Hore!! Produk halal mudah ditemui di Russia

Rostov On Don, Russia adalah kota dimana saya menghabiskan 4 tahun terakhir untuk belajar psikologi di salah satu universitas di kota ini. Ketika saya datang pada tahun 2006 Russia hampir tak berbeda dengan Negara-negara eropa lainnya yang mayoritas penduduk nya non muslim. Susahnya prasarana ibadah seperti masjid yang tidak banyak berdiri disini. Tapi untung di kota saya masih berdiri sebuah masjid di sebelah utara kota Rostov ini. Tidak sama hal nya dengan kota lain yang berukuran sedang atau lebih kecil dari kota Rostov yang tidak memiliki masjid untuk tempat beribadah umat muslimin. Tetapi jangan salah meskipun Russia terkenal dengan faham komunisnya(ketika Federasi Russia masih menjadi Uni Soviet) tapi setelah runtuhnya Uni Soviet pembangunan tempat-tempat ibadah mengalami kemajuan. Hal ini terlihat dari banyak nya gereja-gereja ortodhoks yang berdiri gagah di setiap kota.

Umat muslim di Russia memang termasuk minoritas, tetapi agak sedikit berbeda dengan kota Rostov yang terletak di selatan Negara ini. Banyak Republik kecil dan Negara-negara pecahan Russia yang menjadi transmigran atau imigran di kota ini dan rata-rata dari mereka kebanyakan adalah muslim, untuk penduduk asli Rostov sendiri masih sedikit yang beragama islam meskipun salah seorang sahabatku(perempuan muslim Russia) mengatakan sedikitnya 10 orang setiap bulan berbondong-bondong masuk islam.

Keminoritasan ini berdampak bahwa muslim kurang dikenal, bahkan ada cerita lucu, dulu ketika saya baru pertama kali menginjakkan kaki di Rusia, di kota ini tepatnya. Saya dikejutkan dengan seorang pelayan sebuah minimarket yang terus memerhatikan gerak gerik saya ketika saya berada di took tersebut, hingga ketika saya keluar dari mini market tersebut dan teman saya di tahan oleh pelayan tersebut. Ketika akhirnya teman saya menyelesaikan pembicaraan nya dengan sang pelayan teman saya itu datang sambil tertawa-tawa, karena melihat respon sang pelayan tadi. Teman saya menceritakan bahwa ia terheran-heran dengan pakaian serba tertutup yang saya kenakan yang pada saat itu memang sedang musim panas. Si pelayan heran karena seumur hidupnya ia hanya melihat umat “muslim” hanya dari Tv dan ia terkejut karena akhirnya ia bisa melilhat secara langsung seorang “muslimah”.

Tapi berbeda dengan kini, semakin bertambahnya muslim di Russia kira-kira 1 tahun yang lalu, mulailah di buka toko khusus yang menjual produk halal, seperti daging-daging segar dan produk olahan yang terbuat dari daging-dagingan seperti sosis, kolbasa(sosis yang berukuran jumbo), dll. Tapi sayang toko itu hanya bertahan 1 tahun. Kembali saya ke tradisi semula yang hanya dapat membeli produk halal di masjid pada hari jumat.

Tak lama ini saya kembali dikejutkan oleh produk halal yang saya jumpai di supermarket terkenal di kota saya, produk kolbasa(sosis berukuran jumbo) ada diantara jajaran produk-produk yang non.halal lain. Saya jelas mengakui produk halal itu benar karena dibungkusnya memang tertera cap “halal/ хальял” dan telah di syah kan oleh majlis ulama Russia. Kemudian muncullah ayam potong yang juga berlabel halal. Hingga kini, bukan hanya disuper market besar saja keberadaan makanan halal tersebut mudah ditemukan, akan tetapi di toko kecil katakan ditoko disebelah asramaku yang kini juga menjual produk makanan halal.

 

Dimuat juga di : http://www.surya.co.id/2010/11/24/from-rusia-with-halal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s