Dicintai Untuk di Sakiti- end-

Aku tak pernah menyangka jika akhir nya aku harus jatuh di lubang yang sama untuk ke sekian kali nya.entah aku ini bodoh atau bebal!
Masih saja kukatakan iya ketika bintang meraukku kembali.tetap masih dengan tidak bisa mempercayai nya sepenuh hati,iya benar tidak bisa mempercayai nya tetapi masih saja tidak dapat menggelengkan kepala.
“jika 1 kali laki-laki membohongimu,maka ia akan terus membohongimu”
Kata mama ku suatu kali,dan mau tau apa respon ku? Tetap saja bebal. Aku tak mau dan tak bisa berdiam diri melihat wajah sendu nya saat menatap ku hari itu,memohon untuk memberikan kesempatan ke dua kali nya
“jika kamu memang memilihku untuk mu,maka aku ingin kamu memutuskan nurul”
“iya.. aku akan.. tapi tidak sekarang.. aku tidak mau nurul sakit hati!” jawab nya memelas
Hah? Diri nya tidak ingin melihat nurul sakit hati tetapi tega melihat ku menangis menahan perih karena ulah nya? Sungguh biadap!
“aku beri kamu waktu 3 hari dari sekarang! Jika kamu tidak memutuskan nurul maka aku akan pergi”
“jangan dinda.. jangan pergi dari ku.. aku tidak akan membiarkan kamu pergi walau sejengkal”
Kata-kata nya memang terkesan sangat gombal.. ah.. bukan gombal.. lebih tepat nya kain pel!
Aku tak pernah bisa membayangkan mengapa aku ini bisa menjadi perempuan paling bodoh sedunia! Kenapa aku harus mempertahan kan pria yang mendua jelas-jelas seperti ini?
Pikiran ku buntu! Hati ku telah terkoyak! Aku hanya dapat berpikir untuk membuat nya jera jika sampai hal yang tidak aku inginkan terjadi pada ku.

Hari itu,
Bintang mengajak ku jalan-jalan,sebetul nya aku ingin menghindar,karena aku sudah muak berdekatan dengan pria ini.tetapi ia memaksa ku.dan aku tak dapat menggelengkan kepala ku tidak bisa..
“dinda,sementara kamu disini dulu,aku mau sholat jumat dulu di masjid di sebelah sana”
Pesan nya sembari meninggalkan ku.
Dengan hati tanpa rasa bersalah,aku duduk di salah satu restoran fastfood seorang diri,iya seorang diri. Ini hal pertama kali yang aku lakukan,seumur hidup ku minimal aku di temani sahabat ku untuk duduk di tempat seperti ini,bosan rasa nya dan itu benar.
Untuk mengurangi rasa bosan yang teramat,ku putuskan untuk sebentar Online lewat hape kesayangan ku.
Lewat hape slider kebanggaanku ini aku sering menyapa kawan-kawan ku baik yang sudah pernah kenal atau belum pernah bertemu muka sekalipun,kupandangi satu persatu nama kawan-kawan ku dari list friend ku,dan aku terbelalak seketika ketika aku mendapati nama “bintang” sedang online!
Bagaimana mungkin ia bisa online sedangkan ia sedang sholat jumat,apa mungkin ia hanya beralasan untuk pergi sholat jumat sedang kan ia pergi ke warnet untuk Online!
Bodoh,itu tidak mungkin karena jika benar begitu mengapa ia terlihat online? Sunguh tidak masuk akal,sedangkan ia tak mungkin online menggunakan ponsel nya karena ponsel nya terlalu tua untuk melakukan hal canggih seperti ini.
Satu satu nya pransangka yang sangat masuk akal adalah seseorang sedang menggunakan ID bintang,dan hanya seseorang yang mampu melakukan hal itu! Nurul!
Aku menghembuskan nafas,hati ku dongkol,sebal tiada tara. Makanan cepat saji di hadapan ku tergeletak seketika,aku kehilangan nafsu makan. Ingin rasa nya aku menonjok wajah sangar itu! Eneg aku melihat nya,tak ada lagi rasa cinta atau sayang lagi yang tersissa yang ada hanyalah perasaan terinjak dan sakit,tapi aku tak ingin memberi pelajaran untuk bintang hingga ada bukti kuat dari semua prasangka ku dan jika terbukti.. aku tak akan tinggal diam! Aku akan buktikan pada nya kebenaran kata-katanya tentang ku!

Kupasang wajah senyum sekena nya ketika ia datang menghampiri ku,wajah nya sumringah seakan ia tak mengetahui apa yang sedang terjadi,aku pun tak ingin membahas nya sekarang aku terlalu emosi untuk sebuah penjelasan yang bisa saja aku melakukan hal bodoh di muka umum,aku tak ingin hal itu terjadi tak akan!
“kita pulang yuk,, aku sakit perut!” pinta ku dengan wajah terpaksa manis
“pulang? Sekarang? Tapi kan aku baru selese sholat jumat? Kita belum jalan-jalan” Tanya nya dengan berat hati.
“tapi perut ku sakit,plis.. maag ku kambuh,kamu ga pengen repot gendong aku karena aku pingsan kan?” Tanya ku sedikit dramasir
“oke,jika keadaan mu benar-benar gawat,kita tunda lain kali ya ..” Tanya nya sambil mengkerdipkan satu matanya
Ku tersenyum dan lagi-lagi menganggukkan kepala!

Sesampai nya di rumah aku membukan email ku dan mengirimi surat kepada nurul :

Assalamuaikum warah matullah wabarokatuh,
Nurul,
Kamu pasti kaget dengan datang nya email ini kepada mu secara tiba-tiba, dan aku tak bermaksud untuk itu,ada beberapa hal yang sangat mengganjal di hati ku,kamu tahu kan? Siapa aku? Aku dinda yang saat ini sedang menjalin hubungan dengan “bintang” aku ingin bertannya pada mu tentang beberapa hal,dan jika kamu tak keberatan aku ingin langsung berbicara dengan mu!

Tak beberapa lama kemudian nurul menelpon ku :
“assalamualaikum warahmatullah wabarokatuh” suara sorang gadis dari seberang,logat nya kental asli Sumatra, namun santun
“walaikumsalam warahmatullah wabarokatuh ”
“dinda,ini nurul,silahkan kau Tanya apa yang kau ingin tau tentang ku”
“terima kasih nurul,kau tepati janju untuk bicara dengan ku,boleh kah? Kau ceritakan dulu tentang hubungan mu dengan bintang?”
“dinda,jika kau Tanya tentang ku dan bintang maka jawab nya sudah tentu kau tahu,bahwa aku dan bintang masih berhubungan kami tak pernah ada masalah,meskipun sempat terjadi cekcok diantara kami perihal kedatangan mu ini” Tanya nya

WHAT??? Aku? Dalam hal ini aku yang salah? Dada ku tersedak,seakan berhenti sejenak berdetak,sungguh terkejut aku dibuat nya dengan pernyataan nurul itu,

“maaf nurul,jika kedatangan ku kali ini ke Indonesia,membuat hubungan kalian terganggu,aku tak bermaksud,jika aku tahu bintang adalah kekasih mu,aku tak akan pernah memaafkan diri ku untuk merebut nya dari mu sungguh tidak perhan terlintas dalam benak ku untuk merebut kekasih orang lain.. maaf”

“tidak dinda,sudah kukatakan pula pada bintang untuk melepasku,tentu akan mengalah untukmu,apalah aku ini,yang tak bisa berada dekat dengan nya,sedangkan kau? Kau jelas sudah jelas,perempuan macam mana kau ini,keluarga maupun apapun itu bintang lebih tahu,tetapi bintang telah berjanji padaku untuk memutuskan mu dari janjinyalah aku bertahan bertahan di duakan dari nya”

“astagfirullah,” kepala ku mendadak pening,sakit teramat,bagaimana mungkin hal ini terjadi? Bintang berjanji pada ku untuk melepas nnurul setelah 3 hari dan ternyata ia juga telah berjanji pada nurul untuk melepas ku.

“dan dinda,agar kau tahu saja, ini bukan untuk pertama kali nya bintang menduakan ku,bahkan ia telah melakukan nya pada ku lebih dari 2 kali dengan perempuan yang tak kenal lah aku pada nya” jawab nya menjelaskan.setelah itu,sambungan telfon terputus karena kehilangan signal dan aku kupn tertunduk lesu,ada emosi dalam hati yang bergejolak hebat! Semua benar,prasangku benar..

Kuhapus air mata ku,kukatakan pada diri ku ini bukan saat yang tepat untuk menangisi hal seperti ini,aku tak boleh diam. Karena aku tak akan tau siapa lagi perempuan yang akan menjadi korban selanjut nya.

Aku datang menemui nya,wajah nya kaku,aku tahu ia menahan malu dan ketakukan,seperti nya ia telah mengetahui tentang ku dan nurul

“nurul menelpon ku! ”
“iya,aku tau.. dia menelpon ku setelah dia telpon kamu” jawab nya dengan suara tertahan.

Baru kali ini aku melihat dengan jelas,wajah seorang playboy yang sedang ketakukan seperti ini,wajah nya sangat ingin membuatku tertawa,sekaligus

“BRAAAK” ku ayunkan sebuah tonjokan maut tepat di hidung mancung yang selalu iya banggakan itu dengan sekuat tenaga

“auuuw” sembari mundur dan memegangi hidung nya yang baru saja terkena bogem mentah dari ku

“lain kali,llihat dulu siapa yang kau permainkan!” bisik ku pada nya sembari meninggalkan diri nya sendiri.

Hanya sebuah bogem mentah yang bisa aku berikan pada nya,sejujur nya itu tak akan membuat nya jera,tetapi setidak nya ia akan mengingat nya,sebuah tonjokkan dari sahabat dekat adik nya! Yang karena ulah nya pula aku dan adik nya yang telah bersahabat sejak masih orok harus hancur karena kesalah pahaman yang sepele.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s