapi aku tetep bisa komunikasi dengan lancar fani meskipun aku tidur cuma 3 jam tiap hari” jelas mas rizal lagi,ketikan mas rizal di Ym ku membuatku panas dingin.

mas rizal ini adalh kekasih dari fani yang kebetulan sama-sama LDR fani berangkat ke rusia bulan sepetmber lalu dan meninggalkan mas rizal sementara waktu,memang sempat kami membahas gimana rasa nya LDR bagi mereka berdua .

“yang penting sih komunikasi din..” jawab fani singkat.

iya sih,aku juga berpikir komunikasi is number 1 karena tanpa komunikasi, ya ga ada hubungan LDR itu. tapi aku berpikir lagi tapi kan meskipun kadang-kadang 2 hari sekali hanya sempat mengirim email 1 atau 2 kali saja kamas tetap akan mengirimkan kabar nya secara detail apa saja yang telah di lalui nya.meskipun tidak detail seperti anak-anak ABG yang sedang pacaran,yang hampir setiap menit kirim kabar,atau tanya kasih perhatian yang basa basi.hhh…

perkataan mas rizal berhasil membuatku curiga ke kamas,aku mulai arogan aku mulai protes karena aku iri sama mas rizal dan fani.

“kamas… boleh ga dinda tanya??” tanyaku suatu

“iya,ada apa diajeng??” tanya kamas tanpa rasa curiga

“emang sms ataupun kirim email itu berat sekali ya? sampe ga bisa kirim kabar setiap hari? minimal tanya kabar setiap hari dong” tanyaku mulai kritis.

“maaf diajeng sayang,memang akhir-akhir ini sedang ada kendala teknis.. lapto kamas rusak,,seperti diajeng tau kan? kamas belum sempat ke tempat reparasi bulan ini anak-anak sltp sedang ujian,dan setelah itu kamas harus mempersiapkan raport mereka” jelas kamas membela diri

sayangnya penjelasan kamas itu membuatku semakin marah,dan tidak percaya begitu saja. mas rizal juga guru tapip bisa menjaga komunikasi,tapi kenapa kamas ga bisa! huh aku mulai eneg dengan alasan-alasan kamas.

“alasan lagi! kan bisa pake hape kamas? berat banget ya hape nya sampe ga kuat kirim kabar?” tanyaku mulai emosi.

“…….” kamas terdiam,menarik nafas panjang.ia tau aku sedang emosi

“diajeng,maafin kamas atas segala keterbatasan kamas sebagai manusia. bukannya berat atau kamas tidak mampu menuliskan sms,terkadang kamas lalai. karena seperti yang diajeng tau kamas bekerja di 3 lembaga pendidikan ditambah lagi kamas adalah wakasek sltp islam, kamas belum bilang ke diajeng jika sekarang kamas juga menjabat sebagai ketua umum lembaga islam untuk jawatimur dan balil,amanah ku bertambah sayang.. maafin kamas ya.. jika selama ini diajeng merasa teracuhkan kamas akan tetap membaca email-email diajeng meski kamas jarang bisa membalas nya.. bagi kamas.. masih bisa membaca email dari diajeng dan mengetahui diajeng dalam keadaan bahagia dan sehat kamas sudah ikut bahagia dan memabuat kamas semakin bersemangat untuk bekerja untuk mempersiapkan kepulangan diajeng..”

kata-kata kamas tetap tidak mencairkan hatiku yang terlanjur dibutakan dengan iri hati kepada fani dan mas rizal.

“alasan! kamas selalu alasan!” kataku ketus tanpa ampun

“………..” kamas terdiam,sepertinya kata-kataku membuat ia merasa bersalah.

“diajeng.. sampai seperti itukan diajeng marah pada kamas? maaf sayang,bukan maksud kamas membuat diajeng tidak nyaman dengan LDR kita,sungguh.. jika diajeng mau membandingkan kamas dengan mantan-mantan atau orang lain diajeng akan selalu kecewa dan tidak puas dengan hubungan kita yang penuh kekurangan di sana sini, kamas mengerti sekali diajeng merasa di acuhkan,kamas tidak mampu memberikan diajeng perhatian setiap saat tidak mampu menuliskan kata-kata rayuan gombal setiap saat karena di lain hal itu kamas percaya ada yang lebih penting yaitu masa depan kita..sungguh jika orang lain menyatakan cinta dengan cara-cara nya sendiri kamaspun demikian,kehadiran diajeng telah insyallah mantab di hati kamas,membuat kamas bersemangat untuk mempersiapkan diri “menyambut” diajeng kelak. memang LDR ini sangat berat ditambah adanya perbedaan waktu antara indonesia-rusia,dan kendala teknis ini. sehingga kamas tidak mampu untuk sebentar singgah di warnet untuk chat atau menelpon diajeng tentunya” jawab kamas panjang lebar

“kamas masih mau membela diri? tega sekali!” pertanyaanku benar-benar mulai tak terarah,aku sudah terlanjur emosi.tak mampu menguasainya..

“……..” kamas kembali terdiam.

“silahkan..diajeng boleh dan mempunyai hak untuk berpendapat,maafkan kamas tidak mampu memenuhi segala permintaan diajeng..tapi demi allah jika kamas berniat hanya untuk nafsu semata kamas tidak akan menjallin hubungan sesrius ini dengan diajeng..”

hatiku mulai luluh,sepertinya otakku muali mencerna kata-katanya ada benarnya juga, perbedaan waktu itu nyata. ketika aku baru akan istirahat malam,di indonesia sudah memulai hari nya kamas akan bersiap untuk sholat subuh dan biasa nya kamas akan menyempatkan diri untukmembalas emailku,kemudian berangkat bekkerja,ketika aku bangun pagi hari, kamas masih di sekolah dan masih mengajar ketika aku pulang kuliah saat itu di rusia sudah pukul 8 malam dan di indonesia sudah pukul 12 malam,tentu nya kamas sudah istirahat.

“kamas,..” bibirku tercekat dadaku naik turun aku merasa besalah telah di butakan oleh iri hati ku pada tempat yang tidak semestinya

“iya diajeng..” kata-katanya pelan.

“….maafin dinda ya..kurang bisa mengerti….” kataku pelan.emosiku berhasil turun

“tidak ada yang perlu di maafkan sayang, diajeng tidak bersalah kamas tau ldr ini berat sekali untuk kita tapi kamas optimis,ketika semua jalan ini berhasil kita lalui kita akan lebih mantab untuk kejenjang selanjutnya..insyallah..mudah-mudahan hubungan kita selalu di berkahi oleh Allah.. ” jelas nya semakin membuatku terkoyak menahan malu

sungguh jika bukan karena niat yang ikhlas dan berniat ke arah tujuan yang benar dan unuk mencari ridho nya,sehingga jalan LDR dijadikan salah satu “jalan” untuk beristiqomah mungkin hubungan kami sudah tidak terjalin lagi.

maafin dinda ya kamas… dan terima kasih atas pengertiannya 🙂 semoga ALlah memberkahimu.. amin…

rostov,27-3-2010

 

Iklan

2 thoughts on “aku iri kamas!kenapa kita tidak seperti mereka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s