Maaf aku telah…

Ini cerita paling membuat ilfil sejagat! yang pastinya ga bakal bisa aku lupa kelakuan bego bin tolol bin ajaibku yang kebetulan keluar kalo lagi kumat..

Ceritanya hari itu.. dimulai saat cuaca mulai ga bersahabat, saat dimana kota Rostov udah makin mirip kaya blender raksasa tanpa isi[entah apa yang ada di benak anda yang jelas angin kencang muter-muter], kadang beberapa sampah plastik yang kebetulan tercecer di jalan ikut muter-muter jika sapuan angin mini mirip puting beliung itu mulai beraksi. Iyah.. angin yang mulia ini, sepanjang hari terus iseng.. muter-muter keseluruh kota seperti tak kenal lelah [akh puitis kaleee]

Sampai akhirnya, sebagian koloninya mulai masuk dengan super sukses kedalam tubuh mungil yang indah dan seksi sekaliku, mungkin kalo orang jawa bilang masuk angin, sedang kata orang inggris bilang “wind enter” halah! ngaco!

Sebetulnya, ga ada masalah kalo emang ditoko-toko terdekat ada yang jualan obat masuk angin, atau apalah.. berhubung seharian di kampus tanpa makan pula, maka angin mamiri terkutuk tersebut terus terusan mempermalukan ku dengan cara memutar-mutar diri didalam usus dan lambungku sehingga mengeluarkan bunyi yang “ehem” sama sekali tidak sekseh dan menjijikan. Mungkin orang akan mikir kalo aku sedang kelaparan [meskipun iya] atau orang akan berfikir aku “maaf” kentut. Tapi gara-gara itu tiap kali merasa angin itu akan mulai meronta di saluran ususku aku mulai cari cara cermat dan cerdas untuk meng-kamuflase suara-suara ghoib tersebut, yah misal dengan cara menjatuhkan buku yang ada di tangan ku yang temponya disamakan dengan kira-kira bunyi yang akan keluar. Alhasil bunyi angin terkutuk dari perutku tertutup dengan bunyi “bruk” yang indah dari jatuhnya buku dari tanganku. [tentu dalam konteks ini aku menjatuhkannya dengan gaya yang terbilang keren,. HALAH! haha]

Setelah seharian memutar otak kanan dan kiri untuk menutupi “bunyi-bunyian” dari perut dan sedikit “ngepret” yang di tahan-tahan, akhirnya kelas selese! aku tidak “maaf” kentut sama sekali didalam kelas. Cuma kadang rusuh dikit dengan kelakuan janggal yang mendadak menjatuhkan barang-barang yang anteng dari atas meja hanya untuk “menjaga image” sebagai bangsa Indonesia yang tahu ADAT! [susahnyeeeee]

Merasa sukses aku pulang dengan langkah gagah gempita, sambil nyanyi-nyayi kecil mengiringi musik yang aku dengar dari mp3 lawasku, akh.. mp3 ini. sudah sejak 4 taun lalu tetap setia menemani dan mengisi kekosongan hati dan hariku selama di Russia. Thanks to my Mp3 jasamu tak kan ku lupa!

Bus no. 83 melaju perlahan, tenang.. tak ada suara mesin seperti bus tua biasanya. Bus kali ini terbilang baru.. maka bunyi mesin halus ditambah heningnya orang-orang russia yang irit bicara itu, dan you know! setelah 5 tahun hidup di sini aku baru nyadar kalo orang Russia itu bener-bener kaku! hahaha, kekakuan mereka mencolok apalagi kalo didalam angkutan umum kaya gini, mana ada yang keliatan saling senda gurau atau ngobrol. Jarang banget!!!! yang nyebelin kalo kita ngobrol, semuaorang pasti ngeliat kearah kita dengan sorotan tajam seakan berkata “shut up! dont distrub! you are so annoying!” , ditambah lagi orang-orang sini selalu pasang muka “se.ri.us” jarang banget ada yang sumringah apalgi menyeringai [wew! menyeringai! haha]

Seperti biasa aku sih cuek bebek, ini salah satu pembentukan karakter yang terbentuk dari sini, yaitu -cuek mampus-. bahkan mungkin aku tidak akan tahu wajah orang yang duduk disebelahku dari naik sampe turun. Bagiku semua itu tidak penting, okelah.. aku ga mau curhat masalah ini lebih dalam. Kayaknya lebih banyak nangis darahnya ketimbang nangis susunya![nangis susu? sejak kapan ada istilah itu? hahaha]

Ditengah keheningan bus no.83 menuju sentral rinok ini, semuanya menjadi kelabu.. saat aku mulai tersadar jika mp3 yan sungguh berjasa itu ternyata menjebakku dalam malu yang teramat sangat! karena apa? karena musik mp3 ini membuatku benar-benar tak sadar jika keadaan suasana didalam bis yang hening itu tiba-tiba terdengar bunyi “PRET” yang kencang dari [maaf] -itu-ku.

Aku baru sadar ketika nenek-nenek yang duduk disebelahku menoleh kearahku sambil pasang muka “jijay”nya. Aku benar-benar ga sadar kalo suara angin itu keluar dengan gagah berani seakan-akan bebas lepas hingga menjerit menjepit! Aaaarrrggghh….siaul!!! astaga!

Mp3 sialan… gara-gara kamu aku terlena hingga tak sadar jika suara bising musik itu hanya ada di kedua telingaku! bukan bergema didalam bis no.83!!

hhhhh…..sekian dan terimakasih telah membaca!

Iklan

4 thoughts on “Maaf aku telah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s