Yang penting hepi

gugel

Bahagia itu apa??

 

Perasaan yang bisa dipersepsikan oleh masing-masing personal, ada beberapa manusia yang menyatakan bahwa kebahagiaan itu adalah ketika memiliki banyak harta, ada yang bilang bahagia itu ketika mendapatkan banyak rejeki baik berupa anak-anak, harta melimpah, ilmu yang bermanfaat atau bisa juga bahagia ketika melihat orang lain susah.

Intinya bahagia bisa diartikan berbeda oleh masing-masing orang menurut kebutuhan masing-masing. Tapi ada pula yang mendeskripsikan arti bahagia ketika mendapatkan apa yang dimau, bisa juga berupa cita-cita-hasrat dan ambisi. Tapi kesemua itu kembali dilemparkan kepada masing-masing personal.

Menurutku, bahagia adalah ketenangan batin, bagaimanapun caranya..yang penting hati tentram dan tenang ditempatnya, tidak ada gelisah, cemas atau stres yang berlebihan.

Tidak salah juga mengartikan arti kata BAHAGIA dengan sangkutan materi. Siapa yang tidak suka kedudukan? uang? mobil mewah, suami ganteng mirip duta? ataupun prestasi yang gemilang?? atau menjadi tersohor?

Beberapa waktu lalu aku kembali mengalami hal mengerikan yang namanya stress, bisa jadi karena kebosanan akut dan kejenuhan yang tiada tara disini. Yang akhirnya membuahkan stress/tekanan. Setiap saat hanya cemas dan khawatir akan hal-hal yang tidak masuk akal, membayangi hal-hal negative saja maunya.

Badan jadi lemes, serta tak ada gairah hidup, sorot mata redup seperti mummi berjalan, penyakit juga rentan datang bertandang di tubuh yang semakin ringkih ini. 

 

Intinya, kebosanan, kejenuhan, itu tidak bisa dijual dan menghasilkan uang, percuma dipelihara juga. Yang jelas malah ngabis-ngabisin uang karena mulai berpikir keras bagaimana caranya membeli kebahagiaan? iya ga? *mulai ngayal ga jelas kayaknya

 

Ternyata setelah akhirnya aku lama bersemedi*hayah bersemedi?* akhirnya aku mencoba hal-hal baru disini seperti mengalihkan perhatian agar tidak terus-terusan kabur dari kewajiban,(nah ya ketahuan? kalo stress bawaannya pengen kabur dari segala rutinitas yang menjadi kewajiban) tidak perlu susah yang penting ada niat.

Misalnya mencoba berlajar bermain gitar, biar aja genjreng-genjreng ga jelas, suara 1 sampe suara 7 di coba, meskipun teman udah mulai berteriak “DIAM! KAMU NGERUSAK NADA” atau ada juga yang bilang “DUH, KALO SAMPE SHEILA ON 7 TAU KAMU NGERUSAK LAGU MEREKA KAMU BISA DITUNTUT!” however yang penting hati senang dan gembira, *sejenak melupakan rutinitas sehari-hari

Memang dari kecil aku itu terlalu sensitif, mungkin hanya gara-gara badmood aku bisa seharian manyun, sambil marah-marah*mahasiswi labil

Lah kaya nya bawaan orok juga sih, makanya tiap kali curhat ke mamah(yang sepertinya lebih tau karakter anaknya) mamah juga menyarankan kalo udah mulai kerasa akan strees lebih baik cari kegiatan lain yang positif. Aku juga belajar di fakultas psikologi bahwa segala sesuatu yang tidak masuk kehati tidak bisa dipaksakan, nah yang jadi masalah… KULIAH KAN TIDAK MASUK KEHATIKU masa aku harus bolos dan kabur mulu??? 

Ah teori yang tidak masuk akal, *dalil pembenaran diri* 

Sebetulnya bukan teorinya yang salah tapi memang aku sendiri yang keterlaluan, tiap kali penat aku lebih banyak diam dan kabur dari rutinitasku, daripada duduk dikelas dan ga ada satupun yang masuk kekepalaku yang ada akan menambah beban *mahasiswa yang tidak patut dijadikan contoh*

 

Nah, akhirul kata.. aku cuma mau bilang, stress/tekanan dari manapun entah itu dari kuliah/kerja semua bisa diatasi asal ada niat dari dalam hari karena jika stress dibiarkan akan menurunkan kinerja otak dalam berpikir.

 

Pinter-pinter kita mengatur, aku rasa kita sendirilah yang lebih mengetahui siapa diri kita. Kalo kurang kenal, bisa kenalan dulu dengan cara memberi pertanyaan kepada diri sendiri (bukan berarti gila yah):

1. Siapa kita ini?? pelajarkah? pekerjakah? 

2. Untuk siapakah kita berada disini??

3. Untuk tujuan apakah kita berada disini???

4. Apa yang menjadi beban pikiran??(telusuri dari awal titik permasalahannya)

5. Coba koreksi ibadah kita 

6. Apa yang membuat kita tidak bersyukur?

 

Kalo semua sudah dijawab, bisa ditulis maupun dijawab keras-keras didepan cermin, sadarkan diri kita bahwa kita masih punya tujuan disini. Jangan mau kalah sama stress/tekanan dari manapun, karena tidak ada yang berhak menekan kita dari arah manapun, kerjaan atau kuliah yang membuat kita stress bisa jadi karena kita kurang enjoy, jangan dianggap beban karena akan membuat kita tertekan, anggap aja itu sebuah permainan, ketika menghapal untuk ujian, atau akan presentasi jangan mikirin ujian akan gagal atau dapat hasil jelek, anggap aja kita lagi asyik akan berdongeng didepan orang banyak dan ketika kita mempersiapkan bahan/materi anggap kita sedang baca buku untuk mengisi kepala kita dengan ilmu. Ilmu yang akan bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain tentunya *serta nilai bagus dari dosen kita :p

 

Ayo.. bisa ko bangkit, temukan bahagia disela penatmu.. rasa penat/jenuh itu hanya datang karena kita memanggilnya tanpa sadar. Karena kurangnya kita bersyukur dan ikhlas dalam menjalani rutinitas sehari-hari.

 

SEMANGAT SEMANGAT SEMANGAT

 

*intinya menyemangati diri sendiri karena sempat stress

 

salam,

 

DD

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s