impian

berbicara pada impian, tentu aku adalah seorang yang pemimpi..

bisa sampai di Rusia pun aku memang pernah bermimpi untuk bisa mendapat teman dari selulruh dunia. Begitulah kira-kira..

mengingat tentang hidup ku yang sederhana, aku cuma tak ingin hanya  menjadi pemimpi sejati. Tentu aku akan berusaha untuk mewujudkan impian-impianku yang ada di ubun-ubun kepalaku.

Entahlah, sebetulnya impianku tak terlalu muluk- muluk tapi cukup berbobot juga(menurutku sih) yang aku inginkan saat ini adalah ketika aku lulus kuliah nanti aku harus benar-benar bisa membuat bangga orang-orang yang telah banyak mendukung apa yang telah membawaku sampai tempat ini.

Kalo ditanya tentang bagaimana precious nya “mahasiswa dari L.N” itu bukan suatu kebanggan menurutku.. orang mungkin bisa menilai aku dari luar “wah Si Dinda keren yah lulusan luar negri”, ” wah pasti pinter deh sekolahnya di luar negri”,  atau mungkin ada juga yang bilang “wah pasti anak orang kaya bisa sekolah di L.N”\

oke, komentar-komentar tidak penting itu memang sering terdengar dan terkadang membuat aku sakit kepala dan malu sekali, aku malu dengan anggapan mereka yang hanya bisa melihat “kulit terluar” ku, aku bukan nya mau berbangga diri karena memiliki kesempatan untuk bisa sekolah di L.N. tapi dari sini aku bisa belajar bagaimana rasanya hidup itu, arti dari hidupku dan tujuan hidup ku ini.

Subbhanallah.. jika Allah memang berkehendak dan mengijinkan maka tidak akan ada yang mustahil di dunia ini, sama seperti hidup ku ini yang aku anggap sebagai suatu “keajaiban” . semua serba teratur dan rapih, bagaimana Allah memberikan pelajaran demi pelajaran agar menjadikan aku bisa berpikiran seperti ini. Sungguh tidak ada yang patut disombongkan, tidak ada yang patut di banggakan dari semua yang aku miliki, karena bagiku mengenal Allah swt lebih dekat adalah hal yang sangat-sangat berarti buat hidupku,.

Dari Russia lah aku bisa mendapat pelajaran dan kesempatan yang sangat banyak, sebetulnya aku sempat sedikit menyesal ketika aku harus merasakan ketidak puasan tentang keterasingan ku disini. menjadi orang yang benar-benar asing. Tapi toh dari situ aku bisa menarik pelajaran bahwa “tidak ada yang instan didunia ini, semua butuh proses msekipun sederhana” .

sama seperti awal-awal aku hidup sendiri bepuluh ribu km dari pelukan tanah airku, tentu.. berat dan membuatku berkali kali terjatuh sakit karena stress,. tapi toh pada akhirnya semua bisa terlewati dari sini aku bisa benar-benar merasakan tentang betapa Allah Ar-rahman.

sekarang, dari sekelumit hidupku jauh ditanah rantau, aku bisa sedikit lagi bermimpi untuk menjadi orang paling berguna untuk orang-orang di sekitarku, aku tak pernah mau menargetkan harus bekerja apa, harus dapat bayaran berapa, siapa calon suami ku, atau apapun yang berhubungan dengan duniawi.

karena aku pikir “tidaklah Allah menciptakan semua ini sia-sia” iya, tidak ada yang sia-sia. Allah punya rencana yang indah di depan sana, aku dilahirkan oleh ibunda ku di tanah jawa agar aku memiliki sifat sederhana dan penurut, aku dikirimkan ke sinipun karena Allah menginginkan aku kelak menjadi orang yang bisa menganyomi orang banyak.

Hidup–rejeki–jodoh–kematian mutlak ditangan Allah azza wa jalla. Manusia hanya harus bertawaqal, karena ketika manusia terlahir kedunia itu adalah amanah dari Allah selama didunia, rejeki nya pun sudah disiapkan oleh Allah lengkap, sama pula untuk jodoh, Allah telah menyiapkan pasangan-pasangannya untuk setiap para mahluknya. Bahkan ketika kematian menjemput, tidak perlu dikuatirkan karena ketika ajal menjemput itu pertanda Allah sudah rindu bertemu kita dan kontrak kerja kita didunia sudah habis.

Jadi apalagi yang perlu dicemaskan? semua telah di atur oleh Allah swt, tanpa terkecuali dan semua itu detail dan teliti.

mudah-mudahan hidupku ini mampu aku maksimalkan untuk amanah “menjadi orang paling bermanfaat bagi mahluk lain”

amin

Rostov, 27-5-10

DH

4 thoughts on “impian

  1. Alhamdulillah Mbak,,, Saya senang membaca muhasabahnya Mbak Dinda ini,,, Semuanya telah diatur Allah SWT, jadi janganlah khawatir dan gundah maupun bimbang,,,

    Tugas kita di dunia ini adalah dengan mengemban peranan dan tanggung jawab sebagai Makhluk Allah SWT,,,

    Menjadi orang yang berguna bagi orang lain itu penting, namun kita juga kudu berguna bagi diri sendiri dan menyiapkan bekal di Akhirat nanti,,,

    Salam semangat selalu

    Insyaallah tahun 2013 akan menempuh jalan yang sama,,, menjadi perantau di Negeri orang,,amiinnn🙂

  2. amin, tapi tahukah engkau dik,jika orang yang sibuk memikirkan kebaikan untuk orang lain dan ikut merasakan penderitaan adalah orang2 yang dekat dengan Tuhan nya,dan semoga kelak kita termasuk kedalam golongan kanan🙂 amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s