Melepasmu dengan senyum

Jodoh, rejeki, hidup dan kematian memang ditangan Tuhan..

Dan itu benar,…manusia hanya bisa berharap.. dan berencana… sebaik-baik rencana dan semulus-mulus rencana Allah yang mampu merubah Nya,.

Saat aku menerima pinangannya. Hatiku begitu berbunga-bunga kau adalah pria paling dewasa dan paling bisa mengerti aku. Hatiku cukup dibuat bahagia “ah akulah perempuan paling bahagia di dunia ini” memang.. itu kenyataan..

Sama halnya ketika aku menerima pinangannya atas nama Tuhan, kinipun aku melepasnya atas nama Tuhan. Didunia ini tiada yang abadi cepat atau lambat, sekarang atau nanti semua akan kembali pada kebinasaan, pertemuanku dengan kamas adalah sebuah hal yang sangat membalik kan cara pemikiranku tentang hidup ini..

Bukan kamas yang meminta ku untuk melepasnya tetapi akulah yang melepas kamas, karena aku mengembalikan amanah dari Tuhan untuk ku..

Bukan, karena ada perempuan lain didunia ini yang ada di antara kami berdua, tetapi memang karena Tuhan lah kami berkenalan.. dan kami berpisah juga atas nama Tuhan..

semoga semua ini dijadikan pelajaran yang berarti,. bahwa hubungan yang dilandasi atas dasar cinta kepada Tuhan harus nya dapat melepasnya juga atas nama Tuhan..

PS : kamas, semoga dakwah mu berjalan lancar, sebagai seorang perempuan yang pernah mengisi relung hatimu aku tidak ingin cinta ini menjadikan sebuah penyakit yang membuatmu tersandung dalam langkah di atas Jihad mu, aku selalu berdoa untuk kebaikan agama dan umat. Jika Tuhan berkehendak kita akan bertemu didalam keadaan yang lebih baik lagi.. InsyaAllah.

dengan senyum aku menyambutmu..

dengan sejuta cinta dan kasih aku mengenalmu…

betapa hati ini riang ketika mengingat kebersamaan kita..

betapa engkau begitu indah di mataku sebagi seorang pria sejati..

seperti janji Tuhan.. jika aku adalah tulang rusukmu maka tiada yang bisa memisahkan kita..

hanya waktu yang menjawab ini semua,.. aku akan tetap tegar.. untuk tetp berjalan di atas titian Tuhan.. mencari puing-puing moziak yang terkoyak agar dapat kembali bertemu denganmu suatu hari kelak..

aku melepasmu.. sama seperti aku menerimamu.. Karena Allah…

Rostov, 9-4-2010

 

Iklan

2 thoughts on “Melepasmu dengan senyum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s