saya pensil dan kamu mempensilkan!-belajar bahasa rusia-

huruf sirilic

Inilah pelajaran bahasa rusia yang super amat sangat sadis! Untuk otak ku yang berkapasitas Pentium satu ini masih susah untuk mengenal bahasa ini,aku termasuk yang sangat susah belajar banyak aja alasan kenapa otak ku ini susah menempelkan informasi nya,ya..ya.. ya.. dilemma kebegoan akut stadium 3,seharus nya aku tak berada disini tapi apa boleh buat,ini lah jawaban dari doa ku ketika qiyamul lail 6 tahun yang lalu ketika aku keluar dari pesantren dimana aku menyesali kenapa aku bisa keluar dari pesantren yang penghuni nya adalah manusia dari sabang sampai merauke!
Saking sedih dan menyesal nya aku berdoa sambil menangis meraung raung (ehm,, aku orang yang sedikit melankolis! Aku tau itu..hehehe) iya, tau kenapa? Dan tau bagaimana doa ku kala itu? Begini !
“Ya allah tuhan ku,dengarkan aku! Kau lah yang maha tau,kau lah yang maha mendengar! Kau tau penyesalanku sekarang! Yang menyesal kenapa aku membuang kesempatan yang engkau berikan itu,hanya karena aku kalah bertarung di pesantren dan aku mengalahkan perasaan malu ku dengan keluar dan membuang kesempatan terlangka untuk mendapatkan kawan ,saudara dan sambungan tali silaturahmi dengan sesame di seluruh Indonesia! Jadi aku mohon! Beri aku kesempatan sekali lagi! Aku bukan Cuma ingin punya teman dari seluruh Indonesia tetapi dari seluruh dunia! Kabulkan tuhan kabulkan allah… amin “

Catetan kecil : dari kecil aku memang berperangai bak lelaki,selalu saja mengajak bertengkar semua orang! Bahkan aku sempat berkelahi di pesantren,tapi karena aku kalah aku malu jadi aku memutuskan keluar dari pesantren.hehe

Yap! Doa dengan penyesalan dan kesungguhan pasti di dengar dan di kabulkan oleh Tuhan semesta alam,percaya atau tidak ternyata benar terwujud!sebagai seorang yang berotak pas-pasan tetapi Tuhan mengabulkan dengan mengirimku ke selatan rusia!ooow oow oow… rencana Tuhan itu tidak bisa di tebak!jadi pesan ku lebih baik berhati-hati dengan doa yang kita panjatkan,untuk kebaikan sesame! Dan oleh Karena itu Mari kita mendoakan kemudahan dan kemudahan bagi hidup saya! Amin.. hahah

Di tengah lamunan ku di dalam kelas berukuran 4×5 yang hampir seukuran kamar,ingat kawan! Rusia adalah bekas Negara komunis ,tau kan arti dari komunis? Iya semboyan “sama rasa dan sama rata” ternyata tidak di pergunakan hanya untuk ekonomi saja,tetapi sampai pada lapisan kehidupan,bahkan bangunan peninggalan komunis saja masih berseragam! Berbentuk sama dengan ukuran sama,garing dan membosankan! Tapi itulah yang aku dapat sampaikan.
Asrama ku ini satu gedung dengan fakultas persiapan bahasa (podgatavitelni fakultet) jika asrama di mulai dari lantai 3 di gedung persegi panjang berlantai 5 tingkat maka asrama mahasiswa di mulai dari lantai 3 sampai 5,lantai satu dan 2 adalah fakultas bahasa.

Dengan wajah tanpa semangat aku duduk di kelas menunggu dosen ku yang selalu ceria dan ramah itu alesya(orang rusia adalah orang kaku,tetapi khusus di universitas bahasa yang memang di ciptakan untuk menampung mahasiswa asing maka lebih terkesan ramah karena mereka sudah terbiasa menanggulangi orang asing,mungkin ada beberapa dosen yang masih kaku dalam mengajar tetapi tetap saja mereka terbaik dari yang terbaik! )

Hari ini adalah pelajaran “glagol” atau kata kerja kata kerja bahasa rusia cukup kumplit,sekali lagi ku katakana komplit! Bisa di buktikan untuk kata kerja berjalan saja punya lebih dari 5 glagol,masing-masing di bedakan penggunaannya dan situasi nya,missal nya perbedaan berjalan jarak jauh,jarak dekat,menghampiri,menjauhi,menghindari,menggunakan transport,atau berjalan kaki! Aih,repot repot amat! Bahasa Indonesia hanya menggunakan kata “JALAN/NAIK”

Ya begitu! di tambah perubahan nya yang tergantung dari objek,seperti ini contoh sederhananya
Glagol “rabotat” atau “kerja” akan mengalami perubahan tergantung dari obyek yang menggunakan missal nya:
Ya/aku(Rabotayu),ty/kamu(rabotaesh),on/ana(dia)(rabotaet),my/kami(rabotaem),vwi/anda(rabotaete)dan oni/mereka(rabotayut)

Okeh.. sekian dulu,karena saya bukan mau mengajari anda bahasa rusia tetapi supaya anda mengerti tentang cerita kali ini, Mengerti maksud saya kan?mudah mudah an sudah..hehe amin

Jadi tema hari ini adalah “hapalan glagol” wow! Aku harus bisa menghapal sekiranya 20 glagol plus perubahannya!tau sendiri kapasitas otak saya kan?
Setiap anak yang datang ke kelas pagi itu sangat muram,mungkin mereka semalam tidak puas tidur karena harus menghapal mati-matian glagol ini. Wajah mereka termasuk aku pun menengang! Takut-takut tiba-tiba apa yang sudah di hapal mati-matian itu hilang.

Dosen ku yang manis berbibir tipis tetapi jarang ganti baju itu! Datang,langkahnya riang,bibir imut nya menyunggingkan senyum paling ramah,ia langsung duduk di tempatnya yang berjarak setengah meter dari bangku pertama,seperti biasa madam aleysia ini langsung mengambil buku jurnal untuk mengabsen murid nya satu satu,meskipun muridnya hanya 7 orang,okeh kenapa 7 orang? Karena kelas padfak di buat seintensiv mungkin dengan volume kelas yang kecil tetapi terbagi menjadi 20 kelas,tergantung dari jurusan yang nanti akan di ambil mahasiswa nya missal nya kelas bahasa khusus untuk eksak,social,kedokteran,dan teknik.

Memang semenjak madam aleysia datang wajah kelas kami sangat amat menengang!kawan ku dari Angola bernama abigale yang terkenal sangat amat lambat dalam menangkap pelajaran pun pasang wajah melotot! Melihat setiap gerak dan gerik madam alesya,ketika aleysa membuka jurnal dan spontan bertanya sebuah kata,kata yang sangat familiar di kepala kami

“karandas”??

Abigel yang merasa sangat matang mempersiapkan belajar nya pun langsung berdiri dan dengan wajah penuh yakin menjawab dengan suara lantang

“ya karandasayu!,ti karandasayes,on/ana karandasaet,mi karandasaem,vwi karandasaete,onyi karandasayut!”

Kemudian kembali duduk dengan wajah penuh kemenangan!
Melihat wajahnya yang puas akan jawaban lantang nya,aku melihat kelas mendadak sunyi,tak ada kata-kata madam aleysia mendadak membisu,senyum di wajahnya hilang berganti dengan heran. Sedangkan aku langsung menyodorkan sebuah “karandas” ke madam aleysia.

Suasana mencair,ketika madam aleysia mulai menahan senyum nya,ia bilang “spasiba abigel,ti maladiets!”
(terima kasih abigel,kamu sangat pintar)

Suasana kelas langsung meleleh tertawa terbahak bahak tanpa henti. Aku ikut senyum senyum,abigel yang melihat “karandas” yang aku berikan ke madam aleysia pun langsung tersadar,jika karandas adalah “pensil” dan bukannya glagol atau kata kerja!

Hahahahah,gara-gara tragedy ini rusia memiliki kata kerja baru,aku pensil dan kamu mempensilkan!

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s