Impian yang tertunda (hari anak nasional Versi Anak negri)

doc.pribadi

 

Anak negri adalah sebutan lain dari anak-anak jalanan dan anak anak terlantar di kota Surabaya, sebutan yang diberikan oleh Om Didit Hape yang juga pimpinan sanggar alang-alang dilembaga dimana aku melakukan riset untuk tugas skripsiku.

Hari anak yang setiap tahun di peringati pada tanggal 23 juli itu ternyata memiliki makna tersendiri dimata anak-anak negri ini, di sela-sela kegiatan rutin mereka pada hari senin tanggal 25 juli para anak negri ini mengutarakan mimpi-mimpi mereka yang masih tertinggal di benak mereka. Mereka yang berantusias untuk mengutarakan seluruh mimpi-mimpi mereka saling berebutan untuk memberi suara mereka pada diskusi kecil yang di pimpin oleh salah seorang pengasuh dan staff pengajar di sanggar alang-alang, Mba Nurul kami biasanya kami memanggil gadis ramah yang telah 5 tahun mengabdi pada sanggar.

Isi dari impian impian anak negri ini antara lain adalah keinginan untuk mendapatkan fasilitas yang memadai dari pemerintah, seharusnya pemerintah tidak hanya sibuk mengurusi kasus-kasus korupsi Negara akan tetapi sejenak menundukkan kepala untuk mencermati lagi bagaimana para anak negri ini hidup dan berkembang dengan keadaan yang sangat memprihatinkan, tak hanya sampai disitu usulan bagus lainnya adalah menjadikan hari anak nasional hari libur nasional khusus anak-anak, dan mengratiskan seluruh tempat rekreasi pada hari anak nasional. Seperti contoh sederhana berikut ini sebagian besar anak negri, tinggal tak jauh dari kebon binatang Surabaya di daerah Joyo Boyo, meskpiun begitu sebagian besar anak-anak terlantar dan anjal ini tak pernah sekalipun menikmati dan masuk kedalam kebon binatang hanya karena tiket masuk yang di bandrol sepuluh ribu rupiah, bagi mereka untuk makan sehari-hari mereka harus mengorbankan waktu bermain dan belajar mereka dijalanan.

Impian-impian yang sederhana untuk para penerus bangsa agar mereka dilihat dan lebih diperhatikan. Apakah hal itu sulit diwujudkan demi memberikan sejumput kebahagian untuk calon penerus bangsa yang kurang beruntung seperti mereka???

Akankah pemerintah lebih memerhatikan kondisi para penerus bangsa ini di masa yang akan datang ???

Surabaya, 28- 07-2010

 

Iklan

3 thoughts on “Impian yang tertunda (hari anak nasional Versi Anak negri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s