menunggumu

mbah gugel

*begitu saja..*

“aku bilang tidak berulang kali tapi kau tetap tunggu dengan sabar…okeilah… ini bukan untuk pertama kali ku katakan, kau bukan orang yang aku cari selama ini…bukan!”

“sudah aku katakan kalo sudah ada orang yang lebih dulu mengisi ruang di hatiku, kau terlambat 3 bulan! ini bukan rejekimu, kita berteman saja. Itu lebih baik …”

“Janur kuning belum melengkung, kau katakan masih ada kesempatan untuk menungguku. Ahhh… itu kan katamu! bukan kataku, aku tak mau dikatakan tak setia, tolong jangan buat aku bermain hati denganmu.. mengertilah…”

“Tapi cinta ini datang sendiri,  jantungku tidak pernah berhenti berdetak kencang jika aku memandangi fotomu atau mendengar suaramu, salahkah aku???kau pantas di cintai…itu saja…”

“Mengertilah kau, kau tampan, mapan, sabar dan baik.. aneh jika kau tak bisa mendapatkan kriteria perempuan yang kau mau..aneh.. sungguh aneh.. jelas-jelas kau menunggu orang yang tidak berstatus “single” lagi.”

“tapi aku yakin padamu, maaf.. tapi ijinkah aku.. hanya untuk menunggumu… itu saja..aku tak minta lebih.. mellihatmu bahagia itu sudah cukup membuatku bahagia, meski kau dengan si “dia”

“aaah, kau membuatku menjadi orang paling kejam yang pernah ada di dunia ini, andai waktu bisa di putar kembali, dan aku mengenalmu lebih awal. Aku yakin kau tidak akan tersiksa seperti ini”

“apa bedanya? tersiksa dengan tidak… aku tetap tak bisa memilikimu…”

“tapi aku tak bisa melihatmu terus menerus menunggu aku yang tak mungkin me refuse orang yang telah terlebih dulu mengatakan cinta padaku…tidak mungkin, mengertilah..”

“aku mengerti, dan aku tak ingin membuatmu resah dengan kehadiranku disisinya, aku cuma ingin berdiri menjadi bayangmu,. aku ingin selalu siap untukmu meski pun kamu bukan siapa-siapaku”

“kau gila!!!”

“aku memang gila oleh cinta kepadamu..”

“pergii… aku tak sanggup mellihat orang lain tersiksa karena diriku…”

“jangan kau usir aku, mejadi orang yang cukup dekat dengan mu sudah cukup mengobati  hatiku yang sepi ini”

“aah… sudah.. sudah… kau memang bebaaal”

*****

“kau tau?? aku putus denganya? dia melepasku… aku sedih sekali, sakit rasanya…”

“jangan sedih.. jangan sedih..aku disini…”

“tidak bisa, aku benar2 sakit.. aku mencoba untuk membuang rasa ini.. sakit rasanya…”

“menangislah jika itu membantumu aku akan dengar tangisanmu..”

“aneh, kenapa kau masih disini?? untuk apa? kau tau aku tak percaya lagi dengan laki-laki…”

“aku telah mengatakan padamu, aku menunggumu.. maka aku akan menunggumu..”

“kau kan tahu, kau bukan pria yang aku mau! bukan..”

“biarlah, aku cuma bisa seperti ini.. aku memang bukan pria yang masuk kriteriamu, tapi aku mencintaimu dengan tulus…”

“kau masih tetap gila!”

“iya, aku gila karena cintamu…hingga aku tak bisa melihat perempuan lain lagi”

“………”

sudahlah, aku cuma ingin ketenangan,.”

“aku akan menjaga ketenangan itu untukmu, asal kau bisa bahagia…aku akan melakukannya…”

“kau hanya akan menyakiti dirimu sendiri”

“tidak apa, asal  kau bahagia…”

“………”

*cintamu mengalir apa adanya….*

Iklan

9 thoughts on “menunggumu

  1. Pernah ada seorang ppria gila karena dia mencintai wanita yang wanita itu tidak pernah mengenal pria ini. Si pria selalu memperhatikan wanita ini dari jarak yang agak jauh. bahkan ketika si pria melihat rumah si wanita, dia begitu bahagia. Namun sayang sekali, pria ini menjadi gila ketika si wanita telah menikah dengan pria lain.

    Dia belum pernah berkenalan, hanya perkenalan searah. Sungguh ironis sekali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s