bersahabat dengan kritik yuk!

mbah gugel

Alhamdulillah, di sela-sela padatnya jadwal kuliah dan kegiatan sehari-hari aku masih diberi kesempatan untuk bisa menyampaikan sesuatu yang sekiranya bisa dianggap bermanfaat entah itu bermanfaat dibidang hiburan ataupun hal-hal lain.

nah, terbilang baru di ngerumpi.com yang tidak sengaja sama adekku dikenalkan sebagai salah satu wadah yang sangat bisa menampung tulisan-tulisan ga jelas milikku akhirnya aku memutuskan untuk bergabung disini. Alhamdulillah aku tidak menyangka ternyata beberapa tulisanku dijadikan tulisan “pilmod” yang membuatku semakin terpacu untuk terus menulis-menulis dan menulis.

sampai pada suatu ketika ditengah asiknya tulis-menulis salah satu tulisan ku yang berjudul “aku menangis untuk dosenku” mendapatkan kritikan yang lumayan panjang dari saudara @belukar kemudian disusul dengan saudara @victor .

menurutku ini sangat-sangat membangun meskipun ada beberapa sahabat lain yang nyindir-nyindir kalo mas @belukar bisa dijadikan editor tulisanku karena kritiknya yang pedas. hahaha

tapi bagiku aku merasa sangat tersanjung, karena apa selama aku menulis dimanapun dan beberapa tulisanku yang sudah dicetak dimana-mana membuat aku sedikit tertampar dan akhirnya menydari bahwa memang selama ini aku kurang memperhatikan EYD dalam kaidah bahasa Indonesia, tulisa asal tulis yang penting orang suka bacanya dan “ngena” inti nya.

tapi semua itu salah ketika mas @belukar mengkritikku membuatku sedikit “tertohok” ternyata selama ini tulisanku jauh dari EYD. bisa dibilang lupa atau bisa juga dibilang “dulu waktu sekolah ga bisa sekarang lupa”, hehe

tapi ini sangat membangun loh, sebagai seorang penulis yang memang ingin tulisannya dinikmati oleh pembaca sudah seharusnya menerima kritikan dan saran dari siapapun dan sepedas apapun. menurutku sih, kritikan mas @belukar cukup mengena, hingga aku bisa memulai kembali belajar sedikit-sedikit EYD yang disempurnakan.

saat dikritik aku meminta koreksi dimana letak kesalahanku? setelah beberapa kali mas @belukar menjawab ternyata tulisaku masih dinilai “D”. aku sempat hopeless karena setelah itu mas @belukar tidak lagi komen ditulisanku. tapi akhirnya ada mas @victor yang berjiwa besar datang menjadi pahlawanku.

mas @victor malah membantu mengedit-kan tulisan yang mejeng di”pilmod” itu. waaah.. sungguh sangat tersanjung aku dengan sikap gotong-royongnya mas @victor . ah jasamu tidak akan terlupakan mas 🙂

oleh sebab itu, dirumah inilah aku mendapatkan banyak pelajaran yang sangat berharga.

sahabat-sahabat baru yang memiliki sifat “gotong-royong” yang tinggi dan jadi sadar jika bersahabat dengan kritik itu bisa membuat seseorang menjadi lebih baik. ya asal mau sedikit saja menahan telinga menjadi panas, tapi orang mengkritik itu justru karena mereka peduli dengan kita 🙂

 

salam,

 

D.H

Iklan

4 thoughts on “bersahabat dengan kritik yuk!

  1. He he…, kalau telinga kita cepat panas, berarti memang benar kita tidak siap menerima kritik secara terbuka dan sportif… Yah, kalau sudah begitu diakui sajalah sambil berbenah diri 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s