Ketika cinta harus Mengalah untukmu!

semua orang pernah merasakan indah nya jatuh cinta …
setiap manusia di anugerahkan oleh allah perasaan cinta..
dan ketika cinta menyapa…tak ada yang yang bisa di salah kan “kenapa saya harus jatuh cinta”..kenapa? bertanya mengapa pun,tak akan pernah terjawab…mengapa…sebab ketika seorang hamba allah merasakan jatuh cinta..dengan seketika merubah segala hal-hal dalam hidup..segalam menjadi indah..

menjadi lebih bersemangat dalam hidup..seperti ada sesuatu pendorong dalam hidup…sebagai pembaru jjiwa yang layu…

tapi astagfirullahaladzim..

ketika aku tersadar di dalam keindahan cinta , aku terlempar dari atas angan ku sendiri…
aku tersadar betapa aku telah jauh membiarkan hati ku berzina dengan perasaan sendiri terhadap seseorang yang telah mengganggap aku sebagai “kekasih” nya??

tidak Tuhan..tidak…
aku telah berdosa..aku membiarkan hati ku terkotori oleh perasaan yang tak seharusnya aku izinkan masuk kedalam relung hatiku..

tak bisa aku terus membiarkan hati ku ini terus2 menuai dosa dari indahnya pesan-pesan”cinta” dari dia..tak seharusnya aku berkata “aku sayang kamu” kepada dia yang bukan siapa-siapa..
tak seharusnya aku memikirkan dirinya yang “belum tentu memikirkan” diriku?
dan tak seharusnya dia terus memikirkan diriku yang masih belum hak kepada dirinya… sehingga timbul lah perasaan sayang..dan cinta…

bukankah lebih indah ketika kita rasa cinta yang kita miliki sebesar cinta kita kepada “kekasih” kita alihkan rasa cinta itu kepada Allah dzat yang maha sempurna..??subbhanallah

terkadang ketika kita terbelenggu “cinta” maka seakan dunia hanya milik aku dan dirinya.. tak ada ruang kosong untuk semesta alam lain..termasuk kepada allah tuhan kita dzat yang menciptakan kita ..astagfirullahaladzim..tidak rabb…ampuni aku…hapuslah rasa “cinta” ini hapuslah…

dan ALLAHU AKBAR… allah membuka mata hati ku sebelum semua terlambat..sebelum rasa “cinta” dan rasa “sayang” yang tak seharus nya itu kian menebal ..allah membuka hati ku untuk kembali ke jalan allah…

untuk kembali ke konsentrasi ku kembali ke alam sadar setelah selama 2 bulan aku terhipnotis bermain2 dengan “cinta” yang haram..dengan cinta yang tak seharus nya muncul..

dan ketika rasaku yang semakin besar..semakin dalam kepada dirinya dan aku makin mengutuki dirinya..karena tak mengerti cara nya menjaga hati ..semakin lama aku terlarut dengan perasaanku dan dirinya…semakin hati kecil ku menjerit untuk mengatakan …bahwa perasaan ini salah… perasaan “cinta” ini tak seharusnya ada di dalam hati ku.. tak seharus nya ada…

telah 2 bulan aku terus mencoba melogika kan “cinta” yang kurasa..
berat..sakit…kecewa..
dia merasakannya..
dan aku…
tentu juga…lebih dalam…rasa sakit ku tetapi Allah telah merebut hati ku kembali untuk menjadi hamba yang taat dan tak lagi keluar dari jalan yang telah Allah tunjukkan..

dan cintaku harus berakhir di akhir pesan

“maaf kan aku… terima kasih telah memberikan ku rasa cinta ini ”

hati ku basah menahan deraian air mata..kesedihan..karena harus mengecewakan dirinya..dan air mata bahagia karena kelegaan membebaskan hati yang terbelenggu…dan bibirku tersenyum untuk perpisahan

“selamat tinggal cinta…”

ya Allah..

aku ikhlas melepaskannya..
melepaskan “cinta” yang belum tepat pada waktunya..

ya Allah…

puji syukur ku kepadamu yang tak membiarkan ku terjerembab kepada “cinta” fana itu…
ampunilah aku Allah karena telah menorehkan luka kecewa terhapad diri nya yang menyuguhkan cinta kepadaku…

Cintailah dirinya yang mencintai ku..
dengan cintamu…sadarkan lah ia..bahwa tak akan pernah meraih kebahagiaan tanpa ridho dari-MU yang Rabb..

27 april 2009

2 thoughts on “Ketika cinta harus Mengalah untukmu!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s